eK0n0mi taK seriU$ d/h ekonomitakserius@blogspot.com

Mei 31, 2010

geregetan: waduh kelabu abis, ihsg … 310510

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 12:22 pm

Selama Semester Kedua, Indeks Diperkirakan Akan Anjlok
SENIN, 31 MEI 2010 | 09:17 WIB

Bursa Efek Indonesia. ANTARA/Rosa Panggabean

TEMPO Interaktif, Jakarta – Wakil Kepala Riset PT Valbury Asia Securities Nico Omer Jockheere memprediksi, selama semester kedua bursa akan kembali anjlok, seiring melemahnya perekonomian di Amerika Serikat dan Inggris.

Menurut dia, kecenderungan pelemahan bursa akan terus terjadi sampai akhir tahun ini. Bursa Indonesia paling sedikit akan terkoreksi di level 1.800, sementara regional akan terkoreksi antara 30 persen sampai 40 persen.

Jockheere menilai, penyebab anjloknya bursa dipengaruhi oleh krisis Yunani, tapiini hanya pengaruh kecil. Menurut dia, ada kecenderungan akan terjadi krisis yang lebih besar di Portugal, Spanyol, Inggris, Irlandia, dan Amerika Serikat. “Mereka sudah mempunyai potensi krisis sendiri karena level utang negara-negara ini terlalu tinggi,” katanya kepada Tempo.

Negara-negara ini, dia menambahkan, harus memperketat kondisi fiskal mereka saat ini. Jika krisis terjadi maka otomatis akan terjadi pelambatan ekonomi yang juga berpengaruh ke Indonesia. Ia memperkirakan, krisis kedua ini akan lebih berat dari krisis 2008-2009.

Namun, Jockheere optimistis perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh positif karena ditopang oleh konsumsi domestik yang cukup tinggi. Meskipun bursa diprediksi anjlok, perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh.

KARTIKA CANDRA

Iklan

geregetan: krisis euro = pemulihan KEWA$PADAAN … 310510

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 9:56 am

Adakah Dampak Krisis Yunani ke Indonesia?
Senin, 31 Mei 2010 | 04:25 WIB

Oleh MIRZA ADITYASWARA

Walaupun Yunani berada nun jauh di sana, masalah yang menimpa Yunani harus kita monitor. Di era globalisasi dan teknologi canggih, maka aliran uang berjalan cepat, tidak mengenal batas negara.

Pada waktu aliran uang masuk ke pasar keuangan Indonesia, rupiah menguat signifikan, tetapi ketika aliran uang ke luar, kurs rupiah jatuh drastis. Akibatnya, sektor riil terganggu dan daya beli masyarakat terombang-ambing.

Kita harus menerima kenyataan bahwa apa yang terjadi di pasar keuangan internasional akan berdampak ke pasar sektor riil, seperti Pasar Tanah Abang di Jakarta, Pasar Klewer di Solo, Pasar Beringharjo di Yogyakarta, dan Pasar Atom di Surabaya.

Masyarakat awam jangan dikecoh dengan pernyataan-pernyataan bahwa apa yang terjadi di pasar keuangan biarkan saja, tidak perlu diperhatikan. Selain faktor panen, stabilitas di pasar keuanganlah yang membuat pasar grosir kebutuhan bahan pokok bisa berjalan lancar.

Kembali ke masalah Yunani. Negara ini sedang dilanda krisis fiskal. Krisis fiskal biasanya dialami oleh negara yang utang pemerintahnya tinggi dan pendapatan pemerintah untuk membayar utang tidak mencukupi karena penerimaan pajak jatuh berhubung resesi ekonomi global.

Krisis ekonomi global yang berasal dari Amerika Serikat saat ini sudah masuk era pemulihan, tetapi di Eropa kegiatan ekonomi belum kembali normal. Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi bahwa ekonomi Eropa pada tahun 2010 hanya akan tumbuh positif 1 persen, dibandingkan Amerika Serikat yang tumbuh 3,1 persen dan ASEAN yang tumbuh 5,4 persen.

Ketidakstabilan di sebuah negara kecil di Uni Eropa akan mengganggu stabilitas mata uang euro berhubung fundamental mata uang euro bergantung pada 16 negara anggotanya. Yunani memiliki defisit fiskal yang tinggi (12,2 persen produk domestik bruto/PDB), utang pemerintah yang besar 124 persen PDB, utang luar negeri juga tinggi 77 persen PDB, dan defisit besar di neraca ekspor-impor barang/jasa, yaitu (10 persen PDB).

Padahal, norma yang berlaku adalah defisit anggaran dan defisit neraca ekspor impor barang/jasa masing-masing tidak boleh lebih dari 3 persen PDB, dan utang pemerintah tidak boleh lebih dari 60 persen PDB. Kesulitan Uni Eropa adalah mencapai kata sepakat mencari solusi berhubung ada 16 negara anggota.

Selain Yunani, pelaku sektor keuangan juga memonitor beberapa negara lain di Uni Eropa yang mempunyai masalah serupa, yaitu Portugal, Spanyol, Irlandia, dan Italia. Lembaga rating di bulan Desember 2009 mulai menurunkan peringkat Yunani yang kemudian berlanjut pada bulan April dan Mei dengan penurunan lagi peringkat rating Yunani, Portugal, dan Spanyol.

Apakah kita harus khawatir yang berlebihan? Dari sisi makroekonomi, Indonesia dianggap baik karena defisit anggaran hanya 2,1 persen PDB, rasio utang pemerintah hanya 27 persen PDB, dan neraca ekspor impor barang/jasa masih surplus 0,9 persen PDB.

Kekuatan APBN meningkat karena rasio pembayaran bunga utang terhadap penerimaan dalam negeri terus menurun dari 29 persen pada tahun 2001 menjadi 12 persen pada tahun 2010. Pada kuartal I-2010, ekspor Indonesia ke Uni Eropa hanya 14 persen dari total ekspor nonmigas, sedangkan impor dari Uni Eropa 9 persen dari total impor nonmigas.

Ditopang oleh ekspansi kredit perbankan, ekonomi dalam negeri di Indonesia sedang masa akselerasi. Volume penjualan semen meningkat 17 persen, penjualan mobil meningkat 77 persen, dan penjualan sepeda motor meningkat 44 persen di empat bulan tahun 2010. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi naik menjadi 5,8 persen pada tahun 2010.

Namun, harus kita ingat, krisis keuangan di AS bermula pada kuartal III-2007 dan membutuhkan waktu setahun menjalar menjadi krisis global pada kuartal III-2008. Demikian pula saat ini krisis Yunani berawal dari Desember 2009. Artinya, kita masih harus terus memonitor perkembangannya, paling tidak sampai akhir 2010. Karena itu, sangat penting bagi Indonesia untuk segera mempunyai Undang-Undang Jaring Pengaman Sektor Keuangan.

Selain menjaga stabilitas pasar keuangan, yang juga perlu ditingkatkan adalah tata kelola pelaku pasar keuangan, karena keserakahan adalah musuh utama yang harus diberantas oleh regulator pasar keuangan dunia.

Globalisasi sektor keuangan harus memberikan manfaat bagi rakyat. Dana investor asing di pasar saham dan pasar surat utang tentu bermanfaat bagi banyak perusahaan Indonesia melakukan ekspansi usaha dan menyerap tenaga kerja. Dana investor asing di Surat Utang Negara yang berjumlah Rp 145 triliun pasti bermanfaat bagi pemerintah untuk membangun sekolah, rumah sakit, jalan, dan sebagainya.

Namun, tak semua dana asing masuk bermanfaat. Contohnya dana investor asing membeli Sertifikat Bank Indonesia Rp 70 triliun, dana ini tak bermanfaat, malah berdampak pada fluktuasi kurs.

geregetan : pemeringkat asien-K YAk1N lho :310510

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 8:20 am

Senin, 31/05/2010 14:53 WIB
Moody’s Yakin Agus Marto Bisa Mendongkrak Peringkat RI
Nurul Qomariyah – detikFinance

Singapura – Lembaga pemeringkat internasional, Moody’s Rating menyambut baik penunjukan Agus Martowardojo sebagai menteri keuangan, menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Kehadiran Agus diharapkan bisa mendongkrak peringkat Indonesia.

“Penunjukan Agus Martowardojo menggantikan Sri Mulyani sebagai menteri keuangan sepertinya akan memperkuat tren perbaikan profil peringkat sovereign Indonesia,” ujar Aninda Mitra, Senior Analyst – Vice President, Sovereign Risk Group, Moody’s Singapore Pte Ltd dalam siaran persnya, Senin (31/5/2010).

Menurut Aninda, penunjukan Agus diharapkan bisa mengurangi risiko macetnya kebijakan-kebijakan pemerintah karena adanya ‘gangguan’ hubungan antara pemerintah dan koalisi.

Ia menjelaskan, ada beberapa hal yang bisa memberikan implikasi positif dari penunjukan Agus Marto sebagai menteri keuangan.

Pertama, penunjukan Agus sepertinya merupakan sebuah kompromi antara pemerintah dan partai koalisi utama.

“Dengan demikian, kami tidak memperkirakan kebijakan fiskal kunci dan tujuan manajeman anggaran akan diserang secara politik atau berubah secara signifikan antara posisi yang mendukung peringkat kredit, seperti yang telah disusun menteri keuangan sebelumnya,” jelas Aninda.

Kedua, dalam 25 karirnya sebagai bankir dan reformis di institusi finansial BUMN, Agus dinilai telah membangun reputasi untuk manajeman yang kuat dan integritas pribadi.

“Mandat-mandat tersebut akan mendukung prioritas dari reformasi generasi kedua guna memperkuat pasar saham domestik, memperbaiki tata kelola serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas sektor publik,” ujarnya.

Ketiga, dengan melihat kedekatannya dengan pasar finansial dan saham, Agus diharapkan bisa memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.

“Hal ini akan memperkuat institusi yang lebih luas untuk menciptakan keseluruhan manajemen ekonomi,” imbuhnya.

Agus Martowardojo secara resmi menggantikan Sri Mulyani sebagai menteri keuangan pada 20 Mei 2010. Mantan Dirut Bank Mandiri itu berduet dengan Anny Ratnawati yang ditunjuk sebagai wakil menteri keuangan.

Sementara Sri Mulyani akhirnya memilih pindah sebagai Managing Director Bank Dunia per 1 Juni setelah sempat menjadi ‘bulan-bulanan’ dalam kasus Bank Century dan menghadapi tekanan politik ditolak oleh DPR dalam setiap kesempatan rapat kerja di DPR. (qom/dnl)

Senin, 31 Mei 2010 | 15:06

BURSA

BEI Yakin 25 Emiten Baru Masuk di 2010

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan keoptimisannya bahwa target 25 emiten yang akan mencatatkan diri di BEI pada 2010 ini dapat tercapai. Walaupun hingga bulan Mei ini baru ada empat emiten yang melantai di BEI yaitu PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT PP Tbk (PTPP), PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

“Kita harus optimis 25 emiten tercatat di BEI, kemungkinan semester kedua akan ramai khususnya di Oktober, November dan Desember,” ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Ito Warsito, Senin (31/5). Lebih lanjut Ito mengatakan jika saat ini sudah ada 10 calon emiten yang sedang mengajukan diri dan sedang di proses di Bapepam. Artinya, ke 10 emiten ini kemungkinan besar akan melakukan penawaran saham perdana pada awal kuartal ketiga.

Sebagai catatan,di bulan Juni akan ada satu perusahaan yang sudah memastikan akan melakukan listing di BEI yaitu PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, yang merupakan produsen roti Sari Roti. Sementara PT Indopoly diperkirakan akan melakukan listing di awal Juli. Sedangkan beberapa emiten yang sedang melakukan proses tahap awal adalah PT Molindo, PT Sky Bee, PT Golden Retailindo, Evergreen, Bank Sinar Mas, Uluwatu Bali, BPD Jabar Banten dan Berau Coal.

geregetan: $3p1 itu indah, ihsg … 310510

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 3:02 am

31/05/2010 – 09:33
IHSG Pagi Menguat 19,47 Poin ke 2.733,39

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin (31/5) pagi terpantau menguat 19,47 poin (0,72%) ke level 2.733,39.

Kenaikan indeks awal pekan ini didukung 8 saham yang naik, sementara hanya 2 saham yang turun dan 3 saham stagnan.

Volume perdagangan relatif sepi, hanya 4,83 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp13,05 miliar.

Indeks saham unggulan LQ45 naik 4,94 poin ke level 530,52, sedang JII naik 4,57 poin ke level 435,64.

Saham-saham yang naik tajam di antaranya ASII naik 1,56% ke Rp42.150, UNVR naik 2,31% ke Rp15.500, INTP naik 1,69% ke Rp15.000, AALI naik 1,04% ke Rp19.400, ITMG naik 0,43% ke Rp34.300 dan GGRM naik 0,29% ke Rp33.600. [cms]

geregetan: perkembangan VAKSIN ANTIKANKER, yakin :) : 310510

Filed under: Medicine — bumi2009fans @ 2:52 am

ada 2 perkembangan yang meyakinkan pada terapi dan pencegahan kanker, yaitu kombinasi pengobatan yang memungkinkan kanker diobati secara menahun dan pencegahan kanker dengan vaksin yang bersifat langsung atawa tidak langsung menyerang penyebabnya … nah ini ada lagi perkembangan terbaru:

Senin, 31/05/2010 09:43 WIB
Vaksin Pencegah Kanker Payudara Segera Muncul
Irna Gustia – detikHealth
Ohio, Ancaman kanker payudara terus menghantui perempuan. Kini mulai ada titik cerah setelah ilmuwan menemukan vaksin yang bisa digunakan untuk mencegah dan mengobati kanker payudara.

“Semua perempuan di atas usia 40 tahun dapat diberikan vaksin ini untuk mencegah mereka dari kanker payudara,” kata Dr Vincent Tuohy yang menciptakan vaksin ini seperti dilansir dari Telegraph, Senin (31/5/2010).

Vaksin ini akan mulai diujicobakan dalam setahun ini. Saat ini penelitian yang dilakukan terhadap tikus sudah memberikan hasil bahwa vaksin ini bisa menghentikan aktivitas tumor baik yang pernah muncul atau pun yang tumor yang sedang menyerang.

Jika ujicoba dalam setahun ini berhasil akan dilakukan uji klinis terhadap perempuan pada tahun depan. Peneliti akan mempersilakan dokter untuk memberikan vaksin pada perempuan berumur 40 tahun, usia ketika risiko kanker payudara mulai meningkat.

Dalam pengujian saat ini, vaksin tersebut sudah bisa menghilangkan 70 persen kanker payudara. Tapi Dr Vincent berjanji akan mengupayakan pembuatan vaksin yang memberikan perlindungan substansial dan menghapus penyakit itu sama sekali.

“Kami benar-benar percaya bahwa vaksin pencegah kanker payudara akan bekerja seperti vaksin pencegah polio,” kata Dr Vincent dari Cleveland Clinic di Ohio.

“Kami berusaha untuk memberikan perlindungan substansial dan kami berpendapat kanker payudara adalah penyakit benar-benar bisa dicegah,” lanjut sang penemu vaksin itu.

Vaksin ini memakai bahan dasar protein yang disebut alpha-laktoalbumin yang merupakan protein penyebab utama kanker payudara. Bahan dasar protein yang sama diketahui bisa menjadi vaksin terhadap penyakit.

Dalam tes yang dilakukan pada tikus, vaksin ini dapat membebaskan tumor seperti yang dilaporkan dalam jurnal Nature Medicine.

Suntikan vaksin ini akan merangsang sistem kekebalan tubuh, yang akan menghancurkan alpha-laktoalbumin sehingga pembentukan tumor akan berhenti.

Vaksin juga dimanfaatkan sebagai sistem kekebalan tubuh yang bisa mengecilkan tumor yang sudah ada sebelumnya hingga setengahnya.

Peneliti kini sedang mencari cara bagaimana melakukan suntikan dan pemberian dosis yang aman sehingga bisa mengenai target pada sel-sel yang sakit.

Jika penelitian ini berhasil akan memberikan manfaat penting untuk mencegah kanker payudara di masa mendatang.

Yang pasti perempuan juga disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat untuk mengurangi risiko kanker payudara seperti mengurangi konsumsi alkohol, menjaga berat badan yang sehat dan berolahraga secara teratur.

(ir/up)

geregetan: sang gubernur YAKIN @negara2 berkembang …310510

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 12:36 am

Negara Berkembang Kunci Kestabilan Keuangan Global
Selasa, 1 Juni 2010 – 08:04 wib

SEOUL – Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (Fed) dan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) menyatakan bahwa negara berkembang menjadi kunci kestabilan keuangan global.

Saat ini ekonomi global sangat bergantung kepada kemauan negara berkembang untuk menjaga pertumbuhan domestik yang kuat serta stabilitas ekonomi dan keuangan mereka.

“Perbaikan kebijakan dan kerangka kebijakan di negara berkembang memiliki dampak melebihi kepentingan negara berkembang,” kata Gubernur Fed Ben Bernanke, di Korea Selatan (Korsel) seperti dikutip dari AFP.

Hal senada diucapkan oleh Presiden ECB Jean-Claude Trichet. Dia berpendapat, negara berkembang telah menjadi sumber kekuatan saat krisis keuangan global melanda. “Krisis ini berasal dari negara industri. Negara berkembang juga mengalami dampak yang buruk tapi sebagai grup dia menjadi sumber kekuatan bagi ekonomi dunia,” ujar Trichet.

Soal Korsel, Bernanke mengatakan, kebijakan yang diambil Seoul saat krisis keuangan 1990-an telah membuat Negeri Ginseng lebih tahan menghadapi krisis ekonomi dunia pada 2007-2009.

Menurut Bernanke,Korsel telah mengumpulkan cadangan devisa yang cukup besar dan mempersiapkan perbankan menghadapi guncangan.Kebijakan Korsel untuk fokus pada stabilitas harga domestik dibandingkan penstabilan nilai tukar telah membantu Seoul menghadapi pemanasan ekonomi dunia. Hasilnya, rezim inflasi terkontrol yang dianut Bank Sentral Korsel pada 1998 dapat menekan suku bunga selama krisis tanpa membuat investor takut.

“Pada awal krisis, investor asing tidak terganggu kebijakan yang dikeluarkan pemerintah di negara-negara berkembang karena dijanjikan inflasi yang rendah dan kebijakan keuangan yang berkelanjutan,” papar Bernanke.

Kemarin Bernanke juga mendesak negara-negara kelompok 20 (G-20) melakukan reformasi keuangan bersama-sama. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi global. Untuk itu, koordinasi anggota G-20 harus diperkuat.

“Memperkuat sistem keuangan global dan memastikan bahwa institusi keuangan secara hati-hati diatur, bermodal kuat, likuid, dan transparan membutuhkan kerja sama internasional yang lebih erat,” ungkap dia.(Achmad Senoadi/Koran SI/wdi)
Bernanke: Emerging markets play stabilizing role

8:26pm EDT
WASHINGTON (Reuters) – Federal Reserve Chairman Ben Bernanke said the world economy depends ever more on emerging markets to maintain strong domestic growth and economic and financial stability.
“Improvements in emerging market policies and policy frameworks … have ramifications beyond the emerging market economies themselves,” Bernanke said in video-taped remarks prepared for delivery to a conference sponsored by the Bank of Korea in Seoul on Monday morning.
Bernanke did not discuss the outlook for the U.S. economy or interest rates.
Actions taken by the South Korean government and the Bank of Korea since the Asian financial crisis of the late 1990s helped Korea weather the crisis that swept economies around the world in 2007-2009, he said.
Korea had amassed a budget and trade surplus and pushed banks to prepare for shocks, Bernanke said. In addition, the Korean central bank’s move to focus on domestic price stability rather than on stabilizing exchange rates also helped the country during the turmoil, he said.
As a result of a formal inflation-targeting regime adopted by Korea’s central bank in 1998, it could lower rates during the crisis without scaring investors off, Bernanke said.
“In earlier crises, foreign investors were not inclined to give emerging market policy makers the benefit of the doubt when they promised low inflation and sustainable fiscal policies,” he said.
(Reporting by Mark Felsenthal; Editing by Leslie Adler)

geregetan: $p@ny0l jangan k0ny0l … donk: 310510

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 12:32 am

Krisis Ekonomi dari Yunani Geser ke Spanyol
SENIN, 31 MEI 2010 | 06:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Pasar saham di Eropa dan Amerika Serikat kembali melemah pada perdagangan Jumat lalu. Kekhawatiran akan kondisi perekonomian Eropa yang akan bertambah buruk menjadi penyebab utama.

Kekhawatiran itu muncul setelah Jumat lalu lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings Inc menurunkan peringkat utang jangka panjang Spanyol dari AAA menjadi AA plus akibat pesimisme proyeksi pertumbuhan ekonomi di negara itu. Standard & Poor’s bulan lalu sudah lebih dulu menurunkan peringkat utang Spanyol, Portugal, dan Yunani.
Spanyol dikhawatirkan akan mengalami krisis serupa dengan Yunani. Krisis di Yunani memaksa Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF) menggelontorkan dana penyelamatan 110 miliar euro.
Dengan skala ekonomi terbesar keempat di zona Eropa, lebih besar dibanding Yunani, krisis yang terjadi di Spanyol dikhawatirkan memiliki implikasi serius terhadap pertumbuhan 16 negara zona Eropa dan dunia.
Perekonomian Spanyol goyang akibat gelembung kredit perumahan. Ini masih ditambah lagi Spanyol adalah satu-satunya negara di Eropa yang tak pulih dari resesi tahun lalu dibandingkan dengan negara-negara tetangganya.

Menurut Kepala Ekonom Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa, krisis yang terjadi di Spanyol lebih merupakan persoalan di kawasan Eropa dan belum akan berdampak ke Indonesia. Dilihat dari data yang ada, perekonomian Indonesia masih stabil.

Namun, ia mengingatkan, kalau masalah utang Spanyol ini tidak ditangani secara kredibel, secara bertahap bisa menjadi krisis utang Eropa, bahkan krisis utang dunia. Jika penyelesaian krisis itu tidak ditangani secara cepat, akan bisa berdampak pada negara-negara lain, termasuk Indonesia. “Bisa mempengaruhi target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini,” kata Purbaya kepada Tempo di Jakarta kemarin.

Penyelesaian krisis Spanyol ini, dia melanjutkan, banyak bergantung pada upaya Amerika Serikat dan Eropa segera memulihkan Spanyol dari perekonomiannya.
Analis pasar uang Harvest International Futures, Tony Maryano, juga mengingatkan, jika krisis di Yunani terus berkepanjangan, dampaknya akan menekan nilai rupiah dan memperkuat dolar AS.

Menurut dia, ke depan nilai tukar rupiah masih akan berpotensi berfluktuasi negatif. Pasalnya, investor akan lebih suka memilih memegang dolar AS yang dinilai sebagai mata uang paling aman. Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia berpotensi ikut tertekan.

Maryano menjelaskan, selama masa puncak krisis pada 2008, terjadi aliran modal keluar dari negara-negara Eropa ke Asia karena Asia dipandang memiliki pasar yang cukup baik. Akibatnya, Eropa saat ini mengalami kekurangan dana dan sedang mengurangi investasi mereka di Asia.

“Sekarang mereka dalam posisi ambil untung untuk menutup utang, ini yang akan menekan bursa saham,” katanya pada kesempatan terpisah.

Menurut dia, krisis Yunani dan Spanyol akan cepat membaik jika negara dengan kondisi ekonomi yang lebih baik, seperti Jerman dan Prancis, memberikan bantuan. Tapi kondisi yang ada rata-rata menunjukkan negara Eropa yang lain juga memiliki masalah defisit anggaran, termasuk Inggris.

Ekonom Aviliani menegaskan, Bank Indonesia dan Menteri Keuangan harus segera mengambil langkah antisipasi untuk mencegah krisis tidak berulang.
Menurut dia, antisipasi ini perlu dilakukan karena saat ini banyak aliran dana asing yang masuk ke Indonesia, yang bisa keluar kapan saja.

Aviliani mencontohkan penjualan Sertifikat Bank Indonesia yang justru banyak dibeli asing. Ini akan menjadi riskan bila terjadi arus keluar, yang bisa berakibat kesulitan likuiditas. Begitu pula porsi kepemilikan investor asing yang besar dalam Surat Utang Negara.

Hal-hal ini harus segera dideteksi oleh pemerintah dan BI. “Data harus disisir, kalau perlu dibuat day to day,” ujarnya. Termasuk bila perusahaan asing yang ada di Indonesia akhirnya keluar dari Indonesia. Pasalnya, bisa berdampak pada keringnya likuiditas yang bisa memunculkan krisis kepercayaan, terutama pada bank-bank kecil.

IQBAL MUHTAROM | KARTIKA CANDRA | RIEKA RAHADIANA | REUTERS | AP

Mei 29, 2010

geregetan: usg untuk memetakan stroke … 290510

Filed under: Medicine — bumi2009fans @ 10:38 am

Transcranial Doppler ultrasound
HUGH S MARKUS
+ Author Affiliations

Department of Clinical Neurosciences, King’s College School of Medicine and Dentistry and the Institute of Psychiatry
Dr Hugh Markus, Department of Clinical Neurosciences, Institute of Psychiatry, De Crespigny Park, London SE5 8AF, UK. Telephone 0044 171 3465174; fax 0044 171 3465186; emailh.markus@iop.bpmf.ac.uk.
The use of Doppler ultrasound to estimate blood flow velocity was described in 19601 but it was only in the 1980s that it was appreciated that sufficient ultrasound would pass through the skull to allow the detection of blood flow within the intracranial circulation.2 To achieve sufficient bone penetration low frequency ultrasound is used; 2 MHz is conventional. This increases tissue penetration at the cost of poor spatial resolution. Therefore, even with more recent transcranial duplex scanners two dimensional B mode images are of low spatial resolution, and in adults the technique primarily provides useful information about blood flow velocity. Using various bone windows, where the barrier to the ultrasound is thinnest, it is possible to insonate the proximal middle, anterior, and posterior cerebral arteries, the distal internal carotid artery, and the intracranial vertebrobasilar system.3 Localisation is achieved by the use of pulsed Doppler ultrasound allowing determination of the depth of the insonated vessel. Recent colour flow duplex systems, which can display the Doppler information from a number of vessels simultaneously, improve the ease with which the intracranial vessels can be identified. They also allow angle correction and therefore more accurate blood velocity measurements.

Transcranial Doppler has a number of advantages as a method of evaluating cerebral haemodynamics. It is relatively cheap and non-invasive, allowing repeated measurements and continuous monitoring. It has a high temporal resolution making it ideal to study rapid changes in cerebral haemodynamics. On the negative side it relies on a trained technician, and in about 5%-10% of cases sufficient ultrasound cannot be transmitted through the skull to obtain a signal. In such cases the use of intravenous contrast agents, which contain stabilised microbubbles which pass into the arterial circulation and result in increased backscattering of ultrasound, may enable vessel identification.4 It should …
Ultrasound Helps Spot Stroke Risk in Symptomless Patients
Screen may allow doctors to identify those who would benefit from surgery, study finds.
E-mail this article
Subscribe to news
Printer friendly version

FRIDAY, May 28 (HealthDay News) Researchers say ultrasound can successfully spot patients at risk of having either a stroke or a “mini-stroke” due to a narrowing of the carotid artery – the main vessel in the neck that brings blood to the brain.
The finding could help doctors more easily identify patients whose otherwise undiagnosed carotid blockage could, in fact, be relieved through a standard surgical procedure, known as an endarterectomy.
Discussion of the potential benefit of ultrasound screening is presented online May 28 by a team led by Hugh Markus of St. George’s University of London, in advance of publication in the June print issue of The Lancet Neurology, and is also slated for presentation this week in Barcelona at the European Stroke Conference meeting.
Although an endarterectomy is a risky operation that can itself prompt a stroke, the authors note that when successfully performed, the procedure does in fact reduce the risk for stroke by up to 75 percent among patients who display symptoms of arterial narrowing.
However, whether or not surgery is the optimal treatment for the blockage known as “carotid stenosis” in patients who display no symptoms has been an open question, given that many can best benefit from non-surgical options such as lifestyle changes.
To see whether ultrasound could spot symptom-free patients who would be good surgical candidates, Markus and his colleagues focused on 482 such patients from health facilities all over the world whose arteries had narrowed by at least 70 percent.
Every six months over an 18-month period, one-hour ultrasounds were administered to detect small blood clots and plaque related to arterial narrowing. Stroke incidence was tracked for two years.
The study authors found that those patients identified by ultrasound to have had such clots and plaque were 2.5 times more likely to experience a stroke or mini-stroke (also called a transient ischemic attack), and determined that the procedure was effective in identifying both low-risk and high-risk patients.
The researchers concluded that ultrasound, which is a noninvasive and inexpensive technique, “might be a useful risk predictor for identifying those patients who might benefit from intervention with carotid endarterectomy.”
29/05/2010 – 17:09
USG Bantu Tandai Risiko Stroke Pasien Tanpa Gejala
Ellyzar Zachra PB

(IST)
INILAH.COM, Jakarta – Peneliti mengatakan bahwa USG telah sukses dapat menandai pasien yang berisiko stroke maupun mini-stroke akibat penyempitan arteri karotis – jalur utama pada leher yang membawa darah ke otak.

Penemuan ini dapat membantu dokter dengan mudah mengidentifikasi pasien yang dinyatakan tidak terdiagnosa penyempitan darah karotis, pada kenyataannya pada prosedur standar operasi dikenal sebagai endarterectomy.

Diskusi mengenai keuntungan potensial dari skrining USG ini ditampilkan secara online pada 28 Mei oleh tim yang dipimpin Hugh Markus dari University of London, St. George, sebagai bentuk publikasi dari bentuk cetak Juni pada Lancet Neurology dan ini juga dipresentasikan minggu ini di Barcelona pada pertemuan European Stroke Ceonference.

Meskipun endarterectomy merupakan operasi yang beresiko yang juga dapat menyebabkan stroke, para peneliti meberikan catatan saat operasi berlangsung sukses, prosedur ini faktanya mengurangi risiko stroke hingga 75% pada pasien yang menunjukkan gejala penyempitan arteri.

Namun, benar atau tidak operasi ini sebagai pengobatan optimal dari penghambatan yang dikenal sebagai Carotid stenosis pada pasien yang menunjukkan ketiadaan gejala tetap menjadi pertanyaan terbuka, sehingga tetap memberikan pilihan dari nonoperasi yang terbaik seperti perubahan gaya hidup.

Untuk melihat apakah USG mampu menandai pasien tanpa gejala dan menjadi kandidat operasi yang berguna, Markus dan koleganya terfokus pada 482 pasien dengan catatan kesehatan di seluruh dunia dimana arteri menyempit sekitar 70%.

Setiap enam bulan dalam 18 bulan periode, satu jam USG dilakukan untuk mendeteksi pembekuan darah kecil dan plak yang berhubungan dengan penyempitan arteri. Kejadian stroke telah dialami selama dua tahun.

Peneliti studi ini menemukan bahwa pasien yang diidentifikasikan dengan USG, berhasil menemukan gumpalan dan plak sehingga 2,5 kali lebih mungkin mengalami stroke dan mini stroke (sering disebut sebagai serangan ischemic) dan menentukan bahwa prosedur ini secara efektif mengidentifikasi pasien berisiko rendah maupun yang miliki risiko tinggi.

Peneliti dapat menyimpulan bahwa USG yang merupakan teknik non-invasif dan murah ini “mungkin dapat berguna memprediksi risiko bagi pasien yang mungkin mendapat manfaat dari intervensi dengan endarterectomi karotis.” [mor]

geregetan: daya beli kuat, libur = belanja … 290510

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 10:13 am

Sabtu, 29/05/2010 16:24 WIB
Libur Panjang, Warga Jakarta Serbu Mal
Elvan Dany Sutrisno – detikNews
Jakarta – Banyak warga Ibukota memilih menghabiskan libur panjang di akhir pekan ini dengan berbelanja di mal. Tidak pheran kalau sejumlah mal di Jakarta kebanjiran pengujung.

Pantauan detikcom di Pejaten Village Mal, Jakarta, Selatan, Sabtu (29/5/2010), kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak henti-hentinya masuk ke area mal. Alhasil, parkiran baik kendaraan roda tiga maupun roda empat penuh.

Salah satu mal yang cukup besar di Jakarta Selatan ini pun padat pengunjung. Sebagian besar pengunjung adalah keluarga yang menghabiskan waktu bersama.

Sebagian diantara mereka berbelanja, membeli pakaian untuk anak, istri, suami, atau saudara. Tak sedikit juga yang hanya berjalan-jalan cuci mata, memutari jalan melingkar dan naik turun tangga berjalan.

Kebetulan toko pakaian papan atas yang ada di mal ini juga sedang banting harga atau diskon. Pengunjung juga tampak sibuk mencari barang kesukaan mereka di tumpukan barang yang diobral murah.

Suasana serupa juga tampak dengan toko mainan yang ada di lantai 4 mal ini juga dipadati anak-anak. Beberapa anak merengek minta dibelikan mainan, sisanya bernafas lega setelah ibu mereka membayar barang yang dibelinya di kasir.

Sementara itu toko yang lain tak kalah sepi. Toko elektronik dan toko buku yang ada di mal ini juga kebanjiran pembeli. Pun demikian dengan pusat retail yang ada di lantai dasar mal ini, kasirnya tampak kewalahan melayani pembayaran.

Demikian pula pusat hiburan anak muda seperti bioskop di lantai teratas mal ini juga ramai. Saking ramainya, satpam berjaga di pintu masuk sambil membawa detektor logam. Jadi minat menghabiskan liburan di mall?

(van/ndr)

Mei 27, 2010

c3rd4$, kata kunci KECEMASAN investor: geregetan (270510)

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 8:02 am

Rabu, 26/05/2010 22:04:38 WIB
BI minta pemodal berpikir cerdas
Oleh: Hendri T. Asworo

JAKARTA (Bisnis.com): Bank Indonesia meminta pemodal berfikir cerdas dalam mensikapi kondisi ekonomi nasional karena gejolak yang terjadi saat ini semata-mata fenomena global. Adapun fundamental ekonomi nasional dipastikan dalam kondisi bagus.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Mulya mengutarakan secara keseluruhan fenomena global terjadi karena peristiwa di suatu negara, seperti krisis utang Yunani dan permasalahan bank di Spanyol. “Jadi yang tengah terjadi pada rupiah itu harus dicermati bukan masalah domestik. Ini masalah global, karena terjadi di penjuru dunia,” tegasnya di sela-sela rapat dengan Komisi XI DPR RI, siang ini.

Dia menjelaskan ada kecemasan pemodal akan ketidakpastian dananya. sehingga mereka menjaga modal tersebut dengan menempatkan pada aset yang dinilai berkualitas, seperti kembali membeli US treasury atau aset utama di Eropa. Menurut dia, yang tengah terjadi pada nilai tukar rupiah sama dengan yangg terjadi di sejumlah negara kawasan Asia. “Jadi tolong dilihat perbedaan temporer karena sentimen dengan fundamental,” jelasnya.

Budi Mulya optimistis nilai tukar akan menguat kembali karena dijamin dengan fundamental ekonomi Asia yang cukup bagus. Hal itu, lanjutnya, bisa dilihat dari profil pengelolaan fiskal jauh lebih baik dibandingkan dengan yang terjadi di negara-negara kawasan eropa.

“Di mana rasio utang terhadap PDB [Eropa], sudah tidak ketakar lagi untuk ukuran Asia. Jadi kalai kita yakin bagus harusnya kita tidak over reaksi. Bahwa ini terjadi, pasti dong [pelemahan], karena kita sedang ada dalam sistem finansial global,” tuturnya.

Namun, dia meminta pemangku kepentingan tetap waspada apabila terjadi kemungkinan terburuk. “Otoritas wajib dan tetap waspada atas kemungkinan terburuk. Kami harus alert kesitu. BI khususnya komit dan persistence menjaga rupiah karena itu memang tugas BI.”

Menurut dia, stabilitas nilai tukar tidak bisa dijaga dari sisi moneter saja. Untuk itu, dia meminta pemerintah tetap berhati-hati dalam menelurkan kebijakan fiskal. “Ya pastinya kebijakan makronya harus tetap dilanjutkan. Konsisten baik moneter maupun fiskal. Saya kemarin dengar stance pemerintah dari Menkeu yang baru, itu bagus seperti itu. Keduanya harus pruden [hati-hati]. Moneter pruden fiskal juga berlanjut pruden,” tambahnya.

Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo sebelumya menyampaikan posisi utang Indonesia saat ini jauh lebih bagus dibandingkan dengan posisi utang 10 tahun lalu. Saat ini, total nilai utang mencapai 26% dari produk domestik bruto (PDB), sedangkan pada 2000 mencapai 83% dari total PDB. “Kalau Yunani, rasio utang mereka mencapai 120% dari PDB. Jadi kondisi makro kita stabil. Itu suatu keberhasilan,” katanya.(msb)

Laman Berikutnya »

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: