eK0n0mi taK seriU$ d/h ekonomitakserius@blogspot.com

Agustus 20, 2017

diam2suka: emaaa($1300)AA$… 211115_290716_210817

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 12:41 am

dalam 10 taon terakhir HARGA EMAS global TETAP MENUNJUKKAN GIGInya sebagai INVESTASI YANG AMAN n NYAMAN neh

harga emas 3m $1294 200115 tren

 

per tgl 19 Agustus 2017:

Bisnis.com, JAKARTA — Harga jual emas batangan ritel di Jakarta bergerak melonjak turun Rp2.000 pada perdagangan Sabtu (19/08)

Harga Emas (gram)  Sabtu (19/08)

WIB Acuan Perubahan Harga/gram
08.01 Jual Antam*

-2.000

Rp562.600-Rp602.000
08.01 Buyback Antam*                                 -2.000 Rp538.000
 08.01  Emas Comex

-US$1,41

 +US$41,29

Sumber: Antam & Bloomberg

Ket: *)harga Jakarta dan sekitarnya

Daftar harga emas BUMN tambang yang dirilis pada pukul 08.01 WIB menyebutkan harga jual emas batangan melonjak naik  Rp6.000 di level Rp562-600-Rp602.000. per gram

Level harga Rp562.600 untuk penjualan emas batangan berukuran 500 gram, sedangkan Rp602.000 untuk emas berukuran 1 gram.

Sementara itu, harga buyback (beli kembali) Antam dipatok turun Rp2.000 di level Rp538.000 per gram

Berikut rincian harga emas antam hari ini

Produk Gram Price per Bar (Rp) Price per Gram (Rp) Stock
Emas Batangan 1 602.000 602.000 Available
Emas Batangan 2 1.164.000 582.000 Not Available
Emas Batangan 2.5 1.445.000 578.000 Available
Emas Batangan 3 1.728.000 576.000 Available
Emas Batangan 4 2.292.000 573.000 Available
Emas Batangan 5 2.865.000 573.000 Not Available
Emas Batangan 10 5.680.000 568.000 Not Available
Emas Batangan 25 14.125.000 565.000 Not Available
Emas Batangan 50 28.200.000 564.000 Not Available
Emas Batangan 100 56.350.000 563.500 Not Available
Emas Batangan 250 140.750.000 563.000 Not Available
Emas Batangan 500 281.300.000 562.600 Not Available

 

per tgl 06 April 2017:

Bisnis.com, JAKARTA – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena para investor beralih ke pasar saham yang menguat.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 9,9 dolar AS, atau 0,79 persen, menjadi menetap di 1.248,50 dolar AS per ounce, lapor Xinhua. Emas berbalik turun menyusul kenaikan selama tiga hari yang dimulai ketika pasar saham menguat pada Rabu (5/4).

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 135 poin, atau 0,65 persen pada pukul 18.30 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun. Kemunduran logam mulia juga merupakan respon terhadap lapangan kerja yang lebih baik dari perkiraan di sektor swasta AS.

Menurut sebuah laporan yang dirilis pada Rabu (5/4) oleh Automatic Data Processing Inc., sektor swasta menambah 263.000 pekerjaan pada Maret, melampaui perkiraan para ekonom 170.000. Peningkatan ini mengindikasikan ekonomi sektor swasta “booming”.

Sementara itu, indeks dolar AS naik di sesi pagi. Indeks adalah ukuran dari dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Ketika dolar AS naik, emas berjangka biasanya akan jatuh.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 13,6 sen, atau 0,74 persen, menjadi ditutup pada 18,187 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 4,9 dolar AS, atau 0,51 persen, menjadi ditutup pada 959,60 dolar AS per ounce.

Sumber : Antara, Bloomber, Pegadaian, Antam

ets-small

per tgl 07 Feb 2017:

Jakarta – Harga emas batangan atau Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 2.000 pagi ini. Sementara harga buyback juga ikut naik.

Seperti dikutip dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa (7/2/2017), harga emas batangan pecahan 1 gram di Butik Pulogadung, Jakarta, hari ini dibuka naik jadi Rp 592.000/gram dibandingkan posisi kemarin Rp 590.000/gram.

Sementara, harga pembelian kembali atau buyback oleh emiten berkode ANTM ini juga naik Rp 3.000 dari Rp 523.000/gram menjadi Rp 526.000/gram.

“Untuk transaksi pembelian emas batangan datang langsung ke PT Antam Tbk UBPP Logam Mulia setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja,” kata Antam dalam situs resminya.

Berikut rincian harga emas Antam:

  • 1 gram Rp 592.000
  • 5 gram Rp 2.815.000
  • 10 gram Rp 5.589.000
  • 25 gram Rp 13.875.000
  • 50 gram Rp 27.700.000
  • 100 gram Rp 55.350.000
  • 250 gram Rp 138.250.000
  • 500 gram Rp 276.300.000

(ang/ang)

ets-small

per tgl 29 Juli 2016:

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -‎ Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada perdagangan Jumat (29/7/2016) bertahan di level Rp 605.000 per gram.

Tercatat harga emas kemarin, usai naik Rp 4.000 ke level Rp 605.000 dari posisi hari sebelumnya Rp 601.000 per gram.

Sementara itu, pergerakan turun terjadi pada pembelian kembali (buyback) emas oleh pihak Antam, yang kini di level Rp 554.000 dari sebelumnya Rp 555.000 per gram.

Berikut harga emas batangan Antam dalam hitungan per bar yang dikutip dari situs logammulia.com:‎

1 gram : Rp 605.000
2,5 gram : Rp 1.452.000
5 gram : Rp 2.880.000
10 gram : Rp 5.710.000
50 gram : Rp 28.350.000
250 gram : Rp 141.500.000
500 gram : Rp 282.800.000

 new-chin-year-dragon-02

per tgl 01 Juli 2016:

Bisnis.com, JAKARTA — Menjelang libur panjang, harga jual emas batangan ritel di Jakarta dipatok naik Rp3.000/gram pada perdagangan Jumat (1/7/2016) berdasarkan acuan harga emas PT Aneka Tambang Tbk.

 

Harga Emas (gram) Jumat (1 Juli 2016)

WIB Acuan Perubahan Harga
08.18 Jual Antam*

+Rp3.000

Rp559.600-Rp599.000
08.18 Buyback Antam*

+Rp4.000

Rp549.000

Sumber: Antam & Bloomberg

Ket: *)harga Jakarta dan sekitarnya

 

Daftar harga emas BUMN tambang yang dirilis pada pukul 08.18 WIB menyebutkan harga jual emas batangan dipatok pada level Rp559.600-Rp599.000.

Level harga Rp559.600 untuk penjualan emas batangan berukuran 500 gram, sedangkan Rp599.000 untuk emas berukuran 1 gram.

Sementara itu, harga buyback (beli kembali) Antam dipatok naik Rp4.000 ke level Rp549.000 per gram.

Antam juga mengumumkan untuk transaksi buyback emas sudah ditutup mulai 28 Juni 2016 dan transaksi jual beli akan di buka kembali mulai tanggal 11 Juli 2016.

 

Harga emas Antam di Jakarta Jumat, 1 Juli 2016

Gram Rp/gram Gram Rp/gram
500 559.600 5 570.000
250 560.000 4 570.000
100 560.500 3 573.000
50 561.000 2.5 575.000
25 562.000 2 579.000
10 565.000 1 599.000

Sumber: Antam

 

per tgl 06 Juni 2016:

Metrotvnews.com. Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan di awal pekan ini hampir menyentuh level Rp600 ribu per gram, sejalan dengan semakin menariknya berinvestasi di instrumen logam mulia berupa emas. Hari ini, harga emas di posisi Rp596 ribu per gram dan harga pembelian kembali berada di posisi Rp530 ribu per gram.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Senin 6 Juni, untuk pembelian emas dengan ukuran 10 gram, harganya yaitu Rp559,5 ribu per gram atau setara dengan Rp5,59 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp554 ribu per gram atau setara dengan Rp13,85 juta.

Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp551 ribu per gram atau setara dengan Rp27,55 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya yaitu Rp549,2 ribu per gram atau setara dengan Rp54,92 juta.

Sementara emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp546,9 ribu per gram atau setara dengan Rp273,47 juta. “Ketersediaan barang dapat berubah tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu,” tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.

Adapun pembayaran pembelian kembali atau buy back dengan volume di atas satu kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buy back hari transaksi.

Namun, untuk pembelian emas ini, Antam memberikan batasan. Untuk transaksi pembelian emas batangan bisa datang langsung ke Antam setiap harinya. “Namun, kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja,” tulis manajemen Antam, dalam situs resminya itu.

http://ekonomi.metrotvnews.com/mikro/PNgOYP0N-awal-puasa-emas-hampir-sentuh-level-rp600-000-gram
Sumber : METROTVNEWS.COM

new-chin-year-dragon-02

 

per tgl 02 Mei 2016:

JAKARTA. Harga beli kembali alias buyback logam mulia Antam (LM) kembali mencetak rekor tahun ini. Per Sabtu (30/4), harga buyback logam mulia bertengger di level Rp 530.000 per gram.

Berdasarkan catatan KONTAN, harga tersebut mengalahkan rekor sebelumnya yang terjadi pada 4 Maret 2016 senilai Rp 525.000 per gram.

Tidak itu saja, sepanjang tahun 2016, harga buyback juga tercatat sudah naik sebesar 12,77%. Akhir 2015, harga buyback sebesar Rp 470.000 per gram. Artinya dalam kurun waktu empat bulan telah melompat sebesar Rp 60.000 per gram.

Bagaimana dengan harga jual acuan LM Antam 1 gram? Per Sabtu lalu, emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 588.000 per gram. Angka tersebut juga merupakan rekor selama tiga tahun terakhir.

Pada tahun 2013, tercatat harga tertinggi LM Antam 1 gram seharga Rp 586.200 per gram. Rekor harga LM tertinggi masih tercatat pada 5 Oktober 2012 lalu dengan Rp 594.200 per gram.

 ezgif.com-resize

per tgl 22 Apr 2016:

Bisns.com, JAKARTA- Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir relatif stabil pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena penguatan dolar AS menahan laju kenaikan logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik tipis 0,1 dolar AS atau 0,01 persen, menjadi menetap di 1.254,40 dolar AS per ounce. Dolar AS berbalik menguat atau “rebound” pada Rabu, menambah tekanan terhadap emas yang telah naik beruntun baru-baru ini. Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,3 persen menjadi 94,50 pada pukul 17.30 GMT.

Dolar yang lebih kuat akan mengurangi daya tarik emas yang dihargakan dalam greenback, karena akan menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya. Sementara itu, data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan menambahkan beberapa tekanan terhadap emas, yang dianggap sebagai aset “safe haven”. Total penjualan “existing-home” AS naik 5,1 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,33 juta unit pada Maret dari angka direvisi turun 5,070 juta unit pada Februari, menurut National Association of Realtors, Rabu.

“Existing-home” adalah indikator ekonomi yang menunjukkan jumlah rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales atau rumah bekas. Namun, tingkat penjualan “existing-home” secara tahun ke tahun lebih buruk dari yang diperkirakan, hanya naik 1,5 persen, kata para analis. Para pedagang sedang menunggu untuk rilis laporan klaim pengangguran mingguan dan survei prospek bisnis Federal Reserve Philadelphia, yang keduanya akan keluar pada Kamis.

Federal Reserve, bank sentral AS, juga akan memantau laporan ini dengan hati-hati untuk petunjuk tentang kapan The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya. Pedagang percaya bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuan dari 0,50 persen ke 0,75 persen selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), panel pengambilan keputusan The Fed pada Juli. Menurut alat Fedwatch CMEGroup ini, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga dari 0,50 persen ke 0,75 persen mencapai 22 persen pada pertemuan Juni 2016, dan 38 persen pada pertemuan Juli 2016.

Berikut Rincian Harga Jual Emas di Pegadaian (21 Apr 2016)

Denominasi Harga Dasar Harga per gram
5 gram

2.690.000

538.000

10 gram

5.330.000

533.000

25 gram

13.250.000

530.000

50 gram

26.450.000

529.000

100 gram

52.850.000

528.500

250 gram

132.000.000

528.000

1 kilogram

527.000.000

527.000

gifi

per tgl 24 Feb 2016, tampaknya harga LM maseh menanjak neh: smh

The gold price has surged about 20 per cent since the start of this year.

The last time gold was on a roll was from the onset of the global financial crises in 2008 to September 2011, when it peaked at more than $US1900.

It has been on the slide ever since, ending 2015 at about $US1050. It is now trading at about $US1200.

While that is still a long way from its peak, it is a fair bet that if investors remain gloomy and fearful the gold price will continue to rise.

Most of the demand for gold is from jewellery or investment. There is little industrial use for the yellow metal. Its value is from its role as a store of value.

Chris Brycki, the founder of Stockspot, an online investment adviser, says gold is an excellent portfolio diversifier.

“During times where assets like shares are falling, gold often rises, which helps to cushion the impact of sharemarket volatility,” he says.

Of course, when shares experience a strong period of growth the opposite is true and gold performs poorly, Brycki says.

Brycki says that depending on individual circumstances, self-managed superannuation fund trustees could benefit from an exposure to gold of up to 10 per cent.

It has never been easier or cheaper for small investors to get exposure to gold.

There are now four exchange traded funds (ETFs) listed on the Australian sharemarket that track the gold price.

Investors buy and sell units in them just like they trade the shares of listed companies.

Brycki, who regularly issues tables comparing ETFs, says the gold ETFs are each backed by gold bullion held by custodians in segregated vaults in either London, Singapore or Perth. They have annual fees of less than 0.5 per cent, sometimes substantially lower than that.

Some remove the currency exchange rate risk by hedging, while others track the US dollar price of gold.

The oldest of the four, having listed in 2003, is Gold Bullion Securities, with the Australian sharemarket ticker code GOLD.

It effectively tracks the Australian dollar price of gold, meaning the currency exchange rate fluctuations between our dollar and the US dollar impacts the ETF’s returns.

If the Australian dollar was to fall further against the US dollar, the return on the GOLD ETF would be enhanced.

Conversely, if the Australian dollar was to increase that would detract from the returns of GOLD.

The BetaShares Gold Bullion ETF, ticker code QAU, removes the currency risk and tracks the US dollar price of gold.

If the US dollar gold price goes up by 10 per cent, so does the unit price of the ETF, less fees.

Brycki says GOLD, as the first to list, is by far the largest with $425 million invested in it.

He says GOLD also has good liquidity, with $22 million traded in January this year, meaning units are likely to be traded quickly at close to market prices.

The Perth Mint also has a gold ETF with a ticker code PMGOLD, and the fourth gold ETF is ANZ ETFS Physical Gold, ticker code ZGOL.

Read more: http://www.smh.com.au/money/super-and-funds/finance-and-investment-sharemarket-fear-drives-surge-in-gold-price-20160218-gmy7nw.html#ixzz4175D1Qd7
Follow us: @smh on Twitter | sydneymorningherald on Facebook

tabel antm emas 240216

big-dancing-banana-smiley-emoticon

SINGAPURA. Emas melonjak ke level tertinggi sepanjang tahun ini sekaligus dalam dua bulan terakhir, karena menguatnya permintaan terhadap aset yang aman, seiring merosotnya harga minyak dan kemunduran saham global.

Data Bloomberg menunjukkan harga emas Gold Spot pada perdagangan Selasa (26/1) pukul 17:57 WIB naik 0,55% atau 6,07 poin menjadi US$1.114,4 per troy ounce.

Helen Lau, Analyst Argonaut Securities (Asia) Ltd. mengatakan, investor beralih kepada aset yang lebih aman di tengah kejatuhan saham, merosotnya minyak, dan kekhawatiran penurunan mata uang China.

Pasar keuangan juga bergejolak dengan spekulasi Amerika Serikat yang akan menaikkan suku bunga The Fed pada Maret menambah daya tarik logam mulia.

“Risiko pasar modal menyebabkan peningkatan permintaan. AS berpotensi menaikkan suku bunga sehingga mendukung sentimen emas,” ujarnya, Selasa (26/1/2016).

Gnanasekar Thiagarajan, Director Commtrendz Risk Management Services Ltd. di Mumbai berpendapat harga emas bisa mengarah di atas US$1.200 jika sudah melewati batas resistensi US$1.104,45.

Sedangkan George Gero, Vice President Blobal Futures RBC Capital Markets menyampaikan, harga logam mulia bisa reli ke arah US$1.400 dalam beberapa tahun ke depan.

http://market.bisnis.com/read/20160127/235/513342/ketika-logam-mulia-kian-berkilau
Sumber : BISNIS.COM

bird

Bisnis.com, JAKARTA — Harga jual emas batangan ritel di Jakarta naik Rp1.000/gram pada perdagangan Jumat (4/12/2015) berdasarkan acuan harga emas PT Aneka Tambang Tbk.

 

Harga Emas (gram) Jumat, 4 Desember 2015

WIB Acuan Perubahan Harga
08.23 Jual Antam*

+Rp1.000

Rp507.600-Rp547.000
08.23 Buyback Antam*

+Rp7.000

Rp473.000
08.21 Comex Gold

+US$0,03

US$34,15

Sumber: Antam & Bloomberg

Ket: *)harga Jakarta dan sekitarnya

Daftar harga emas BUMN tambang yang dirilis pada pukul 08.23 WIB menyebutkan harga jual emas batangan dipatok pada level Rp507.600-Rp547.000.

Level harga Rp507.600 untuk penjualan emas batangan berukuran 500 gram, sedangkan Rp547.000 untuk emas berukuran 1 gram.

Sementara itu, harga buyback (beli kembali) Antam dipatok naik tajam Rp7.000/gram ke Rp473.000 per gram.

Pergerakan harga emas Antam itu sejalan dengan pasar global di bursa komoditas New York.  Indeks Comex Gold Bloomberg tercatat naik US$1,2/t.oz ke US$1.062,4/t.oz atau setara dengan US$0,03/gram ke level US$34,15/gram pada pukul 08.21 WIB.

 

Harga emas Antam di Jakarta Jumat, 4 Desember 2015

Gram Rp/gram Gram Rp/gram
500 507.600 5 518.000
250 508.000 4 518.000
100 508.500 3 521.000
50 509.000 2.5 523.000
25 510.000 2 527.000
10 513.000 1 547.000

Sumber: Antam

butterfly

Bisnis.com, JAKARTA— Harga emas Comex untuk kontrak Desember 2015 menguat untuk hari ketiga perdagangan, justru disaat kenaikan Fed Rate makin jelas.

Seperti diketahui kenaikan suku bunga biasanya akan menekan logam mulia yang tidak memberikan bunga bagi investornya.

Emas makin meninggalkan level terendah lima tahun terjadi pada Selasa (17/11/2015), emas Comex berada di US$1.068,6 per ounce.

Pada hari ini, Jumat (20/11/2015), pk. 06.44 WIB, emas Comex menguat 3,3 poin atau 0,31% ke US$ 1.081,2 per ounce.

Pada Kamis, emas Comex ditutup enguat 9,2 poin ke 0,86% ke US$1.077,9 per ounce.

Emas mampu menguat setelah dolar turun dari level tertingginya.

“Melemahnya dolar berarti emas lebih kuat. Terkikisnya kekuatan dolar setelah catatan Fed dirilis telah menciptakan profit taking, dan itumelemahkan dolar,,” kata Graham Leighton, Pedagang di Marex Spectron seperti dikutip Bloomberg, Jumat (20/11/2015).

rose KECIL

NEW YORK okezone – Orang Amerika Serikat (AS) mulai berbondong-bondong memborong emas. Penjualan koin emas menjadi 400 ribu ons selama kuartal III-2015. Dengan demikian, uang logam bergambar elang tersebut berhasil mencetak rekor penjualan dalam kurun waktu lebih dari lima tahun.

Dilansir dari laman CNN, World Gold Council mengutarakan, melonjaknya permintaan tersebut mengisyaratkan semakin berminatnya orang Amerika dalam berinvestasi dalam bentuk investasi emas. Terlihatnya kenaikan ini pun merupakan yang pertama kalinya setelah krisis keuangan global yang terjadi pada 2008 silam.

World Gold Council juga mengungkapkan permintaan AS terhadap emas batangan dan koin melonjak sebesar 207 persen selama kuartal III-2015.

Hal ini terjadi lantaran orang-orang takut tentang ekonomi dan pasar keuangan, sehingga mereka merasa terdesak untuk membeli emas. Alasannya, mereka khawatir terhadap kejadian kacaunya pasar pada musim panas yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Sementara itu, pengamat menilai, orang Amerika mulai kembali mau berinvestasi emas seperti layaknya menemukan cinta baru atas dua faktor utama, yakni harga terlihat relatif murah dan pasar keuangan berada dalam gejolak.

Pada Juli, harga emas jatuh hingga di bawah USD1.100 per ons untuk pertama kalinya dalam lima tahun. Rupanya banyak orang yang memutuskan membeli ketika itu lantaran terlalu sayang bila kesempatan bagus tersebut dilewatkan.

“Orang-orang belanja murah. Tidak ada pertanyaan tentang hal itu,” kata kepala manajemen kekayaan global di Emas Bullion Internasional, Bob Alderman.

(mrt)

kata tjuta ozSMALL

JAKARTA sindonews – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini masih enggan bergerak, namun beli kembali (buyback) naik Rp2.000/gram setelah kemarin turun Rp6.000/gram. Harga itu di tengah menurunnya harga emas global.

Dilansir dari situs Logammulia, Kamis (19/11/2015), harga jual emas Antam tetap pada Rp549.000/gram dan buyback emas Antam menjadi Rp473.000/gram, dari sebelumnya sebesar Rp471.000/gram.

Adapun, emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.058.000, dengan harga per gram Rp529.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.569.000 dengan harga Rp523.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.080.000 dengan harga per gram Rp520.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.600.000 dengan harga per gram Rp520.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.150.000, dengan harga per gram Rp515.000.

Harga emas 25 gram Rp12.800.000 dengan harga per gram Rp512.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.550.000, dengan harga per gram Rp511.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.050.000, dengan harga per gram Rp510.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp127.500.000, dengan harga per gram Rp510.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp254.800.000, dengan harga per gram Rp509.600.

Sementara, harga emas global hari ini naik terendah dalam lima tahun, karena dolar Amerika Serikat (USD) kembali jatuh. Kondisi ini membuat harga emas lebih terjangkau bagi pembeli membayar dengan mata uang lainnya.

Seperti dikutip dari Reuters, emas di pasar spot naik 0,3% menjadi USD1.073,61/ons pada pukul 00.02 GMT, setelah kemarin jatuh terlemah sejak Februari 2010.

Pejabat Federeal Reserve merilis hasil rapatnya yang memungkinkan akan menaikkan suku bunga pada Desember tahun ini.

Selain itu, perumahaan AS mulai Oktober juga jatuh ke tujuh bulan. Hal ini terbebani oleh penurunan tajam dalam pembangunan rumah keluarga.
(izz)

source: http://ekbis.sindonews.com/read/1062769/34/emas-global-naik-harga-emas-antam-enggan-bergerak-1447896339

new-chin-year-dragon-02

JAKARTA – Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini stagnan di harga Rp577.000. Sementara untuk harga pembelian kembali (buy back) turun Rp1.000 ke Rp510 ribu per gram.Seperti dikutip dari Logammulia, Rabu (7/10/2015), harga emas 1 gram dijual Rp577.200 dari Rp580.200. Sementara harga emas 2 gram kini dibanderol Rp1.114.400 dari Rp1.120.400 dengan harga per gram Rp557.200. Harga emas 2,5 gram juga parkir ke Rp1.383.500 dari Rp1.390.500 dengan harga per gram Rp553.200.

Emas 3 gram dibanderol Rp1.651.600 dari Rp1.660.600 dengan harga per gram Rp550.533. Emas 4 gram dijual Rp2.188.800 dari Rp2.200.800 dengan harga per gram Rp547.200. Emas 5 gram dijual Rp2.736.500 dari Rp2.751.500 dengan harga per gram Rp547.300.

Harga emas 10 gram dijual Rp5.432.000 dari Rp5.462.000 dengan harga per gram Rp543.200, emas 25 gram dibanderol Rp13.505.000 dari Rp13.580.000 dengan harga per gram Rp540.200, emas 50 gram dijual Rp26.945 juta dari Rp27.095 juta dengan harga per gram Rp538.400.

Harga emas 100 gram dijual Rp53,840 juta dari Rp54,140 juta dengan harga per gram Rp538.400. Sedangkan emas 250 gram dijual pada harga Rp134,500 juta dari Rp135,250 juta dengan harga penjualan per gram Rp538 ribu.

http://economy.okezone.com/read/2015/10/07/320/1227470/harga-emas-antam-stagnan-buy-back-turun-rp1-000
Sumber : OKEZONE.COM

gifi

Bisnis.com, JAKARTA– Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup naik tajam pada Jumat (Sabtu, 19/9/2015, pagi WIB), menyusul keputusan bank sentral AS untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah sehari sebelumnya.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 20,8 dolar AS, atau 1,86 persen, menjadi menetap di 1.137,8 dolar AS per ounce.

Setelah pertemuan kebijakan dua hari, Federal Reserve AS pada Kamis(17/9/2015) sore, mengumumkan akan mempertahankan suku bunga acuan jangka pendek tidak berubah mendekati nol, tingkat terendah secara historis, di tengah kekhawatiran tentang ekonomi global yang lemah, inflasi AS yang rendah dan gejolak baru-baru ini pasar keuangan.

Dolar AS turun tajam menyusul pengumuman The Fed, sementara emas bereaksi sangat positif. Para analis mencatat emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti melemahnya dolar AS dapat menjadi positif untuk komoditas termasuk emas, yang dihargakan dalam dolar AS karena membuat mereka lebih murah bagi investor non-dolar.

Untuk minggu ini, emas untuk pengiriman Desember melihat keuntungan lebih dari tiga persen.

Di antara logam lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 17,9 sen, atau 1,19 persen, menjadi ditutup pada 15,163 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 16 dolar, atau 1,65 persen, menjadi ditutup pada 984,4 dolar AS per ounce.

new-chin-year-dragon-02

JAKARTA – Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuat emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) semakin digemari. Akibatnya, harga emas Antamberhasil menguat Rp6.000 dari Rp559.000 menjadi Rp565.000.

Seperti dikutip dari Logammulia, Kamis (17/3/2013), harga emas 1 gram dijual Rp565.200 dari Rp564.200. Sedangkan harga emas 2 gram kini dibanderol Rp1.090.400 dari Rp1.088.400 dengan harga per gram Rp545.200. Harga emas 2,5 gram parkir di Rp1.353.500 dari Rp1.350.500 dengan harga per gram Rp541.200.

Harga emas 3 gram dibanderol Rp1.617.600 dari Rp1.612.600 dengan harga per gram Rp539.533. Emas 4 gram dijual Rp2.144.800 dari Rp2.136.800 dengan harga per gram Rp536.200. Emas 5 gram dijual Rp2.681.500 dari Rp2.671.500 dengan harga per gram Rp536.200.

Harga emas 10 gram dijual Rp5.322.000 dari Rp5.312.000 dengan harga per gram Rp531.200. Harga emas 25 gram dibanderol Rp13.205.000 dari Rp13.180.000 dengan harga per gram Rp528.200, emas 50 gram dijual Rp26,360 juta dari Rp26,295 juta dengan harga per gram Rp527.900.

Harga emas 100 gram dijual Rp52,670 juta dari Rp52,540 juta dengan harga per gram Rp526.400. Sedangkan emas 250 gram dijual pada harga Rp131,55 juta dari Rp131,25 juta dengan harga penjualan per gram Rp526.200.

Sekadar informasi, Bloomberg dolar Indeks mencatat Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) menguat 3 poin ke Rp14.455 per USD. Pagi ini Rupiah bergerak di kisaran Rp14.396-Rp14.457 per USD.

Sementara yahoofinance mencatat, Rupiah menguat 93 poin atau 0,64 persen ke Rp14.350 per USD. Yahoofinance mencatat Rupiah bergerak di kisaran Rp14.349-Rp14.470 per USD.
http://economy.okezone.com/read/2015/09/17/320/1215760/rupiah-masih-terpuruk-emas-antam-makin-berkilau

Sumber : OKEZONE.COM

long jump icon

JAKARTA, KOMPAS.comharga emas batangan bersertifikat PT Aneka Tambang (Antam) Tbk Jumat (21/8/2015) kembali naik.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga pecahan 1 gram emas Antam dibanderol pada Rp 560.000, atau naik Rp 8.000 dibandingkan harga kemarin pada RP 552.000.  Sementara harga rata-rata satu gram emas untuk pecahan 500 gram adalah Rp 520.600 per gram.

Adapun harga pembelian kembali (buyback) emas Antam naik Rp 10.000 per gram dibanding sebelumnya. Harga buyback emas Antam hari ini berada di angka Rp 492.000 per gram.

Berikut harga emas batangan Antam:
1 gram: Rp 560.000
5 gram: Rp 2.655.000
10 gram: Rp 5.260.000
25 gram: Rp 13.075.000
50 gram: Rp 26.100.000
100 gram: Rp 52.150.000
250 gram: Rp 130.250.000
500 gram: Rp 260.300.000


Editor : Erlangga Djumena
Sumber : KONTAN
ezgif.com-resize
per tgl 20 Mei 2015, grafik 2 taon harga emas LM goldprice sekira berikut:  (lihat di samping kanan)

grafik harga emas rupiah g 2yr goldprice 200515

tabel antm emas 200115   JAKARTA kontan. Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Antam) Tbk hari ini, Jumat (27/2) bergerak naik. Seperti dikutip dari situs Logam Mulia, harga pecahan 1 gram emas Antam Rp 546.000. Angka ini naik Rp 1.000 jika dibandingkan dari posisi harga Kamis (26/2). Sedangkan harga rata-rata satu gram emas untuk pecahan 500 gram dibanderol seharga Rp 506.600 per gram. Sementara untuk harga pembelian kembali emas (buyback) oleh pihak Antam tidak berubah. Harga buyback emas Antam hari ini berada di angka Rp 487.000 per gram. Adapun harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya, yakni: 1 gram: Rp 546.000 5 gram: Rp 2.585.000 10 gram: Rp 5.120.000 25 gram: Rp 12.725.000 50 gram: Rp 25.400.000 100 gram: Rp 50.750.000 250 gram: Rp 126.750.000 500 gram: Rp 252.300.000

Editor: Yudho Winarto
gifi

Bisnis.com, JAKARTA – Pada perdagangan kemarin (16/12), harga jual dan beli kembali (buy back) emas batangan Aneka Tambang (Antam) serentak turun. Harga jual dipatok di level Rp489.600 (500 gram) – Rp529.000 (1 gram), turun Rp2.000 dibandingkan harga perdagangan 15 Desember, Rp491.600-Rp531.000/gram. Harga buy back lebih anjlok lagi, turun Rp4.000 dari harga kemarin Rp481.000/gram menjadi Rp477.000/gram. Sampai pukul 13.00 WIB kemarin, harga emas dunia masih bertengger di level harga US$1.197-US$1.198 per troy ounce.

kata tjuta ozSMALL

Metrotvnews.com, Jakarta: Harga emas pada perdagangan hari ini, Rabu (10/12/2014) mengalami pelemahan dibandingkan harga Selasa (9/12/2014). Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Rabu (10/12/2014), harga emas mengalami kenaikan Rp11.000/gram menjadi Rp531 ribu per gram. Demikian juga, harga beli kembali (buyback) melesat naik Rp9.000/gram menjadi Rp481 ribu/gram. Adapun, untuk pembelian emas dengan ukuran yang lebih besar akan mendapatkan harga yang lebih murah. Sedangkan untuk pembelian emas dengan ukuran 10 gram, harganya lebih murah yaitu Rp497 ribu per gram atau setara Rp4,97 juta. Sementara emas ukuran terbesar 500 gram dijual dengan harga Rp491.600/gram atau Rp245,80 juta. “Ketersediaan barang dapat berubah tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu,” tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam. Namun, untuk pembelian emas ini, Antam telah membatasi maksimum pembelian sebanyak 150 gram dan dari semua ukuran, emas berukuran 10 gram dan 50 gram ludes terjual. “Setiap harinya kami batasi pembelian maksimal hingga 150 nomor antrean saja,” jelasnya.

Berikut daftar harga emas logam mulia yang dirilis Antam:

– Pecahan 1 gram Rp531 ribu

– Pecahan 5 gram Rp2,51 juta

– Pecahan 10 gram Rp4,97 juta

– Pecahan 25 gram Rp12,35 juta

– Pecahan 50 gram Rp24,65 juta

– Pecahan 100 gram Rp49,25 juta

– Pecahan 250 gram Rp123,00 juta

– Pecahan 500 gram Rp245,80 juta. WID  http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2014/12/10/329934/wow-harga-emas-naik-rp11-000-gram Sumber : METROTVNEWS.COM

bird

JAKARTA kontan. Harga  emas  jatuh  ke level terendah sejak tahun  2010. Si kuning tergerus penguatan dollar Amerika Serikat (AS) pasca Bank Sentral AS, The Fed mengakhiri program stimulus moneter. Sebaliknya, Bank of  Japan  (BoJ) menambah stimulus untuk mendongkrak perekonomian negaranya. Jumat  (31/10),  harga  emas  di bursa komoditas AS pada pukul 20.30 WIB turun 3,09% dibandingkan  hari  sebelumnya  menjadi US$ 1.161,6 per ons troi. Sepekan terakhir, harga emas  terpangkas 5,7%. Sedangkan harga emas batangan  PT Aneka  Tambang  Tbk (Antam) kemarin turun Rp 1.000, menjadi Rp 523.000 per gram.Penurunan harga emas ini telah mendorong aksi beli di masyarakat. Tengok saja penjualan logam mulia di PT Pegadaian. Suwhono, Direktur  Utama  PT  Pegadaian mengungkapkan sejak bulan September terjadi peningkatan penjualan  logam mulia.  “Jika sebelumnya penjualan emas rata-rata 10 kg per hari, September-Oktober naik menjadi 15 kg per hari,” kata Suwhono, kemarin (31/10). Masyarakat membeli emas secara  perorangan  atau  dengan  pola arisan. Pegadaian menjual  emas batangan produksi Antam dengan selisih  harga  2%-3%  lebih mahal dari emas Antam. Senior Research  and Analyst Monex  Investindo Futures Daru Wibisono menilai, emas  tertekan karena penguatan dollar AS. Selain data AS yang positif, gelontoran stimulus BoJ menyebabkan pasar memilih  dollar AS  sebagai mata uang aman ketimbang yen. Daru menebak,  harga  emas  di pasar spot masih akan terus menurun. Hal ini diikuti juga oleh harga emas Antam. “Jelas, emas batangan ikut turun,” ujarnya. Menurutnya  harga  emas  spot berpeluang menyentuh level terendahnya hingga akhir tahun di US$ 1.150 per ons troi. Sedangkan harga emas batangan Rp 500.000 per gram. Dengan asumsi kurs rupiah Rp 12.000 per dollar AS. Pelemahan akan berlanjut Ibrahim, Direktur Equilibrium Komoditi Berjangka mengatakan, emas spot masih berpeluang  melemah. Pasalnya,  indeks dollar AS terus menguat di tengah perbaikan ekonomi AS ditambah pelonggaran stimulus  yang dilakukan BoJ.  Ia melihat, emas spot masih berpeluang melemah di bulan November menjadi US$ 1.050. Dengan  anjloknya  harga  emas spot, Ibrahim melihat di bulan November emas batangan berpotensi turun Rp 2.000-Rp 5.000 per gram jika rupiah terus menguat. Menurutnya, saat ini investor lebih baik menunggu  dan  memantau  dulu sampai  sampai  harga  emas  spot turun ke US$ 1.050 per ons. “Kalau sudah turun ke angka tersebut, dan rupiah juga turut menguat, Silahkan lakukan pembelian besar-besaran,” kata brahim. Tapi ingat, kendati harga di pasar spot anjlok, kurs rupiah melemah, Ibrahim menyarankan investor  sedikit menahan diri.  “Kalau rupiah masih melemah harus wait and see dulu,” ujarnya. Suwhono menilai, saat ini merupakan waktu yang tepat membeli emas. Tapi agar menguntungkan, emas  dipegang minimal  selama tiga tahun. Sebaliknya, pengamat emas Leo Hadi Loe menilai, pelemahan harga masih akan berlanjut, sebab tidak terlihat ada tanda-tanda penguatan rupiah. “Salah apabila saat ini ambil posisi beli emas, karena harganya masih akan turun,” jelas Leo. Tapi investor dapat membeli emas jika  memiliki  horizon  investasi jangka  panjang, minimal  selama enam bulan ke depan.

Editor: Hendra Gunawan
2e615-padi2bkapas SMALL

INILAHCOM, Jakarta – Hingga siang ini, harga emas menguat sebesar US$4,4 per troy ons seiring pasar yang cari aset aman. Isu pelambatan ekonomi global jadi pemicunya. Berdasarkan data yang dilansir cnbc.com, pada perdagangan Selasa (21/10/2014) hingga pukul 12.48 WIB, harga emas internasional ditransaksikan menguat sebesar US$4,4 (0,35%) ke posisi US$1.249,1. Ariston Tjendra, kepala riset PT Monex Investindo Futures mengatakan, harga emas kembali mendekati level US$1.249 per troy ons kemarin dan hingga siang ini juga masih bertahan di dekat level tersebut. “Penguatan harga emas terkait dengan isu pelambatan ekonomi global yang membuat sebagian pelaku pasar mencari aset aman,” katanya kepada INILAHCOM di Jakarta, Selasa (21/10/2014). Harga kini berada di kisaran US$1.247. Meskipun potensi penguatan masih ada, penguatan lanjutan membutuhkan konfirmasi penembusan resisten di kisaran US$1.251 per troy ons. Angka ini juga dekat area fibonacci 50% dari US$1.182-1.322 dengan potensi penguatan ke mendekati area US$1.258 per troy ons. Sementara support terdekat berada di kisaran US$1.241. Angka ini di dekat Moving Average (MA) 20 grafik 4 jam. “Penembusan ke bawah support ini berpotensi membuka pelemahan ke area US$1.233 yang merupakan area dekat MA 50 grafik 4 jam,” tuturnya. Hari ini, lanjut dia, data yang bisa menjadi market mover adalah data Penjualan Rumah bekas di AS yang akan dirilis malam ini. Data ini bisa mengindikasikan kesehatan pasar perumahan AS. “Data yang lebih bagus dari prediksi berpeluang menguatkan dolar AS dan menekan turun harga emas, dan sebaliknya. Selain itu pasar masih mewaspadai isu pelambatan ekonomi global,” imbuhnya. [jin] SINGAPURA. Harga kontrak emas dunia mendaki ke level tertingginya dalam empat pekan terakhir pada awal pekan ini (13/10). Data Bloomberg menunjukkan, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat naik 1% menjadi US$ 1.235,01 per troy ounce. Ini merupakan level tertinggi sejak 17 September lalu. Pada pukul 10.31 waktu Singapura, harga kontrak yang sama diperdagangkan di level US$ 1.233,98 per troy ounce. Sementara itu, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember naik 1,2% menjadi US$ 1.235,70 per troy ounce di Comex, New York. Ini merupakan level tertinggi sejak 23 September lalu. Harga emas mendaki seiring kecemasan bahwa perlambatan ekonomi global akan membuat the Federal Reserve AS menunda rencananya untuk menaikkan suku bunga. Tak ayal, sentimen itu mengerek tingkat permintaan emas sebagai safe haven. “Harga emas dipengaruhi oleh dua sentimen yakni dari pasar saham dan pergerakan dollar AS pada pekan ini. Kami memprediksi, keduanya akan terus menurun dalam jangka pendek. Sebaliknya, harga emas akan terkerek,” jelas Edward Meir, analis INTL FCStone Inc. Catatan saja, pada pekan lalu, harga emas sudah melonjak 2,7%. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak periode mingguan yang berakhir 20 Juni lalu. Sebaliknya, Bloomberg Dollar Spot Index mengakhiri reli yang sudah berlangsung selama tujuh pekan berturut-turut. Demikian pula dengan indeks MSCI All-Country World yang mencatatkan penurunan pada periode yang sama. http://investasi.kontan.co.id/news/emas-masih-berkilau-di-pasar-asia Sumber : KONTAN.CO.ID SINGAPURA  – Harga emas masih bertahan di level terendah ditengah kekhawatiran bahwa the Fed akan menaikan suku bunga. Penguatan ekonomi yang terjadi meredupkan daya tarik logam sebagai pilihan investasi. Seperti dilansir dari Reuters, Jumat (19/9/2014), selain itu, investor juga mengamati referendum Skotlandia, dimana dampaknya akan memperngaruhi pergerakan dolar yang sudah mendekati level tertingginya diantara mata uang lain. Sementara itu, spot emas berada di level USD1.224,64 per ounce. Emas berada di bawah tekanan jual setelah rencana Federal Reserve menaikkan biaya pinjaman lebih cepat dari yang diharapkan, namun the fed mempertahankan suku bunga. Sentimen lainnya berasal dari data klaim tunjangan pengangguran yang turun pada Agustus. Departemen Tenaga Kerja AS merilis laporan klaim pengangguranyang  secara tak terduga positif dengan turunnya klaim awal untuk tunjangan pengangguran sebanyak 36 ribu menjadi 280 ribu pada pekan yang berakhir 13 September. Logam lainnya, seperti spot silver berhasil naik 0,11 persen ke USD18,49 per ounce, spor platinum naik 0,6 persen ke USD1.344,25 per ounce, dan palladium naik 0,21 persen ke USD828,72 per ounce. http://economy.okezone.com/read/2014/09/19/213/1041384/sejumlah-sentimen-kembali-redupkan-kilau-emas Sumber : OKEZONE.COM   Bareksa.com – Harga kontrak emas dunia terkerek ke posisi tertinggi dalam tiga pekan terakhir pada transaksi perdagangan hari ini (16/6). Berdasarkan data Bloomberg yang dilansir Kontan, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat naik sebesar 0,6% menjadi US$ 1.283,96 per troy ounce yang merupakan level tertinggi sejak 27 Mei lalu. Pada pekan lalu, harga emas sudah melaju 1,9% dan naik 6,7% di sepanjang tahun ini. Pergerakan positif harga emas dipicu oleh situasi geopolitik di Irak yang semakin mencemaskan. Kondisi itu menyebabkan tingkat permintaan emas sebagai safe haven kian meningkat.

Februari 3, 2017

diam2suka: emAAA($1217)aa$ … 1403201empat_030217

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 12:11 am

 big-dancing-banana-smiley-emoticon

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan harga emas menguat pada perdagangan siang ini, Kamis (2/2/2017), seiring pelemahan laju dolar setelah bank sentral AS Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya dalam pertemuan kebijakan pertama sejak Donald Trump dilantik sebagai Presiden AS.

Harga emas Comex kontrak April 2017 menguat 0,79% atau 9,50 poin ke US$1.217,80 per ounce pada pukul 13.22 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan 0,24% atau 2,90 poin di  US$1.211,20 per ounce.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS yang mengukur pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama siang ini melemah 0,17% atau 0,170 poin ke level 99,471 setelah dibuka turun tipis 0,03% atau 0,034 poin di posisi 99,607.

Seperti dilansir Reuters hari ini, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya dalam pertemuan kebijakannya kemarin, namun memberi gambaran yang relatif optimistis tentang ekonomi AS sehingga memungkinkan langkah pengetatan kebijakan moneter tahun ini.

Meski demikian, The Fed menahan diri untuk secara eksplisit memberi petunjuk kenaikan suku bunga maupun periode untuk langkah selanjutnya.

“Saya lihat emas sedikit bergerak dalam jangka pendek seiring berlanjutnya pelemahan dolar,” ujar Nicholas Frappell, general manager ABC Bullion.

Di sisi lain, menurut Analis INTL FCStone Edward Meir, cerita pertumbuhan global terlihat membaik secara tak terukur di saat gambaran politik semakin suram di sejumlah wilayah di dunia. Ketidakpastian seperti hal ini turut mendukung emas.

Sejalan dengan emas, harga perak kontrak Maret 2017 naik tajam 1,12% atau 0,195 poin ke US$17,645 per ounce, setelah dibuka dengan penguatan 0,66% atau 0,115 poin di posisi 17,565.

Pada perdagangan kemarin, emas dan perak kompak ditutup melemah seiring rebound dolar AS menyusul rilis data manufaktur AS yang menunjukkan kenaikan.

 

Pergerakan emas dan perak di Comex (Commodity Exchange):

Tanggal

Emas kontrak April 2017

US$/ounce

Perak kontrak Maret 2017

US$/ounce

2/2/2017

(Pk. 13.22 WIB)

1.217,80 (+0,79%)

17,645 (+1,12%)

1/2/2017

1.208,30 (-0,26%)

17,450 (-0,53%)

31/1/2017

1.211,40 (+1,29%)

17,543 (+2,28%)

30/1/2017

1.196,00 (+0,41%)

17,152 (+0,09%)

27/1/2017

1.191,10 (-0,12%)

17,136 (+1,70%)

Sumber: Bloomberg

ets-small

 

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas menanjak ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun terakhir sementara perak melonjak akibat aksi para investor yang menumpuk aset safe haven, didorong oleh kekhawatiran atas gejolak politik dan keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

Para investor khawatir gejolak politik dan keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa itu berpotensi membatasi pertumbuhan global.

Harga emas menguat 1,1% ke US$1.371,39 per ounce, dan menjadi level tertinggi sejak Maret 2014, dan diperdagangkan di level US$1.367,64 di Singapura pada pukul 10.47 waktu setempat.

Sementara itu, harga perak menguat 2,4% ke US$20,4103 per ounce dan diperdagangkan pada US$20,2469.

“Para investor menginvestasikan uangnya secara besar-besaran dalam emas seiring dengan meningkatnya kegelisahan terkait outlook ekonomi global serta ketidakpastian politik. Sikap bank sentral yang akomodatif juga menguntungkan bagi komoditas ini, khususnya logam mulia” kata Wu Zhili, analis Shenhua Futures Co. yang berbasis di Shenzen seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (6/7/2016).

Logam mulia terlihat menguat seiring dengan sikap investor yang menghindari aset berisiko di tengah gejolak pasar setelah Inggris memenangkan opsi untuk hengkang dari Uni Eropa.

Keputusan tersebut meredupkan prospek kenaikan suku bunga The Fed tahun ini dan mendorong spekulasi yang mengarah kepada akan adanya stimulus lebih lanjut dari Bank sentral Eropa dan Bank of Japan.

Suku bunga negatif di Eropa dan Jepang telah memacu daya tarik emas.

new-chin-year-dragon-02

Bisnis.com, JAKARTA – Referendum Inggris yang bersejarah untuk mengakhiri keanggotaannya di Uni Eropa (Brexit) menjadi panggilan bagi para investor yang menghindari risiko. Hal ini memicu lonjakan senilai US$4,3 miliar untuk kepemilikan emas, nilai harian tertinggi dalam empat tahun.

Harga emas telah reli sebesar 25% tahun ini seiring langkah bank sentral AS Federal Reserve menunda penaikan biaya pinjaman AS serta penerapan tingkat suku bunga negatif di Eropa dan Jepang.

Referendum Brexit menambah ketidakpastian pada pasar global dengan hedge funds yang meningkatkan taruhan pada kenaikan harga ke level tertinggi sepanjang masa selang dua hari menjelang referendum.

“Hal ini akan menjadi perjalanan yang sangat tidak terduga,” kata Justin Smirk, ekonom senior Westpac Banking Corp., seperti dilansir oleh Bloomberg. “Ada banyak ketidakpastian mengenai Brexit, tidak hanya tentang bagaimana mereka (Inggris) melakukannya tapi bahkan apakah itu akan dilakukan. Kita akan menyaksikan risiko datang dan pergi, kemudian, reli dan pelemahan pada pasar emas.”

Dia menambahkan, minat pada emas yang diperdagangkan di bursa efek akan naik namun hal itu tidak akan berlangsung proses bahkan dalam prosesnya.

Nilai bullion untuk pengiriman terdekat naik 0,9% menjadi U$1.327,65 pada pukul 13.43 di Singapura. Logam tersebut melonjak ke U$1.358,54 pada perdagangan Jumat ke tingkat yang belum pernah dicapai sejak Maret 2014. Lonjakan sebesar 8,1% itu adalah yang terbesar dalam satu hari sejak 2008.

Menurut rata-rata 12 prediksi analis dalam survei Bloomberg yang terdiri atas analis dan pedagang dari New York ke London, harga emas dapat naik setinggi U$1.424 per ounce pada akhir tahun ini.

 new-chin-year-dragon-02

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas meraih level puncak baru sepanjang tahun berjalan sekaligus posisi tertinggi sejak Agustus 2014 akibat stagnasi suku bunga Federal Reserve. Diperkirakan batu kuning stabil di atas US$1.300 per troy ounce dalam jangka pendek dan menengah.

Pada perdagangan Kamis (16/6) pukul 19:07 WIB harga emas Gold Spot naik 13,67 poin atau 1,06% menjadi US$1.305,42 per troy ounce. Angka tersebut menunjukkan harga bertumbuh 21,52% sepanjang tahun berjalan.

Wahyu Tribowo Laksono, Analis Komoditas Central Capital Futures, dalam rapat Federal Open Market Committe (FOMC) pada Selasa-Rabu (14-15/6), Bank Sentral AS kembali bersikap dovish soal suku bunga. Alasan utama yang mendasarinya ialah potensi gejolak pasar keuangan akibat Brexit, atau keluarnya Inggris dari UniEropa.

Referendum keputusan Inggris menetap atau keluar dari zona Benua Biru akan dilaksanakan Kamis (23/6). Fenomena Brexit ini akan menjadi sentimen utama pasar global, sehingga The Fed memilih mode wait and see.

Sikap hati-hati ini juga merupakan ekses buruknya data tenaga kerja Paman Sam periode Mei 2016. Meskipun demikian, perekonomian dalam negeri sudah menunjukkan potensi pemulihan.

Keputusan The Fed melemahkan dolar AS sekaligus mengangkat harga emas menembus level tertinggi baru sepanjang tahun berjalan. Dalam jangka pendek (mingguan) dan menengah (kuartalan), Wahyu memprediksi harga emas berpotensi stabil di atas level US$1.300 per troy ounce.

“Langkah penghindaran risiko (risk off) dimana pasar saham turun, harga emas menguat. Selain antisipasi FOMC, naiknya harga juga karena risiko Brexit,” tuturnya kepada Bisnis.com, Kamis (16/6/2016).

Dari sudut pandang teknikal, harga emas sudah melewati level break out US$1.304. Adapun nilai breakout berikutnya ialah US$1.367 untuk peningkatan harga yang lebih tinggi.

new-chin-year-dragon-02

Bisnis.com, JAKARTAEmas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir sedikit menguat pada Senin (Selasa pagi WIB), memperpanjang keuntungan untuk hari keenam perdagangan berturut-turut.

Menurut Xinhua, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik 5,30 dolar AS, atau 0,41 persen, menjadi menetap di 1.295,80 dolar AS per ounce. Pasar logam mulia di London dan Tiongkok ditutup pada Senin untuk liburan umum, sementara volume perdagangan di pasar logam mulia di COMEX sangat tipis.

Para analis mengaitkan kenaikan emas berjangka terhadap dolar AS yang melemah. Dolar AS menurun terhadap mata uang utama lainnya pada Senin. Di sisi ekonomi, indeks manufaktur AS tercatat 50,8 pada April, menurun satu poin dari angka Maret di 51,8, lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) mengatakan dalam sebuah laporan Senin.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Juli merosot 13,70 sen, atau 0,77 persen, menjadi ditutup pada 17,682 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 8,00 dolar AS, atau 0,74 persen, menjadi ditutup pada 1.086,40 dolar AS per ounce.

new-chin-year-dragon-02

CHICAGO okezone- Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik karena dolar Amerika Serikat (AS) melemah setelah pertemuan Bank Sentral Eropa memutuskan untuk memangkas suku bunga deposito lebih kecil dari yang diharapkan.

Seperti dilansir Xinhua, Jumat (4/12/2015), kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari naik USD7,4 atau 0,70 persen menjadi menetap di USD1.061,20 per ounce.

Emas mendapat dukungan setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memangkas suku bunga menjadi negatif 0,3 persen dan memperpanjang program pembelian obligasi 60 miliar euro untuk merangsang ekonomi zona euro.

Namun, stimulus dan penurunan suku bunga ini lebih kecil daripada yang diharapkan oleh investor, sehingga euro naik tajam terhadap dolar AS, setelah dolar AS mencapai tertinggi multi-tahun dalam persiapan untuk pertemuan ECB.

Indeks dolar AS turun tajam 2,22 persen menjadi 97,80 pada pukul 19.00 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar melemah maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargakan dalam dolar, menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Para analis mencatat bahwa ECB telah melakukan kebalikan dari apa yang Federal Reserve AS akan lakukan, karena The Fed sedang mempersiapkan untuk menaikkan suku bunga.

Pasar sekarang telah sepenuhnya memperhitungkan ekspektasi kenaikan suku bunga Desember, dan bahwa pasar sekarang tak yakin waktu untuk kenaikan suku bunga berikutnya.

Laporan klaim pengangguran yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis sejalan dengan harapan, karena klaim pengangguran awal naik 9.000 menjadi 269.000 pada minggu yang berakhir 28 November.

Tetapi para analis mencatat bahwa angka itu tetap dekat posisi terendah bersejarah, dan lebih lanjut dapat meningkatkan harapan untuk laporan ketenagakerjaan pada Jumat, yang kemungkinan memiliki implikasi pada pergerakan pasar, karena laporan ADP yang dirilis Rabu dan klaim pengangguran tersebut melanjutkan tren positif di pasar tenaga kerja.

Perak untuk pengiriman Maret bertambah 6,8 sen, atau 0,49 persen, menjadi ditutup pada USD14,077  per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD15,1 atau 1,81 persen menjadi ditutup padaUSD 847,50 per ounce.

(rzk)

kata tjuta ozSMALL

NEW YORK kontan. Pada penutupan Senin (12/1), harga kontrak emas dunia ditutup melonjak. Mengutip data Reuters, harga emas di pasar spot sempat naik ke posisi tertingginya sejak 11 Desember lalu di level US$ 1.235. Harga emas spot lantas ditutup dengan kenaikan 1% menjadi US$ 1.234 per troy ounce.

Sedangkan harga kontrak emas untuk pengantaran Februari berada di level US$ 1.232,80 per troy ounce, tertinggi sejak 22 Oktober lalu.

Harga emas melompat setelah penguatan dollar tertahan dan pasar saham berakhir negatif. Kondisi itu juga menyebabkan berubahnya ekspektasi pelaku pasar mengenai kapan suku bunga AS akan naik.

“Pasar didominasi oleh perdebatan mengenai pandangan the Fed mengenai data tenaga kerja, pertumbuhan PDB AS atau inflasi, dan bagaimana fokus mereka akan berdampak pada waktu pelaksanaan kenaikan suku bunga AS,” jelas Societe Generale Analyst Robin Bhar.

Dia menambahkan, saat yang bersamaan, terjadi kejadian kritis seperti pertemuan Bank Sentral Eropa pada pekan depan dan pemilu Yunani. “Sentimen ini akan dapat menyokong harga emas setidaknya hingga akir bulan, akibat kebutuhan tinggi akan safe haven,” urainya.

Editor: Barratut Taqiyyah
Sumber: Reuters

gifi

Wah, emas sentuh posisi tertinggi 6 bulan di NY
Jumat, 14 Maret 2014 | 06:37 WIB

NEW YORK. Harga kontrak emas dunia di New York kembali mendaki pada transaksi tadi malam (13/3). Mengutip data Bloomberg, pada pukul 13.42 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran April naik 0,1% menjadi US$ 1.372,40 per troy ounce di Comex, New York. Bahkan pada transaksi sebelumnya, kontrak yang sama menyentuh level US$ 1.375,70 per troy ounce yang merupakan level harga tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 10 September 2013 lalu.

Lompatan harga si kuning mentereng masih disebabkan oleh kecemasan investor mengenai ketegangan politik antara Ukraina dan Rusia. Rusia dikabarkan akan segera mengintegrasikan wilayah Crimea milik Ukraina setelah referendum dilakukan. Yang mengkhawatirkan, Rusia menolak upaya-upaya untuk meredakan krisis yang terjadi antar dua negara.

“Situasi di Ukraina masih sangat rentan. Sehingga, kabar apa pun dari negara tersebut dapat mengerek emas. Kita seringkali melihat pelaku pasar berbondong-bondong melakukan penyebaran investasi seperti emas saat kondisi ekonomi global penuh dengan ketidakpastian,” jelas Alfonso Esparza, senior currency analyst di Oanda Corp, Toronto.

Faktor lainnya adalah isu perlambatan ekonomi China. Kondisi ini diperkuat oleh data tingkat ekspor dan penjualan ritel China yang di luar prediksi pelaku pasar.

“Di tengah kecemasan mengenai ekonomi China dan ketegangan politik di Rusia dan Ukraina, emas masih diburu sebagai safe haven,” papar analis Commerzbank AG.
Editor: Barratut Taqiyyah
SUMBER: BLOOMBERG

Juni 20, 2014

diam2suka: emaaa(Rp539.000,-)AA$ … 200614

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 2:12 am
Tags: , ,

kontan JAKARTA. Harga emas melambung mendekati level tertinggi tiga pekan. Pelaku pasar semakin getol mengoleksi emas sebagai alternatif investasi, sebab Amerika Serikat (AS) masih menjaga suku bunga di level rendah.

Data Bloomberg menunjukkan, Kamis (19/6) pukul 16.45 WIB, emas untuk pengiriman Agustus 2014 di Divisi Comex melaju 0,75% dibanding hari sebelumnya menjadi US$ 1.282,3 per ons troi.

Posisi itu mendekati harga tertinggi tiga pekan yang tercetak pada 16 Juni 2014. Kala itu, emas sempat mendaki ke level US$ 1,284.96, akibat konflik di Ukraina dan Irak.

Pergerakan positif harga emas juga terjadi di dalam negeri. Kemarin, (19/6), emas batangan pecahan 1 gram di Divisi Logam Mulia-PT Antam Tbk meloncat Rp 6.000 menjadi Rp 539.000 per gram.

The Federal Reserve, Janet Yellen menegaskan, meski bank sentral melanjutkan pemangkasan stimulus senilai US$ 10 miliar menjadi US$ 35 miliar, namun akan tetap menerapkan kebijakan akomodatif. Ini mengindikasikan tidak ada rencana kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Paling cepat suku bunga dinaikkan mulai tahun depan.

Kebijakan FOMC tidak agresif dan tidak menimbulkan kejutan di pasar. Efeknya, justru positif untuk harga emas,” kata Edel Tully, analis UBS AG, seperti dikutip Bloomberg, Kamis (19/6).

Nanang Wahyudin, analis PT SoeGee Futures menilai, secara umum, kebijakan yang diambil The Fed memicu dollar AS melemah. Maklum, selain belum mengerek tingkat suku bunga AS, The Fed juga memangkas target pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 2,1%-2,3%, dari sebelumnya 2,8%-3,0%.

Selain itu, The Fed menyinggung tingkat pengangguran AS yang masih relatif tinggi. Bank sentral menilai, perbaikan tingkat pengangguran butuh proses, sebab saat ini sedang tahap pembangunan lapangan kerja. “Pelemahan dollar AS ini yang mengangkat harga emas,” ujar Nanang.

Target US$ 1.350

Analis PT Pefindo, Guntur Tri Hariyanto memperkirakan, efek kebijakan The Fed masih akan menyokong harga emas. Hingga akhir pekan ini, ia menduga, logam mulia akan lanjut reli pada kisaran US$ 1.260-1.295 per ons troi. Adapun, hingga akhir tahun ini, emas ditaksir bisa bertengger di US$ 1.350 per ons troi.

Secara teknikal, Nanang bilang, harga emas dalam jangka pendek masih tetap terjaga. Ini terlihat dari harga yang saat ini berada di atas garis moving average (MA) 50, MA 100 dan MA 200. Indikator relative strength index (RSI) juga berada di level 63%, yang mengindikasi bullish.

Selain itu, garis MACD masih berada di area positif yang mengindikasi bullish. Sementara, stochastic berada di antara level 70%-71%.

Nanang menduga, hingga akhir pekan ini, emas masih naik dan bergulir pada range US$1.269-US$ 1.285 per ons troi. “Pada akhir tahun ini, bisa menyentuh US$ 1.350 per ons troi,” imbuhnya.
Editor: Dupla KS

JAKARTA – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini naik Rp6.000 per gram menjadi Rp539.000 per gram. Sebelumnya harga emas berada di posisi Rp533.000 per gram.

Seperti dikutip dari logammulia.com, Kamis (30/1/2014), harga beli kembali (buyback) emas perseroan juga naik Rp6.000 per gram menjadi Rp479.000 per gram.

Sementara itu, harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp539.000 per gram. Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.038.000, dengan harga per gram  Rp519.000.

Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.539.000 dengan harga Rp513.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.040.000, dengan harga per gram Rp510.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.550.000 dengan harga per gram dihargai Rp510.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.050.000, dengan harga per gram Rp505.000.

Sementara, harga emas 25 gram Rp12.550.000 dengan harga per gram Rp502.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.050.000, dengan harga per gram Rp502.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp50.050.000, dengan harga per gram Rp500.000. Harga 250 gram mencapai Rp125.000.000, dengan harga per gram Rp500.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp249.800.000, dengan harga per gram Rp499.600

http://economy.okezone.com/read/2014/06/19/320/1000981/naik-rp6-000-harga-emas-antam-dibanderol-rp539-ribu

Sumber : OKEZONE.COM

Februari 18, 2014

diam2suka: emAAA($1000)aa$ … 1802201empat

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 7:20 am

Awas, emas bisa longsor di bawah US$ 1.000!
Oleh Ruisa Khoiriyah, Mona Tobing – Selasa, 18 Februari 2014 | 12:41 WIB

kontan

Pesona emas belum mampu bangkit di tahun kuda kayu ini. Harga emas di pasar internasional masih di bawah US$ 1.300-an. Bahkan, harga emas diprediksi kian jatuh. Kalau Anda memandang ini kesempatan membeli, tetap pertimbangkan seberapa besar prospek kebangkitan harga ke depan.
JAKARTA. Sisa-sisa kejayaan harga emas belum kembali hingga bulan kedua 2014 ini. Harga emas di pasar internasional berkutat di area US$ 1.200-an per ons troi, usai tergerus 28% sepanjang tahun lalu.
Level harga itu masih jauh di bawah rata-rata harga emas sepanjang tahun 2013, US$ 1.413,6 per ons troi. Apalagi jika kita bandingkan dengan level rekor harga emas tertinggi yang tercipta tahun 2011 silam, yakni US$ 1.923 per ons troi.
Emas memang mengalami masa sulit di tengah perkembangan perbaikan perekonomian Amerika Serikat (AS) dan aksi pengurangan stimulus (tapering off). Pamornya sebagai safe haven memudar seiring kondisi perekonomian global yang relatif mulai stabil.
Buntut dari itu, bank investasi global, yang notabene pemain-pemain di pasar emas, kompak memangkas proyeksi harga emas tahun ini. Prediksi mereka, harga emas akan bergerak rata-rata di US$ 1.136,1 per ons troi (lihat tabel di bawah).
Bank of America Merril Lynch, dalam proyeksi terbaru yang keluar pekan lalu, memperkirakan harga rata-rata emas bakal amblas ke US$ 1.150 per ons troi, tahun ini. Michael
Widmer, Strategist BoA Merril Lynch, berujar, jika aksi jual para investor emas berhenti, harga emas tahun ini bisa bertahan di US$ 1.200. Akan tetapi, dia pesimistis hal itu terjadi. “Skenarionya lebih mengarah pada keberlanjutan aksi jual, hingga emas bisa terseret di bawah US$ 1.000 per ons troi,” jelas dia, seperti dikutip Wallstreet Journal, Ahad (9/2).
Prediksi serupa muncul dari Credit Suisse. Bank investasi itu memperkirakan, akhir tahun 2014 harga emas berisiko terjungkal hingga ke US$ 900 per ons troi! Analis Barclays Suki Cooper melontar ramalan tak kalah buruk. Harga emas tahun ini, menurutnya, bisa terpuruk ke US$ 1.050 per ons troi.
Peralihan dana para pemodal global dari emas ke aset berisiko, seperti saham, akan terus berlangsung seiring kondisi pasar yang relatif lebih stabil sekarang. Permintaan emas fisik dari China dan India bahkan tidak lagi bisa diharapkan mengungkit harga emas tahun ini. “Pembelian emas fisik oleh China tahun lalu naik 41%, namun belum tentu tren itu bertahan,” ujar Nizar Hilmy, analis SoeGee Futures.
Cermati harga dollar
Bagi para trader emas di pasar berjangka, fluktuasi harga emas yang liar bisa kian memperlebar kesempatan mengantongi cuan. Namun, lain soal dengan investor emas fisik. Di tengah proyeksi harga emas yang kian suram, keputusan berinvestasi emas semakin menuntut pertimbangan matang.
Para analis menilai, untuk investasi dalam jangka panjang di atas tiga bahkan lima tahun, emas batangan masih menjanjikan. “Investasi emas fisik tidak memberi untung cepat dalam jangka pendek,” kata Suluh A. Wicaksono, analis Millenium Penata Futures.
Suluh memprediksi, harga emas baru bisa bangkit kembali ke kisaran US$ 1.500-an, lima tahun lagi. Jika hendak mengoleksi emas sekarang, juga jangan terburu-buru. Pastikan harganya memang sudah benar-benar ekonomis. “Beli nanti saja saat harganya US$ 1.000,” kata Kiswoyo A. Joe, analis Investa Saran Mandiri.
Masalahnya, harga emas di pasar global bukan satu-satunya penyetir harga emas di pasar domestik. Maklum di negeri kita, emas dijual dalam satuan rupiah per gram. Sedang di mancanegara satuannya dollar AS per troy ounce, di mana 1 ons troi setara 31,1 gram.
Maka itu, ada faktor-faktor lain yang juga harus Anda cermati agar investasi emas Anda bisa menguntungkan.
Pertama, kurs dollar AS terhadap rupiah. Di Divisi Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk, rekor harga jual emas Antam terendah tiga tahun terakhir adalah Rp 492.000 per gram pada 8 Juli 2013. Saat itu harga emas di pasar global jatuh di level US$ 1.200-an dan kurs dollar AS masih di bawah Rp 12.000.
Namun, ketika kini harga emas di pasar internasional masih berkeliaran di level sama, harga jual emas di Antam justru melejit ke posisi Rp 547.000, Selasa (12/2). Itu karena kurs rupiah atas dollar AS lebih buruk ketimbang tahun lalu.
Alhasil, kejatuhan harga emas di pasar global tidak akan berpengaruh besar bagi emas di dalam negeri selama kurs rupiah terhadap dollar AS jelek. Para produsen emas di pasar domestik bakal tetap memasang mahal harga emas. Pastikan Anda membeli emas saat harganya sudah cukup murah dan kurs dollar AS terhadap rupiah rendah.
Kedua, harga beli kembali emas Antam (buyback price). Ketika Anda hendak melego emas, terlebih jika menjual ke produsen emas seperti Antam atau toko emas, yang menjadi patokan mereka adalah buyback price Antam.
Masalahnya, dibanding dengan harga jual, harga buyback seolah tidak sensitif terhadap kurs dollar AS. Sebenarnya itu strategi lazim para penjual atau produsen emas agar mereka tetap menangguk margin besar.
Buyback price emas di Antam bercokol di Rp 487.000 per gram, Selasa (12/2). Selisihnya mencapai Rp 60.000 dengan harga emas satuan terkecil. Harga buyback itu sejatinya mencerminkan harga emas fisik sebelum biaya cetak. Selisih yang lebar antara harga jual dan buyback mengindikasikan, Antam cenderung melihat masa bearish emas masih lama.
Ketiga, tujuan keuangan. Emas lebih tepat Anda manfaatkan untuk tujuan keuangan jangka panjang di atas lima tahun. Logam mulia ini juga cocok sebagai bagian dari dana darurat karena cukup mudah mencairkannya jika sewaktu-waktu Anda butuh likuiditas.
Jadi, tetaplah cermat sebelum memborong emas!

Februari 13, 2014

diam2suka: emAAA(Rp547K)aa$ … 1302201empat

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 4:15 pm

HARGA EMAS KEMBALI NAIK RP3.000 PER GRAM
Oleh Ihsan – Rubrik Bursa
12 Februari 2014 13:50:00 WIB

WE.CO.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada hari Rabu (12/2/2014) berada pada posisi Rp547.000 per gram. Pada hari Selasa (11/2/2014) harga emas sebesar Rp544.000 per gram, ini artinya harga emas mengalami kenaikan sebesar Rp3.000 per gram.

Hal yang sama juga terjadi pada harga jual atau pembelian kembali atau buyback yang juga naik menjadi Rp3.000 per gram. Pembelian kembali emas batangan Antam berada pada harga Rp487.000 per gram.

Ini merupakan daftar harga emas batangan hari ini, yang dikutip dari situs logammulia.com :

500 gram : Rp253.800.000;
250 gram : Rp127.000.000;
100 gram : Rp50.850.000;
50 gram : Rp25.450.000;
25 gram : Rp12.750.000;
10 gram : Rp5.130.000;
5 gram : Rp2.590.000;
4 gram : Rp2.072.000;
3 gram : Rp1.563.000;
2,5 gram : Rp1.307.500;
2 gram : Rp1.054.000;
1 gram : Rp547.000;.

(Annisa Nurfitriani)

Desember 20, 2013

diam2suka: emAAA($75B QE)aa$ … 201213

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 12:30 am

Harga Emas Comex Tersungkur, Ini Pergerakannya

Gita Arwana Cakti   –   Jum’at, 20 Desember 2013, 06:30 WIB 

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas di bursa komoditas New York acuan Comex Gold Bloomberg anjlok ke bawah level US$1.200/t.oz pada awal perdagangan pagi ini, Jumat (20/12/2013).

Pada Kamis (19/12/2013) pada pukul 16.47 waktu New York atau Jumat pagi (20/12/2013) pukul 04.47 WIB, harga emas untuk kontrak Februari 2014 turun tajam US$45,5/t.oz ke level US$1.189,5/t.oz.

Nilai itu setara dengan US$1,46/gram ke level US$38,24/gram.

Selanjutnya, pada pukul 05.02 WIB, harga emas melemah US$1,33/gram ke US$38,37/gram.

Dan pada pukul 17.15 WIB, harga emas pun masih melemah US$1,33/gram ke US$38,37/gram.

Jika dikonversikan ke rupiah dengan mengacu kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis (19/12/2013) sebesar Rp12.191 maka harga emas merosot Rp16.214/gram ke level Rp467.768/gram.

Pergerakan Harga Emas* Comex Jumat, 20 Desember 2013

Harga Perubahan WIB
US$38,24 -US$1,46 04.47
US$38,37 -US$1,33 05.02
US$38,37 -US$1,33 05.02

Sumber: Bloomberg.

Ket: *) Kontrak Februari 2014

The Fed Umumkan Tapering Off Januari, Ini Pergerakan Harga Emas Comex

Gita Arwana Cakti   –   Kamis, 19 Desember 2013, 05:59 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas di bursa komoditas New York acuan Comex Gold Bloomberg terus melemah pada awal perdagangan pagi ini, Kamis (19/12/2013).

Pada Rabu (18/12/2013) pada pukul 16.26 waktu New York atau Rabu pagi (19/12/2013) pukul 04.26 WIB, harga emas untuk kontrak Februari 2014 turun US$0,33/gram ke level US$39,21/gram.

Selanjutnya, pada pukul 04.29 WIB, harga emas masih melemah US$0,35/gram ke level US$39,2/gram.

Pelemahan terus terjadi hingga pukul 04.38 WIB. Harga emas terus merosot US$0,38/gram ke level US$39,17/gram.

Jika dikonversikan ke rupiah dengan mengacu kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu (18/12/2013) sebesar Rp12.151 maka harga emas turun Rp4.648/gram ke Rp475.906/gram.

Pergerakan Harga Emas* Comex Kamis, 19 Desember 2013

Harga Perubahan WIB
US$39,21 -US$0,33 04.26
US$39,2 -US$0,35 04.29
US$39,17 -US$0,38 04.38

Sumber: Bloomberg.

Ket: *) Kontrak Februari 2014

November 15, 2013

diam2suka: emAAA(CHINA)aa$ … 151113

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 1:55 am

Ini Dia Negara Pembeli Emas Terbesar Dunia
Wahyu Daniel – detikfinance
Jumat, 15/11/2013 06:20 WIB

Shanghai -China dan India masih jadi negara konsumen emas terbesar di dunia. Untuk periode Juli-September atau kuartal III-2013, pembelian emas dunia dikuasai China dengan jumlah 210 ton.

Menurut China Daily, seperti dikutip Jumat (15/11/2013), pembelian emas di China pada kuartal III-2013 naik 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini berdasarkan laporan World Gold Council (WGC).

Di kuartal III-2013 ini, China mengalahkan India yang selama ini merajai pembelian emas dunia. Untuk India, sepanjang kuartal III-2013, jumlah pembelian emasnya adalah 148,2 ton, naik 32% dari periode yang sama tahun lalu.

Konsumsi emas perhiasan masih menguasai penjualan di dunia. Sepanjang kuartal III-2013, penjualan emas perhiasan di dunia mencapai 487 ton, naik 5% dari periode yang sama tahun lalu.

Secara keseluruhan, semua jenis emas di dunia terjual 869 ton pada kuartal III-2013. Jumlah ini turun 21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

(dnl/dnl)

November 12, 2013

beautiful: emAAA($af3 haV3n)aa$ … 121113

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 12:33 am

Masihkah Emas Jadi Aset yang Aman untuk Investasi? Simak Ulasannya
Ardhanareswari AHP – Selasa, 12 November 2013, 07:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah gejolak ekonomi dunia, investasi berkategori safe haven (aset yang aman) selalu menjadi salah satu alternatif investasi.

Selama ratusan tahun, emas menjadi salah satu bagiannya. Namun, dengan volatilitas pasar global yang demikian tajam belakangan ini, masihkah emas bisa disebut sebagai safe haven?

Ada beberapa pandangan atas pertanyaan tersebut, tetapi aman atau tidak, yang jelas harga emas memang sedang limbung dan terombang-ambing.

Tahun ini, emas akan menghadapi penurunan harga tahunan untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir.

Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong tak menampik kalau status safe haven pada emas sudah memudar.

“Kalau emas status sudah cukup hilang ya. Volatilitas gold sudah 1—2 tahun. Sudah cukup lama, berabad-abad ,” katanya, seperti dilaporkan harian Bisnis Indonesia, Selasa (12/11/2013).

Menurutnya, tekanan ini mulai mengkristal kala Bank Sentral AS the Fed, mewartakan rencananya untuk mengurangi stimulus moneternya terhadap ekonomi AS (tapering).

Hal itu berarti the Fed memandang perekonomian AS sudah cukup kuat untuk dilepaskan. Kondisi tersebut, membuat pasar bermigrasi dari emas ke instrument lain.

Ketidakpastian aksi tapering tersebut lantas membuat emas bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Lukman menilai volatilitas yang lebar itu adalah yang membuat unsur ‘keamanan’ emas berkurang.

Senada dengan Lukman, analis PT Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengemukakan emas pernah menjadi safe haven kala resesi global menghantam sejumlah pusat perekonomian dunia pada rentang 2008—2011.

“Emas sekarang bukan sebagai aset safe haven, demand-nya berkurang karena Timur Tengah dan resesi global ,” katanya.

HARGA ANJLOK

Sejak setahun lalu, harga emas spot internasional tercatat anjlok tajam 21,88%. Pada November 2012, emas masih diperdagangkan pada kisaran US$1.680-an/troy ounce (Rp615.166,35/gram).

Beberapa bulan terakhir, emas justru sulit bergerak dari kisaran US$1.300 (Rp476.021,59/gram). Malah, emas spot sempat merosot ke level US$1.200 (Rp439.404,58/gram) pada Juni tahun ini.

Tak jauh beda dengan emas spot, harga emas logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) setali tiga uang dengan rekan internasionalnya itu.

Untungnya, karena emas spot tak jadi patokan harga satu-satunya logam mulia Antam sehingga penderitaan harga emas Antam tak seburuk emas spot.

Data dari situs http://www.logammulia.com milik Antam menunjukkan penurunan harga emas mencapai 3,74% secara year to date.

Akhir tahun lalu, harga emas Logam Mulia Antam berada pada posisi Rp539.200 per gram, sedangkan harga emas pada transaksi awal pekan ini, Senin (11/11) hanya Rp519.000 per gram.

Meski harga relatif rendah dan fluktuatif, nyatanya logam mulia ini masih saja diburu pelaku pasar. Data dari Sekretaris Perusahaan Antam Tri Hartono memperlihatkan realisasi penjualan emas semester I/2013 membukukan lonjakan 63% secara tahunan.

Adapun menurut General Manajer UBPP Antam Dody Martimbang, hingga awal Oktober, Antam mencatat telah menjual 7,6 ton emas. “Itu sudah lewat target,” katanya.

Analis PT Millennium Penata Futures Suluh Wicaksono memaparkan meski tak ada data pasti tentang perkembangan investasi logam mulia di Indonesia, data dari World Gold Council menunjukkan Indonesia adalah Negara dengan permintaan emas perhiasan ketujuh terbesar di dunia hingga kuartal II/2013.

September 25, 2013

diam2suka: emAAA(RO(h)UB(houd)INI)aa$ :250913

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 1:30 am
Tags: , ,

Roubini bearish on gold, but optimistic about U.S. and Japanese stocks
September 23, 2013, 3:01 PM
Prominent economist Nouriel Roubini, who is known as “Dr. Doom,” on Monday offered a negative take on gold and certain emerging markets, along with kind words for U.S. and Japanese stocks and the dollar.

“Why are we bearish on gold? Several reasons,” he said while delivering the keynote address at IndexUniverse’s Inside Commodities Conference in New York.

Roubini said tail risks for the global economy have declined and that’s hurt demand for the metal often seen as a safe haven. In addition, gold will be pressured by a strengthening dollar and real interests rates going higher, said the economist, who is known for his generally gloomy views.

In response to a question on areas where he’s more optimistic, Roubini suggested overweighting equities vs. bonds, and within equities, focusing on advanced economies rather than emerging markets — in particular U.S. and Japanese equities rather than European or U.K. stocks.

Roubini was gloomy on commodities in general, saying the “commodity supercycle” is likely over.

“Most commodity prices over the next couple of years are going to be lower rather than higher,” he said. Roubini cited Chinese growth slowing and becoming less resource-intensive, plus the Federal Reserve starting to wind down its stimulus measures. As he did with gold in particular, he also cited higher interest rates and a strengthening dollar, adding that “dollar doomsday folks” are wrong. The U.S. has advantages over other developed nations with its demographics and technology, he said.

Another area to be gloomy? Certain emerging markets with current account deficits and other challenges. Roubini said he’s concerned about nations such as

Indonesia

, India, Brazil, Turkey and the Ukraine.

“We remain cautious about these emerging markets that are very fragile in many ways,” he said, calling a recovery in the last few sessions just a “temporary rally.”

Some listeners seemed to have expected more gloom and doom overall from the well-known economist. “That was surprisingly upbeat,” said Dave Nadig, president of ETF Analytics at IndexUniverse, in comments to the audience after Roubini’s speech.

–Victor Reklaitis

September 19, 2013

diam2suka: emAAA($1400?)aa$ … 190913

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 12:12 am
Tags: ,

Pembatasan stimulus ditunda, harga emas melonjak
Oleh Asnil Bambani Amri – Kamis, 19 September 2013 | 06:30 WIB

kontan

NEW YORK. Harga emas melonjak ke posisi tertinggi dalam 15 bulan, setelah Federal Reserve menahan diri untuk mengurangi pembelian obligasi bulanan di Amerika Serikat (AS). Sikap tersebut disusul dengan naiknya harga emas sebagai lindung nilai.
The Federal Open Market Committee menyatakan, pihaknya membutuhkan lebih banyak bukti pertumbuhan ekonomi di AS agar pembelian stimulus bisa dikurangi. Sebelumnya, emas spot menyentuh posisi terendah dalam sepekan dan turun ke bawah harga US$ 1.300 per ounce.
“Kami melihat sentimen emas bullish kembali,” kata Michael Gayed, kepala strategi investasi Pension Partners LLC di New York. Harga emas berjangka naik 4,1% dan menetap di harga US$ 1.364,02 pada waktu 16:59 waktu New York. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak 1 Juni 2012.
Sebelumnya, harga turun 1,4% menjadi US$ 1.292,02, harga terendah sejak Agustus 8. Di Comex New York, harga emas pengiriman Desember naik 4,5% menjadi US$ 1.367,80. Sebelum pengumuman Fed, harga emas ditutup 0,1 % lebih rendah di posisi US$ 1.307,60 .
Tahun ini, harga spot emas turun 19% karena beberapa investor kehilangan kepercayaan terhadap logam.

Laman Berikutnya »

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: