eK0n0mi taK seriU$ d/h ekonomitakserius@blogspot.com

Maret 30, 2010

semua juga dari SEKOLAH NEGERI BERMUTU … 300310

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 1:58 am

Menkeu, Gayus Tambunan dan Jebolan STAN
Sri Mulyani meminta lulusan STAN yang terjun ke dunia kerja bekerja ekstra keras.
SELASA, 30 MARET 2010, 08:17 WIB
Heri Susanto

Dirjen Bea Cukai Anwar Supriyadi & Menkeu Sri Mulyani (Andika Wahyu)
BERITA TERKAIT
Satgas: Gayus, Kerjasama atau Tidak
Pengacara Gayus Tambunan Diperiksa
Pengacara Susno Tolak Sidang In Absentia
Dirjen Pajak: Lumbung Kebakaran Akibat Tikus
SPT Pajak Gayus Akan Diperiksa
Web Tools

VIVAnews – Mencuatnya kasus rekening tambun Gayus Tambunan membuat banyak orang terperangah. Apalagi, Gayus baru berusia 30 tahun serta baru golongan IIIA di Ditjen Pajak.

Tak pelak, Gayus terus menjadi sorotan. Banyak media mengungkap sosok Gayus dan sepak terjang muliuner muda dari Warakas itu. Sorotan kecurigaan juga mulai merembet ke Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), tempat Gayus menimba ilmu sebelum ditugaskan di kantor pajak.

STAN adalah sekolah yang diburu banyak pemuda-pemudi Indonesia. Banyak dari mereka yang lulus, kemudian ditempatkan di Departemen Keuangan, terutama Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai, dua direktorat yang selalu dianggap sebagai instansi basah, meski sudah mereformasi birokrasi. Karenanya, STAN pun dibangga-banggakan sebagai “Sekolah Top Anti Nganggur”.

Gayus adalah lulusan STAN angkatan 2000. Awalnya dia ditempatkan di kantor pajak Balikpapan hingga 2003. Setelah itu, dia kembali ditugaskan di kantor pusat Ditjen Pajak di Jakarta, mulai dari bagian Pajak Penghasilan (Pph) kemudian bergeser ke bagian Penelaah Keberatan, serta bagian Banding Ditjen Pajak.

Namun, Ditjen Pajak, juga Bea Cukai, tempat banyak alumni STAN berkecimpung kini mendapat sorotan tajam menyusul kasus Gayus yang menjadi buronan negara dalam kasus makelar pajak dan rekening tambun Rp 25 miliar. “Betapa sedihnya Ikatan Alumni STAN melihat perilaku salah satu alumninya yang bernama Gayus,” ujar seorang pembaca VIVAnews.

Dalam pesannya kepada para wisudawan STAN pada 10 November 2009 lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sesungguhnya sudah memberikan pesan moral mendalam kepada mereka. “Agar pada saat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dapat menjadi sosok yang amanah,” kata Menkeu ketika itu.

Dia memperingatkan sejak awal melamar STAN, wisudawan seharusnya sadar dengan komitmen yang akan mengabdi sebagai abdi negara atau PNS. “Kehadiran saudara di lingkungan birokrasi pemerintah adalah melaksanakan tugas-tugas pelayanan kepada publik. Itu bukan tugas yang ringan,” tandasnya.

Menurutnya, konsekuensi menjadi PNS memiliki tugas dan tanggung jawab yang berat. Apalagi, saat ini publik terus menerus berharap adanya birokrasi pemerintah yang amanah, tetapi belum juga dinikmati oleh publik.

Sri Mulyani meminta lulusan STAN yang terjun ke dunia kerja bekerja ekstra keras, menjaga diri, “Tidak pernah berkompromi sedikitpun terhadap nilai-nilai yang dipegang, integritas dalam diri dan institusi,” katanya.

Seluruh lulusan STAN harus terus menerus memperbaiki kompetensi diri sendiri. Sri Mulyani mengaku tak puas dengan IPK rata-rata 3 dan IPK maksimal 3,7. Mengingat pengalaman sebagai Menkeu, pergaulan internasional dan tantangan bangsa ke depan, dia menganggap IPK 3,6 belumlah cukup.

“Jika mahasiswa STAN punya IPK 3,6 namun kalah dari mahasiswa UI dengan IPK 3,4, anda harus malu,” kata dia.

Kini, pernyataan Menkeu di STAN benar-benar diuji. Seorang alumni STAN malah kabur meninggalkan Indonesia setelah tersangkut dugaan kasus makelar pajak, plus rekening wah.

heri.susanto@vivanews.com

• VIVAnews

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: