eK0n0mi taK seriU$ d/h ekonomitakserius@blogspot.com

Maret 31, 2011

it’s magic: 8-10 SR quakeproof building … 310311

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 10:22 am

Indonesia Adopsi Teknologi Bangunan Ramah Gempa
Rabu, 30 Maret 2011 | 18:26 investor daily

JAKARTA – Indonesia saat ini telah mengadopsi beragam teknologi bangunan ramah gempa terutama untuk bangunan-bangunan baru sesuai dengan zona gempa di berbagai daerah.

“Konstruksi bangunan tahan gempa ini sudah diatur melalui undang-undang, peraturan pemerintah, sampai ke peraturan daerah,” kata Sekjen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Agoes Widjanarko saat dihubungi, Rabu.

Agoes mengatakan, berbeda dengan Jepang yang bangunannya memang dirancang untuk gempa berkekuatan di atas 10 Skala Richter (SR) sesuai dengan zona gempa di daerah itu, maka di Indonesia masih dalam skala di bawah itu.

“Pemerintah membagi wilayah Indonesia ke dalam zona gempa sehingga bangunan yang didirikan harus dirancang menghadapi kekuatan gempa di zona tersebut,” ujar Agoes.

Ia mengatakan, tujuan pemerintah membagi wilayah Indonesia ke dalam beberapa zona gempa bertujuan untuk mengefisienkan biaya pembangunan. “Kalau di daerah itu kemungkinan gempa hanya sampai 3 skala richter mengapa harus menggunakan struktur bangunan dengan kekuatan sampai 8 skala richter,” ujar Agoes.

Ia mengingatkan, struktur bangunan sekuat apapun apabila lokasinya berada di pusat gempa dan jangka waktunya lama pasti akan mengalami kerusakan. “Hanya saja kerusakan yang ditimbulkan tidak akan parah, sehingga penghuni di bangunan tersebut masih dapat menyelamatkan diri untuk mencari perlindungan,” ujar dia.

Agoes mengatakan, teknologi ramah gempa yang diadopsi Indonesia telah terbukti berhasil, saat Kota Padang diguncang gempa sejumlah bangunan yang menggunakan teknologi ini tidak mengalami kerusakan struktur.

“Kalaupun terjadi retak-retak hanya pada dinding tidak terjadi pada struktur bangunan, sehingga melalui perbaikan sedikit bangunan masih layak untuk ditinggali,” ujar dia.

Hal senada juga dikemukakan ahli bangunan ramah gempa, Antonius Budiono, sebenarnya teknologi ramah gempa di Indonesia sangat banyak tinggal konsultan bangunan memilih yang mereka nilai lebih efisien untuk suatu daerah.

Salah satu yang terus dikembangkan teknologi pondasi ramah gempa yang diciptakan putra Indonesia, Konstruksi Sarang Laba-Laba (KSLL).

“KSLL termasuk ke dalam kelompok pondasi dangkal, mengingat ada juga teknologi bangunan yang menggunakan pondasi dalam,” ujar Antonius Budiono.

KSLL telah terbukti dalam gempa di Aceh dan Padang Sumatra Barat tidak mengalami kerusakan baik untuk bangunan bertingkat maupun tidak bertingkat. Teknologi yang terus dikembangkan saat ini juga dipergunakan untuk konstruksi bandara udara dan jalan.

Pondasi ramah gempa ini telah mendapat sejumlah penghargaan diantaranya, penghargaan Konstruksi Indonesia 2007, Indocement Award dan Ristek 2008, Apresiasi Produk Asli Indonesia dan Rintisan Teknologi Upakarti Award 2009 Antonius mengatakan, sebenarnya kerusakan bangunan dalam suatu daerah gempa dapat dihindari apabila pelaksanaan pekerjaannya mematuhi ketentuan sesuai kekuatan yang direkomendasikan. (gor/ant)
KS Rencana Buat Bangunan Baja Tahan Gempa

Oleh: Tio Sukanto
Ekonomi – Kamis, 7 April 2011 | 11:16 WIB

INILAH.COM, Jakarta – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bekerja sama dengan Nippon Coorporation (NSC) untuk mengembangkan infrastruktur dan bangunan tahan gempa berbasis baja.

Pernyataan ini tertuang dalam seminar dan pameran sehari bertajuk ‘future prospect of steel for construction in Indonesia’ yang diselenggarakan Krakatau Steel dan NSC di Jakarta, Kamis (7/4). “Produk konstruksi ini memang memiliki keunggulan dibandingkan konstruksi konvensional, antara lain tahan terhadap gempa bumi. Selain itu, waktu konstruksi juga singkat, biaya lebih murah dibandingkan struktur beton, nyaman di huni, hemat energi dan kedap suara karena baik insulasinya, tahan api, penghematan material karena berstruktur ringan serta ramah lingkungan, ” beber Managing Director NSC, Junji Uchida, di Jakarta, Kamis (7/4). “Produk NSF ini akan dikembangkan di Indonesia bekerja sama dengan Krakatau Steel group,” tambah Uchida.

Direktur Utama PT Krakatu Steel Faswar Bujang menambahkan, sifat keuletan yang dimiliki baja menjadikan material baja banyak digunakan dalam konstruksi tahan gempa untuk menjamin tetap berdirinya suatu konstruksi di daerah rawan gempa seperti di Indonesia. Dia melanjutkan, penggunaan aplikasi baja dalam sektor konstruksi akan terkait erat dengan permintaan terhadap kebutuhan baja dengan spesifikasi tertentu. Hal ini menurutnya, menuntut adanya upaya memetakan kebutuhan tersebut berdasarkan perkembangan dari aplikasi baja dalam sektor konstruksi. “Indonesia sebagai negara yang memiliki risiko gempa yang tinggi sudah seharusnya mulai mengantisipasi bahaya yang lebih besar. Oleh karena itu pemerintah harus mendorong pemanfaatan standar desain struktur yang tahan gempa serta standarisasi material baja tahan gempa,” tukas dia. [cms]

Iklan

Maret 27, 2011

it’s magic: emas IS a must (2890) … 270311

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 1:13 am

Sabtu, 26/03/2011 12:24 WIB
Wow! Emas dan Perak Tembus Rekor
Wahyu Daniel – detikFinance

Jakarta – Harga emas sempat menembus rekor tertinggi di pekan ini. Harga perak pun ikut mencetak rekor tertinggi dalam 31 tahun terakhir. Kedua jenis logam ini menjadi alternatif investasi yang paling aman di tengah krisis di Timur Tengah yang tak kunjung usai, lalu krisis utang di Portugal, dan krisis nuklir di Jepang.

Kenaikan harga emas dan perak didorong oleh melemahnya nilai tukar dolar AS terhadap euro akibat melemahnya data industri di AS, walaupun pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan naik di kuartal akhir 2010.

“Peralihan investasi dan melemahnya nilai tukar dolar mendorong logam-logam berharga tersebut menembus rekor,” ujar Analis Ian O’Sulivan seperti dikutip dari AFP, Sabtu (26/3/2011).

“Kami melihat adanya dorongan positif untuk harga logam di tengah kisruh yang terjadi di Timur Tengah, bencana gempa dan nuklir di Jepang, serta berlanjutnya kekhawatiran akan ekonomi Eropa karena masalah di Portugal dan Irlandia,” lanjut Ian.

Jadi, selama dolar AS terus melemah, nilai emas dan perak diperkirakan bakal terus melambung.

Harga emas menembus rekor di US$ 1.447,82 per ounce pada Kamis (24/3/2011) di pasar London. Sedangkan perak melompat ke US$ 38,16 per ounce, yang merupakan level tertinggi sejak Februari 1980.

Namun di Jumat, emas turun kembali ke US$ 1.436 per ounce dan perak ke US$ 37,68 per ounce.

“Emas dan perak mengukuhkan reputasinya sebagai investasi paling aman di tengah iklim politik dunia saat ini. Di mana munculnya perang di Libya, dan sebagian negara Arab. Ditambah lagi dengan bencana di Jepang, dan krisis utang di Eropa,” ujar Analis lain Carsten Fritsch.

(dnl/dnl)

Maret 26, 2011

it’s magic: PEMBORO$4N dokter … 260311

Filed under: Medicine — bumi2009fans @ 10:33 am

Sabtu, 26/03/2011 16:09 WIB
50 Persen Resep Obat yang Diberikan Dokter Tidak Rasional
Vera Farah Bararah – detikHealth
Jakarta, Pemberian resep obat dari dokter harusnya bermanfaat, aman, risikonya sedikit dan disesuaikan dengan keuangan pasien. Tapi diketahui 50 persen obat yang diberikan dokter baik di rumah sakit maupun puskesmas tidak sesuai atau irasional.

Obat merupakan salah satu kebutuhan esensial manusia terutama jika sedang sakit. Namun masyarakat sebaiknya waspada jika obat yang diresepkan tidak sesuai atau tidak rasional.

“Sekitar 50 persen resep yang diberikan tidak sesuai, hal ini membuat biaya terbuang karena obat yang diberikan tidak efektif,” ujar Prof Iwan Dwiprahasto, guru besar Farmakologi UGM dalam acara Workshop Jurnalis Kesehatan di Gedung FISIP UI, Depok, sabtu (26/3/2011).

Prof Iwan menuturkan terkadang dokter memberikan resep obat yang banyak, karena tiap gejala yang timbul diberi obat misalnya gejala yang timbul batuk, pilek, sakit kepala maka diberikan satu obat untuk masing-masing gejala tersebut.

“Tujuan dari peresepan harusnya bermanfaat, aman, terjangkau, risikonya sedikit atau minimal, mengurangi pengeluaran dan juga disesuaikan dengan keuangan pasien atau keluarganya,” ujar Prof Iwan dari Bagian Farmakologi dam Terapi/Clinical Epidemiology and Biostatistics Unit FK-UGM/RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.

Prof Irwan menjelaskan dalam memberikan resep sebaiknya tepat diagnosis, tepat indikasi, tepat jenis dosis, tepat cara penggunaan dan lamanya pengobatan, tepat informasi serta tepat dengan kondisi pasien.

Salah satu pemberian resep yang tidak irasional adalah memberikan antibiotik untuk penyakit yang tidak sesuai. Dr Sharad Adhikary selaku perwakilan WHO di Indonesia menyatakan tahun 2005 ditemukan bahwa 50 persen resep di Puskesmas dan rumah sakit di Indonesia mengandung antibiotik.

Sedangkan survei nasional tahun 2009 menemukan bahwa antibiotik yang diresepkan ini untuk penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus seperti diare akut dan selesma (flu), sebenarnya yang tidak membutuhkan antibiotik untuk pengobatannya.

Penggunaan obat yang tidak rasional atau berlebihan ini tentunya meningkatkan biaya layanan kesehatan. Selain itu terkadang pasien tidak diberikan pilihan obat yang akan dikonsumsinya, sehingga ia hanya bisa menerima resep obat apapun yang diberikannya. Misalnya pada beberapa kasus kadang ditemukan lebih dari satu antibiotik dalam resep obat.

“Peresepan obat yang irasional termasuk dalam pemberian indikasi yang tidak jelas, meresepkan obat yang terlalu banyak serta tulisan resep yang kadang bisa disalahartikan,” ujar Prof Iwan.

Prof Iwan menuturkan karena itu diperlukan upaya untuk melindungi masyarakat dari risiko penggunaan obat yang keliru, seperti melakukan seleksi obat, memberikan obat generik serta melihat bentuk obat mana yang dibutuhkan oleh pasien.

(ver/ir)

Maret 22, 2011

it’s magic: emas is a must (2880): 220311

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 12:36 am

Newmont, Agnico see 2011 gold at $1,500-$1,600/oz
3:33pm EDT

By Carole Vaporean

NEW YORK (Reuters) – U.S. gold miner Newmont Mining Corp (NEM.N: Quote, Profile, Research, Stock Buzz) and Canada’s Agnico-Eagle Mines (AEM.TO: Quote, Profile, Research, Stock Buzz) said on Monday they expect increasing demand for gold as a monetary asset to send the price up to levels of $1,500 to $1,600 an ounce in the next 12 months.

Speaking in exclusive interviews at the Reuters Global Mining and Steel Summit, the companies’ chief executives cited gold’s use as a proxy currency, central bank gold purchases, rising demand from Chinese and Indian buyers, and an affinity for gold as an investment in developed economies as chief drivers leading the metal to $1,750 or even $2,000 an ounce in the next few years.

“If you had said 10 years ago that gold was going to be at $2,000, everyone would have agreed that the world would be in a total shambles and there would be chaos in the streets,” said Agnico-Eagle Chief Executive Sean Boyd.

“You could see gold at $2,000 and you could see the world function the way it’s functioning right now. And, I don’t think that’s a stretch,” he added.

Unless governments take steps to stave off growing inflationary trends, Richard O’Brien, president and CEO of Newmont, the world’s second largest gold miner, said gold’s value as a protection against inflation could lead it to $1,750 an ounce or higher in several years, possibly by 2012.

“It just depends on how well governments respond to inflation, on whether there are counteracting activities that governments take to forestall the rise in inflation,” he said.

O’Brien said, he thinks the pace of inflation is already picking up with governments increasing their currency balances over the last few years and higher food and fuel prices. It will only increase as construction of infrastructure picks up.

Historically, he said, governments have not been able to control inflation, so gold will be used as protection.

For 2011, the CEO of the Denver-based miner said he thinks volatility spawned by global currency movements and political turmoil in the Middle East will mean gold will trade in a range of $1,350 to $1,500 an ounce.

Agnico’s Boyd said a gold price at $1,600 an ounce in the next 12 months would “not be a stretch,” given its demand as a monetary asset, its desirability as an investment in developed countries, and jewelry purchases in China and India.

The higher gold price would mean silver could surge to $40 to $50 an ounce, he said, “And I don’t think that’s wild.”

“We saw for the first time (in recent history) net central bank buying last year. I think that’s going to continue.”

On Monday, spot gold was higher around $1,427 an ounce, slightly off the record high of $1,444.40 set March 7.

Despite record gold prices motivating some miners to expand their capacity, O’Brien said the limited life of existing mines, as well as lack of accessible new sites and the extended time it takes a new discovery to go into production, would assure that new supply will have little impact on price gains.

Both chief executives said they do not hedge any top-line assets like gold, silver or copper. They added, however, that they do hedge some input costs, like oil and the Canadian dollar in the case of Agnico-Eagle.

Newmont sometimes uses hedging to lock in energy costs, or hedges the Australian dollar and other currencies in countries where it operates.

(Additional reporting by Frank Tang in New York; editing by Rob Wilson)

Maret 18, 2011

it’s magic: emas is a MUST (2850) … 180311

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 3:06 am

Peningkatan pendapatan masyarakat selalu diimbangi dengan pertumbuhan tabungan dan kebutuhan investasi. Namun berbagai kasus penyimpangan kepercayaan oleh lembaga pengelola investasi membuat potensi dana masyarakat ini tidak tergarap maksimal.

Investasi dalam bentuk surat berharga seperti saham dan obligasi, tanah atau properti dan valuta asing masih merupakan tren investasi saat ini. Sedangkan investasi dalam bentuk logam mulia seperti emas mungkin belum terlalu terdengar.

“Emas tidak sekedar menjadi mahar atau mas kawin saja. Banyak yang tidak tahu bahwa emas atau logam mulia merupakan investasi yang menguntungkan, beresiko lebih minim dan tidak terpengaruh pada inflasi,” ujar Manager Unit Pegadaian 24, Perum Pegadaian, Mohammad Ihsan Palaloi kepada Media Indonesia, di Jakarta, Kamis (17/3).

Selain itu, investasi emas tidak tergantung pada pihak ketiga sehingga investor lebih memiliki akses untuk memantau keamanan dan pertumbuhan nilai investasinya.

Menurutnya, harga emas yang sudah meningkat 16 kali lipat dalam jangka waktu 6 tahun merupakan jaminan investasi yang sangat menjanjikan.

“Pada 2005 harga emas sekitar Rp250 ribu per gram, sekarang sudah mencapai Rp400 ribu per gram. Sebenarnya saat ini harga sedang turun yang bisa dijadikan kesempatan masyarakat untuk membeli emas sarana berinvestasi,” tukas Ihsan.

Beberapa kelebihan investasi emas ini terkait dengan nilai logam mulia ini yang cenderung stabil dari tahun ke tahun dan dianggap tidak terpengaruh oleh inflasi.

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/03/18/211086/21/2/Investasi-Tanpa-Batas-dengan-Emas

Sumber : MEDIA INDONESIA

Maret 9, 2011

it’s magic: emas is A must (2800) : 090311

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 4:46 am

Harga emas naik di atas US$1.430 per ons pada Selasa 8 Maret 2011, menyusul krisis politik di Libya yang tak kunjung berakhir. Bahkan pada Senin lalu, harga spot emas sempat mencapai US$1.433.95 dan ditutup pada US$1.430.74 di New York.

Di bursa berjangka Comex New York Mercantile Exchange, harga emas untuk pengiriman April pada Selasa ini turun US$7,30 menjadi US$1.427,20 per ons. Harga emas sempat mencapai rekor US$1.444,40 per ons pada Senin, saat harga minyak melambung tinggi.

Lonjakan harga tersebut terjadi menyusul aksi pasukan yang setia pada pemimpin Libya, Muammar Khadafi, melancarkan serangan balik terhadap pemberontak. Sejumlah investor khawatir kondisi ini akan menyebabkan perang sudara yang akan mempengaruhi pasokan minyak dan hasil tambang dunia.

“Saya pikir harga emas akan menempati harga baru pada US$1.400 – US$1.500 per ons,” kata analis Mihir Dange dari lembaga riset ekonomi dan keuangan Arbitrage, seperti dikutip The Street, Rabu 9 Maret 2011.

Harga perak juga rally pada awal perdagangan Selasa, namun seiring dengan aksi profit taking para investor harganya turun menjadi US$35,65 per oz. Sepanjang tahun ini, harga perak telah melonjak 16,9 persen pada tahun ini.

http://bisnis.vivanews.com/news/read/208449-emas-sempat-cetak-harga-tertinggi

Sumber : VIVANEWS.COM

Maret 3, 2011

it’s magic: emas is a musT (2700): 060311

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 12:16 pm

Harga Emas Makin Berkilau
Sabtu, 5 Maret 2011 – 17:19 wib
Widi Agustian – Okezone

LONDON – Harga emas di pasar spot London tampak semakin berkilau. Harga komoditas safe heaven ini mengalami kenaikan pada akhir pekan ini setelah sebelumnya berkonsolidasi.

Sebelumnya, konsolidasinya harga emasn ini akibat pelaku pasar menanti laporan tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang merupakan indikasi kesehatan ekonomi dunia.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (4/4/2011) waktu setempat, harga emas di pasar spot ada di USD1.416,35 per ounce, naik dari perdagangan sesi sebelumnya yang ada di USD1.415,59 per ounce.

Sementara harga perak menguat ke USD34,41 dari sebelumnya USD34,17. Platinum menguat ke USD1.826,03 dari sebelumnya USD1.823,49.

Pasar saham Asia juga mencatatkan keuntungan terbaik mingguan selama tiga bulan terakhir sebagai akibat dari pelaku pasar yang berburu saham murah.

Euro tampak konsolidasi usai menguat berturut-turut menjelang berpengaruh data pekerjaan AS, namun mata uang tunggal negara Eropa itu melemah setelah Bank Sentral Eropa memberi sinyal bakal menaikkan suku bunga pada awal bulan depan.

Harga minyak jenis brent terdorong hingga diatas USD 116 per barel dan minyak Amerika Serikat melonjak ke posisi tertingginya sejak 2008, disebabkan karena kerusuhan di Libya dan sejumlah aksi protes di Timur Tengah lainnya.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman April naik USD 1,18 per barel, di kisaran USD115,97 per barel, setelah mencapai USD 116, 49. brent telah mencatat keuntungan 3,4 persen untuk seminggu ini.

Sedangkan minyak mentah Amerika Serikat untuk pengiriman April naik USD 2,51 per barel, saat dikisaran USD 104, 42 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate kenaikannya melebihi Brent, kenaikannya mencapai USD 16,91 per barel.(wdi)
Konsumen Ramai-ramai Lepas Emas
KAMIS, 03 MARET 2011 | 18:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Melonjaknya harga emas dunia mendorong masyarakat berbondong-bondong menjual emas yang mereka simpan. Aksi jual umumnya untuk meraih untung saat harga logam mulia terus meningkat dalam sepekan terakhir akibat krisis politik di Timur Tengah yang tak kunjung mereda.

“Sekarang konsumen cenderung menjual emas. Apalagi dengan harga yang terus naik,” kata Andre, karyawan Toko Mas Indonesia, di kawasan Melawai, salah satu sentra penjualan emas di Jakarta, Kamis (3/3). Menurut dia, perbandingan antara konsumen yang menjual dan membeli emas sekitar tujuh berbanding tiga.

Hal yang sama ditegaskan oleh Yulius, karyawan toko emas Puas di bilangan Tanah Abang, Jakarta. “Perbandingannya sekitar dua banding satu,” ujar dia. Berdasarkan pantauan Tempo, harga jual emas murni di situs resmi PT Aneka Tambang kemarin mencapai Rp 416 ribu per gram, naik Rp 1.000 ketimbang sehari sebelumnya.

Sulthan Hakim, pemilik situs Emas24karat, mengakui saat ini rata-rata konsumen lebih banyak menjual ketimbang membeli emas. Padahal sebetulnya masyarakat Indonesia rata-rata lebih gemar menyimpan emas. Mereka baru menjual emasnya ketika benar-benar terdesak membutuhkan uang. “Seperti membayar uang sekolah,” katanya.

Seperti yang dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot Singapura kemarin mencatat rekor tertinggi dalam dua sesi beruntun ketika meruyaknya kerusuhan di Timur Tengah dan Afrika Utara. Tapi harga kembali turun 0,2 persen di US$ 1.431,70 setelah sebelumnya mantap di US$ 1.440,10 per troy ounce (sekitar 31 gram).

Kepala Riset dan Analisis PT Monex Investindo Johannes Ginting memperkirakan harga emas terus meningkat hingga ke level US$ 1.500 per troy ounce sampai pertengahan tahun. Namun, jika harga sudah terlalu tinggi pelaku pasar, yang sebelumnya meraup untung setelah melepas emasnya, bakal melakukan buy on dips (membeli saat harga turun) untuk menstabilkan harga.

Johannes menjelaskan, kondisi Timur Tengah yang belum stabil membuat emas tetap menjadi incaran konsumen dan investor. Alasannya, selain menjadi investasi paling aman, komoditas emas berfungsi sebagai pelindung investasi ketika kondisi tak pasti. Selain itu, “Emas tak tergerus oleh inflasi.”

Permintaan emas yang meningkat, menurut Johannes, juga akibat naiknya permintaan aset fisik, permintaan investasi, dan tingkat pembelian bank sentral, yang menjadikan emas sebagai cadangan devisa. Namun, bila kondisi di Timur Tengah mulai stabil, harga emas bakal terkoreksi.

IRVAN WIRADINATA | BOBBY CHANDRA

Maret 2, 2011

it’s magic : emas is a must (2575) : 020311

Filed under: EMAS or GOLD...ce'ileh... — bumi2009fans @ 1:27 am

Rabu, 02/03/2011 07:48 WIB
Harga Emas Cetak Rekor Baru
Nurul Qomariyah – detikFinance

New York – Harga emas melambung tinggi menembus rekor terbarunya lagi. Kekisruhan di Libya dan gejolak di Timur Tengah membuat investor berbondong-bondong mencari tempat investasi yang aman.

Seperti diketahui, krisis terus menyebar di Timur Tengah dan Afrika Utara mulai dari Tunisia, Mesir, Libya, Bahrain, Yaman dan Iran dan selama Februari sudah memicu kenaikan harga emas hingga 6%.

“Apa yang diperlukan emas adalah katalis dan hal itu ditemukan dalam bentuk tensi di Timur Tengah dan melonjaknya harga minyak, yang dianggap sebagai ancaman inflasi sekaligus ketidakstabilan politik,” ujar Mark Luschini, chief investment strategist Janney Montgomery Scott seperti dikutip dari Reuters, Rabu (2/3/2011).

Menyusul krisis di Libya, kini giliran aksi kerusuhan melanda Iran. Di Tehran, demonstran bentrok dengan tentara Iran dalam sebuah demo yang memrotes pemerintah dengan tuntutan pembebasan 2 pemimpin oposisi yang dipenjara.

Di Libya sendiri, situasi memanas karena AS dikabarkan akan turut campur menyelesaikan masalah di negara tersebut. Kondisi tersebut memaksa investor untuk mencari tempat lindung investasi yang aman seperti emas dan surat berharga.

Pada perdagangan Selasa (1/3/2011), harga emas di pasar spot sempat melonjak hingga US$ 1.432,10 per ounce, atau mengalahkan rekor tertinggi yang pernah dicapai pada 7 Desember ketika harga menembus US$ 1.430,95. Harga emas akhirnya ditutup naik 1,4% menjadi US$ 1.430,69.

Harga emas berjangka tercatat naik 1,5% menjadi US$ 1.431,2 per ounce, dengna volume lebih rendah sekitar 10% dibandingkan rata-rata 30 hari terakhri.

Harga emas pada Februari tercatat sudah naik hingga 6%, yang merupakan lonjakan tertinggi sejak Agustus.

Herga perak juga sempat menembus titik tertingginya dalam 31 tahun terakhir di US$ 34,59 per ounce sebelum akhirnya ditutup naik 2% menjadi US$ 34,46 per ounce. Harga perak tercatat sudah naik 11% sepanjang tahun ini.
(qom/qom)

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: