eK0n0mi taK seriU$ d/h ekonomitakserius@blogspot.com

Agustus 18, 2015

lapang DADA: TUMBUH, itu yang PAST1 @ekonomi kitA (180815)

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 1:22 am

CATATAN KASAR JO: ekonomi global dalam transisi

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia memprediksi perekonomian akan mulai meningkat pada kuartal III dan berlanjut pada kuartal IV/2015.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara mengatakan perlambatan ekonomi masih berlanjut pada kuartal II/2015, namun diperkirakan akan membaik pada kuartal/III dan kuartal IV/2015.

Pertumbuhan ekonomi triwulan II 2015 tercatat 4,67% (y-o-y), menurun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 4,72% (y-o-y).

“Pertumbuhan ekonomi yang melemah sejalan dengan berbagai indikator yang dipantau dalam beberapa bulan terakhir dan perkiraan Bank Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (5/8/2015).

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2015 yang masih melambat terutama didorong oleh melemahnya pertumbuhan investasi, konsumsi pemerintah, dan konsumsi rumah tangga.

Pelemahan investasi sejalan dengan implementasi proyek infrastruktur pemerintah yang belum secepat perkiraan serta perilaku menunggu atau wait and see investor swasta.

Sementara itu, reorganisasi beberapa kementerian/lembaga atau penyesuaian nomenklatur berdampak pada penyerapan belanja pemerintah yang rendah, sehingga konsumsi pemerintah masih tumbuh terbatas.

“Meski masih kuat, konsumsi rumah tangga sedikit melambat dipengaruhi oleh daya beli masyarakat yang cenderung menurun,” ucap Tirta.

Dari sisi eksternal, ekspor tumbuh terbatas seiring dengan pemulihan ekonomi global yang belum kuat dan harga komoditas yang masih menurun.

Di sisi lain, pertumbuhan impor terkontraksi lebih dalam sejalan dengan lemahnya permintaan domestik.

Bank Indonesia memperkirakan perekonomian akan mulai meningkat pada kuartal III dan berlanjut pada kuartal IV/2015.

Peningkatan tersebut didukung oleh akselerasi belanja pemerintah seiring dengan realisasi proyek-proyek infrastruktur yang semakin meningkat.

“Hal itu sejalan dengan berbagai upaya khusus yang dilakukan pemerintah untuk mendorong percepatan realisasi belanja modal, termasuk dengan menyiapkan perangkat aturan yang diperlukan,” tutur Tirta.

Sementara itu, tambahnya, konsumsi juga diperkirakan membaik, seiring dengan ekspektasi pendapatan yang meningkat dan penyelenggaraan Pilkada serentak di triwulan IV 2015.

Selain itu, pelonggaran kebijakan makroprudensial juga diperkirakan akan mulai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi pada semester II 2015.

Bank Indonesia akan terus memonitor berbagai perkembangan baik domestik maupun eksternal, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi.

“Dengan stabilitas makroekonomi yang terjaga, perekonomian Indonesia akan dapat tumbuh pada tingkat yang lebih tinggi secara berkesinambungan,” kata Tirta.
JAKARTA.   Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi kondisi ekonomi konsumen pada kuartal III/2015 akan meningkat.

Kepala BPS Suryamin mengatakan nilai indeks tendensi konsumen nasional pada kuartal III/2015 diperkirakan sebesar 112,18. “Tingkat optimisme konsumen diperkirakan lebih tinggi dibandingkan kuartal II/2015 dengan nilai ITK sebesar 105,22,” ujarnya di Kantor BPS, Rabu (5/8/2015). Perkiraan membaiknya kondisi ekonomi konsumen pada kuartal III/2015 terutama didorong oleh peningkatan perkiraan pendapatan rumah tangga dengan nilai indeks sebesar 115,48. “Lalu diikuti peningkatan rencana pembelian barang tahan lama, rekreasi, dan pesta atau hajatan dengan nilai indeks sebesar 106,36,” ucap Suryamin Dia menambahkan perkiraan membaiknya kondisi ekonomi konsumen terjadi di semua provinsi di Indonesia, dimana 16 provinsi diantaranya sebesar 48,48% diperkirakan memiliki nilai indeks di atas nasional. “Provinsi yang memiliki perkiraan nilai ITK tertinggi adalah provinsi DKI Jakarta dengan nilai ITK sebesar 116,38, dan terendah di provinsi Aceh dengan nilai ITK sebesar 105,19,” ucap Suryamin. Seperti diketahui, BPS melaporkan ITK pada kuartal II/2015 sebesar 105,22, meningkat dari kuartal sebelumnya. http://finansial.bisnis.com/read/20150805/9/459571/kondisi-ekonomi-konsumen-bakal-meningkat-kuartal-iii2015

Sumber : BISNIS.COM

Agustus 7, 2015

diam2suka: airbag honda gw … 150614_130515 (17 taon KEKERASAN HAM)_070815

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 12:11 am

Jakarta -Untuk mengganti airbag (kantung udara), Nissan Motor Indonesia (NMI) melakukan penarikan kembali mobil-mobila Nissan X-Trail, Teana dan Sentra 1.8 A/T. Mobil yang ditarik adalah mobil model lama.

Mobil akan diganti airbag di kursi penumpang. Model yang terkena dampak adalah Nissan X-Trail yang diproduksi pada September 2003 hingga Desember 2008 (total sebanyak 19.979 unit), Nissan Teana yang diproduksi pada November 2004 hingga Oktober 2006 (total 468 unit), dan Nissan Sentra 1.8 A/T yang diproduksi pada April 2002 hingga September 2002 (total 96 unit).

“Merupakan hal yang sangat penting bagi kami, bahwa konsumen dapat memperoleh informasi secara transparan dan mendapatkan penggantian secepatnya. Kami berusaha untuk menjangkau dan memberitahu konsumen seluas mungkin untuk memaksimalkan tingkat pergantian airbag pada model terkait,” ujar President Direktur NMI, Steve Ardianto, dalam siaran pers, Jumat (7/8/2015).

Konsumen diminta untuk membawa mobil mereka ke diler guna mendapatkan penggantian airbag secara gratis mulai Agustus 2015.

NMI melakukan “voluntary recall campaign” ini guna mendorong konsumen mobil terkait untuk segera mengunjungi dealer resmi Nissan dan mendapatkan penggantian airbag, setelah mendapatkan notifikasi dari NMI – berupa pesan singkat atau SMS – yang akan dilakukan mulai bulan Agustus 2015. Selain itu, konsumen dapat menghubungi nomor hotline NISSAN di 14023 untuk informasi lebih lanjut.

Konsumen mobil terkait dapat mengunjungi diler resmi Nissan mulai Agustus 2015. Waktu pengerjaan kurang lebih satu jam untuk mengganti inflator airbag. Pelayanan ini akan dilakukan tanpa pungutan biaya, baik untuk jasa maupun suku cadang.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga tingkat tertinggi dalam hal keselamatan, pelayanan dan kepuasan konsumen kami. Kami juga akan berkoordinasi dengan diler kami untuk segera mengatasi isu ini,” tutup Steve.

(ddn/ddn)

Bisnis.com, DETROIT- Toyota Motor Corp akan menarik produk sekitar 1,37 juta unit yang terkait malfungsi kantung udara Takata dari pasar Amerika Serikat (AS).

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (17/6/2015), penarikan produk tersebut sehubungan dengan adanya malfungsi kantung udara bagian depan yang diproduksi Takata. Perluasan penarikan tersebut merupakan lanjutan dari recall besar-besaran oleh beberapa produsen otomotif dunia.

Penarikan produk dari Toyota itupun menambah jumlah produk yang diidentifikasi menggunakan kantung udara Takata yang cacat. Sejauh ini, dengan penambahan dari Toyota itu telah terdapat 2,9 juta unit produk yang ditarik.

Pada Senin lalu, Honda juga telah mengumumkan penarikan produk sebanyak 1,39 juta unit. Produk tersebut terdiri dari Accord dan Civic yang beredar di pasar AS.

Kantung udara keluaran Takata diduga mengalami gagal fungsi. Produk tersebut telah diselidiki otoritas keselamatan jalan AS yang menyebutkan kantung udara melontarkan logam saat mengembang.

kontan:

Jutaan mobil dari seluruh dunia akan ditarik (recall) karena menggunakan kantong keselamatan (air bag) buatan Takata Corp. Kantong udara tersebut dianggap cacat sehingga membahayakan keselamatan penumpang kendaraan. Kantong udara itu tidak mengembang sebagaimana mestinya saat kecelakaan terjadi.

Toyota Motor Corp. akan me-recall sekitar 5 juta mobil dari 35 model yang diproduksi antara Maret 2003 hingga November 2007. Toyota akan menggantikan kantong keselamatan buatan Takata dengan buatan Daicel Corp. Selama ini, Toyota tidak tahu kalau kantong tersebut menyebabkan cedera dan kematian bagi pengendaraanya.

Sementara Nissan Motor Co. akan me-recall 1,56 juta unit produknya. Nissan akan menarik produk buatan antara 2004 hingga 2007. Mereka akan mengganti kantong udara tersebut.

Honda Motor Co. sedang bersiap-siap menambah jumlah produk yang di-recall karena memakai kantong udara buatan Takata. Juru bicara Honda Yuka Abe mengaku pihaknya sudah menarik 14,4 juta unit mobil yang memakai kantong udara Takata hingga hari ini.

Pemerintah Jepang dan Amerika Serikat sedang mengusut produk buatan Takata ini. Takata juga sudah menyewa Fraunhofer Society menyelidiki penyebab sobeknya kantong keselamatan tersebut.

Produsen komponen kendaraan asal Jepang ini mengaku belum mengetahui berapa denda yang akan dijatuhkan kepada mereka. Yang jelas, hingga penutupan perdagangan hari ini, harga saham Takata telah menurun 1,6% akibat berita ini.

Editor: Edy Can

 

Airbag Rusak, Honda Siap Tarik 1 Juta Mobil
Lucky Leonard – Minggu, 15 Juni 2014, 00:13 WIB

Bisnis.com, TOKYO—Seorang sumber mengatakan Honda Motor Co. berencana melakukan penarikan kembali (recall) mobil dengan kantong udara (airbag) yang rusak. Langkah ini bisa membuat lebih dari1 juta unit mobil ditarik.

Rencana recall ini karena rusaknya inflators kantung udara yang dipasok Takata Corp. Kabarnya hal tersebut akan diumumkan pada akhir Juni.

Honda, sambil menunggu informasi lebih lanjut dari Takata pada masalah inflatornya, juga menyelidiki sendiri berapa banyak kendaraan yang mungkin perlu untuk ditarik kembali dan di mana lokasinya. Jumlah kendaraan tersebut bisa melebihi 1 juta unit.

Juru bicara perusahaan Akemi Ando mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan. “Kami sedang melakukan penyelidikan dengan cepat dan jika memutuskan ada kendaraan yang harus ditarik, kami dengan cepat akan mengajukan recall tersebut.”

Source : Reuters
Editor : Hery Lazuardi
autotrader
In an expansion of a previously announced voluntary safety recall, Honda added more models to the roster of vehicles with a potentially dangerous driver’s airbag inflator. In addition to vehicles recalled in the earlier campaign, Honda will replace faulty airbag inflators in another 273,000 Honda and Acura automobiles. Further, Honda will inspect 603,000 vehicles in an effort to locate 640 faulty parts installed by collision shops or other service outlets.

The expansion includes certain 2001 and 2002 Accord, 2001 to 2003 Civic, 2001 to 2003 Odyssey, 2002 and 2003 CR-V, 2003 Pilot, 2002 and 2003 Acura 3.2 TL and 2003 Acura 3.2 CL vehicles.

The driver’s airbag inflator in these vehicles may produce excessive internal pressure, causing the inflator to rupture when the airbag deploys. Occupants could be injured by the resulting metal fragments, which could pass through the airbag cushion material.

The original effort began in 2008 and affected about 440,000 Civic, Accord and Acura TL vehicles. The latest expansion will begin later this month as Honda notifies owners. Honda says the company is aware of several incidents related to the recall and encourages all owners to take their vehicle to an authorized dealer as soon as notification is received.

At no charge, dealers will inspect recalled vehicles and replace the defective part if necessary.

Owners of the listed models may determine if their vehicle is recalled by entering their VIN (vehicle identification number) online at http://www.recalls.honda.com or http://www.recalls.acura.com. Or, Honda owners may call (800) 999-1009 and Acura owners may call (800) 382-2238 for more information. Recall information for all automobiles is available on the National Highway Transportation Safety Administration’s website, Safercar.gov. Search for this recall using campaign ID 09V259000.

What it means to you:

Honda and Acura owners may determine if a vehicle is included in the recall by entering the VIN online or by calling. Owners of affected vehicles will also receive written notification to have their vehicles inspected.

TEMPO.CO, Jakarta – Toyota Motor Corporation menarik 650 ribu unit mobil akibat kerusakan kantung udara penahan benturan (airbag). Recall kali ini menambah jumlah mobil yang mengalami masalah airbag menjadi sekitar 2,27 juta unit di seluruh dunia. (Baca : Pabrikan Mobil Recall Produk Besar-besaran )

Associated Press melaporkan, penarikan kali ini meliputi 20 model, yakni sedan Corolla and Tundra buatan tahun 2003-2004 serta seri Lexus SC 430 buatan Amerika Serikat tahun 2002-2004. (Baca : Tren Recall Mobil Melambung, Apa Sebabnya? )

Melalui keterangan tertulis, manajemen Toyota menyatakan masalah ini bermula ketika pemasok suku cadang, Takata Corp, tidak menyertakan nomor seri pada produknya. Airbag ini bermasalah karena pompa berisi propelan yang seharusnya bisa meletupkan gas pengembang kantung tidak bekerja optimal. (Baca : Software Bermasalah, Toyota Tarik Highlander Sport)

Bahan penggerak dalam airbag itu bahkan bisa memercikkan api. “Toyota sudah menerima satu laporan kursi penumpang terbakar akibat masalah ini,” demikian kutipan keterangan Toyota. (Baca : Toyota, Merek Mobil Terlaris 2013 )

Pada April 2013, Toyota, Honda, dan Nissan juga pernah menarik 3,4 juta unit mobil tipe lama di seluruh dunia karena kerusakan airbag. Setelah itu, manajemen Toyota berupaya mengembalikan reputasinya karena masalah ini terbilang memalukan dan membahayakan keselamatan pengendara.

RAYMUNDUS RIKANG R.W.

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: