eK0n0mi taK seriU$ d/h ekonomitakserius@blogspot.com

September 30, 2009

jangan meNYERAH: inflasi memang musuh, hadapi aja dah…

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 12:40 pm

01/10/2009 – 13:45
September 2009 Inflasi 1,05%
Mosi Retnani Fajarwati

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta – Pada September 2009 terjadi inflasi sebesar 1,05% dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 116,46.

Menurut Kepala Badan Pusat Stastistik (BPS), Rusman Heriawan, dalam acara jumpa pers Kamis (1/10), dari 66 kota tercatat 63 kota mengalami inflasi dan 3 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Bandar Lampung 2,66% dengan IHK 123,35 dan terendah terjadi di Gorontalo 0,05% dengan IHK 117,7. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Sorong 0,98% dengan IHK 132,7 dan terendah terjadi di Manado, Ambon dan Sorong masing-masing 0,36% dengan IHK 115.

Inflasi terjadi karena kenaikan harga-harga kelompok bahan makanan 2,43%, makanan jadi, rokok, minuman dan tembakau 1,08%, perumahan, air, listrik dan bahan bakar 0,18%, Sandang 1,28%, kesehatan 0,29%.

Inflasi tahun kalender dari Januari hingga September 2009 sebesar 2,28%, dan inflasi year on year sebesar 4,86%. [hid]

Rabu, 30 September 2009 | 12:59

SUKU BUNGA THE FED

The Fed: Suku Bunga AS Harus Naik

… sesuai dengan prediksi gw, bahwa 2009 akan ditutup dengan angka inflasi yang mulai merambat tinggi : ekonomi tak serius: teruskanlah: APAKAH KECENDERUNGAN UTAMA …
WASHINGTON – Untuk mencegah laju inflasi Amerika Serikat tidak semakin tinggi, Federal Reserve harus segera meningkatkan tingkat suku bunga agar perekonomian AS kembali pada pijakan yang lebih kuat. Demikian diungkapkan seorang pejabat The Fed, Selasa (29/9).

“Saya berharap, ketika tiba saatnya untuk mengetatkan kebijakan moneter, rekan-rekan saya dan saya akan bergerak dengan sigap, ketika The Fed melakukan pemotongan bunga untuk memerangi resesi dan krisis keuangan,” kata Richard Fisher, Presiden Federal Reserve Bank di Dallas.

Pernyataan Fisher merupakan peringatan yang kedua kalinya dari seorang pejabat bank sentral dalam beberapa hari belakangan ini. Fisher memang dikenal sebagai salah satu pejabat The Fed yang memperjuangkan inflasi di AS.

Sebelumnya, Jumat pekan lalu, anggota The Fed lainnya, Kevin Warsh, mengatakan bahwa bank sentral perlu bergerak cepat untuk menaikkan suku bunga guna mencegah tingkat inflasi di AS semakin tinggi.

Dikky Setiawan MSNBC

jangan meNYERAH: cara KLASIK, tapi ASYIK

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 11:20 am

… saran sederhana gw, JANGAN PERCAYA SIAPA PUN SAAT KITA DI ANJUNGAN ATM …

Spesialis Pembobol ATM di Tangerang Dibekuk Polisi
Rabu, 30 September 2009 – 17:15 wib

Carolina – Okezone

TANGERANG- Polres Metro Tangerang berhasil membekuk komplotan pelaku pembobolan 18 mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) senilai Rp 900 juta yang sering beroperasi di kawasan Kota Tangerang.

Pelaku yang berhasil dibekuk diantaranya bernama Helti (44) warga Bogor, Robinson (25) warga Depok dan Awaludin (31) warga Tangerang, sedangkan satu orang lagi yang diduga menjadi otak pelaku yang bernama Epan masih dalam status buron.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kompol Budi Herdi, komplotan pelaku ini merupakan komplotan yang sering beroperasi di Tangerang sejak 2008 lalu.

Dalam menjalankan operasinya, para pelaku kerap menggunakan modus operandi lewat stiker keluhan customer yang ditempelkan di setiap ATM yang akan dijadikan sasarannya. Pada stiker tersebut para pelaku mencantumkan nomor call center palsu yang tidak lain adalah nomor telepon si pelaku.

“Para pelaku juga mengganjal lubang kartu ATM dengan batang korek api sehingga akan membuat kartu ATM korban akan terganjal di mesin dan selanjutnya berpura menawarkan bantuan untuk menelepon nomor call center pada stiker palsu yang telah dipasang sebelumnya,” katanya lagi.

Dalam bantuan itu pelaku akan berpura-pura menjadi customer service dan meminta kode PIN dari kartu ATM sang korban. Setelah berhasil, pelaku akan mengatakan bahwa kartu ATM korban sudah diblokir dan meyakinkan korban agar kembali menghubungi bank yang bersangkutan esok hari. Setelah korban pergi, pelaku akan mencabut sangkutan korek api yang telah dipasang dan segera menggasak semua uang korban.

Dalam keseluruhan aksinya, para pelaku mengaku telah berhasil menggasak uang para korbannya dengan total sampai 900 juta rupiah. Salah satu pelaku yang bernama Helti mengaku dia mendapat bagian 200 ribu rupiah dalam setiap 1 juta yang berhasil digasak.

“Pelaku yang tertangkap tersebut masih mendekam di Polres Metro Tangerang. Mereka kemungkinan akan dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” ujarnya.(ahm)

jangan meNYERAH: akhir bulan PENUH KISAH…

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 11:12 am

… pasca UU Kelistrikan
… pasca demo SP PLN yang dibatalkan karena ancaman pemerintah
… antisipasi korporasi beralih ke listrik swasta, dan investor asing diundang langsung di amrik oleh RI 01
… pasca investor China membantu finansial pln
… pasca gempa2 raksasa, termasuk di padang
… pasca kepastian menteri esdm akan diganti
… gw jadi inget saat kejadian Tangki Pertamina di Plumpang terbakar hebat … saat itu sang Presdir Pertamina akan diganti … ada kah kaitannya? cuma bisa bwat tanda tanya doang seh … inilah negara yang kita semua tempati …
PLN Terjunkan Tim Investigasi Gardu Cawang
Kamis, 1 Oktober 2009 – 17:32 wib
TEXT SIZE :

Foto: Koran SI
JAKARTA – PT PLN (Persero) menerjunkan 12 anggota untuk melakukan investigasi terhadap kerusakan gardu induk tegangan tinggi di Cawang pada kebakaran pada Selasa lalu.

Tim yang dikoordinatori oleh Ferdy Armansyah ini akan melakukan pemeriksaan internal terhadap kerusakan gardu tersebut.

Hal itu disampaikan General Manager Penyaluran dan Pusat Pengatur PLN Beban Jawa Bali Nurpamudji saat jumpa pers di kantor PLN Gardu Cawang Baru, Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2009).

Nurpamudji mengatakan, bahwa tim tersebut berkomposisi lima orang doktor dan tiga orang master dari berbagai super spesialis. Tim tersebut merupakan dukungan dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan vendor peralatan trafo.

Pasalnya, selama tiga hari pascakebakaran pemeriksaan hanya dilakukan pada bagian eksternal dan belum pernah dilakukan pada bagian internalnya.

“Tim BPPT akan melakukan evaluasi setiap hari, hasil investigasi akan menjadi masukan bagi PLN untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya.

Selanjutnya, tim investigasi BPPT ini juga akan membuat daftar yang akan diteliti pemeriksaaannya. Menurut Nurparmudji, tim tersebut terbentuk atas saran dari Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. (Isfari Hikmat/Koran SI/ade)

Jumat, 02 Oktober 2009 | 19:29

JAKARTA. Dalam satu pekan ke depan, aliran listrik di Jakarta diperkirakan masih akan mengalami byar pet alias pemadaman. Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan, dalam sepekan ke depan, listrik Jakarta masih akan mengalami pemadaman secara bergiliran.

PLN belum bisa memastikan kapan tepatnya perbaikan aliran listrik itu akan dilakukan. “Sampai seminggu ini masih harus bergiliran,” ujar General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Purnomo Willy.

Purnomo bilang, PLN belum bisa melakukan perbaikan terhadap trafo yang meledak di Cawang sekitar satu pekan yang lalu. “Alasannya karena PLN belum diberikan ijin untuk masuk ke daerah itu. Sebab, masih ada garis polisi dan masih diteliti oleh forensik polisi,” ujarnya. Sebagai antisipasinya, PLN bakal melakukan berbagai persiapan seperti pergantian trafo-trafo yang rusak. Trafo itu akan dipasok dari Surabaya.

Dyah Megasari

30/09/2009 – 16:27
PLN Undang 3 Vendor Asing Pulihkan Travo Cikarang
Makarius Paru

… sekedar koreksi, tulisan yang bener seharusnya TRAFO dari istilah TRANSFORMATOR … fyi only
(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta – PT PLN (Persero) merencanakan mengundang tiga vendor asing untuk memulihkan situasi di Gardu Cikarang. Adapun tiga vendor tersebut antara lain Elin, Areva dan Hitachi.

Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro menjelaskan adapun alasan pemilihan ketiga vendor tersebut karena mereka adalah sumber pabrik travo. “Mereka pabrik travo, makanya kita berharap bisa segera menyelesaikan perbaikan travo ini,” katanya di Jakarta, Rabu (30/9).

Dia melanjutkan, sementara dalam jangka menengah menengah, akan ada mesin-mesin pembangkit yang diminta untuk membantu sistem Cawang.

Direktur Utama PLN (Persero), Fahmi Mochtar menjelaskan adapun nilai satu travo mencapai Rp70 miliar. [cms]

Rabu, 30/09/2009 18:08 WIB
Listrik Jakarta Pulih Paling Cepat Sebulan
Nurseffi Dwi Wahyuni – detikFinance

Foto: dok.detikFinance Jakarta – Kondisi listrik di wilayah Jakarta baru bisa kembali normal paling cepat dalam sebulan pasca rusaknya gardu induk listrik di Cawang.

Hal ini disampaikan General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang , Purnomo Willy saat dihubungi wartawan, Rabu (30/9/2009).

“Kami baru selesai rapat, kami masih analisa kondisi dan kebutuhannya seperti apa. Tapi sepertinya butuh waktu lebih lama dari yang kami perkirakan. bisa lebih dari Selasa pekan depan,” ungkap Purnomo.

Sebelumnya, PLN Disjaya dan Tangerang telah mengumumkan daerah-daerah yang akan mengalami pemadaman selama empat jam hingga Selasa depan. Skenario pemadaman dibagi dalam tiga tahap.

Purnomo menyatakan, untuk perbaikan Gardu tersebut dibutuhkan waktu paling cepat sebulan. “Jadi Saya perkirakan kondisi listrik akan kembali normal sebulan lagi,” kata Purnomo.

Purnomo menjelaskan, pihaknya sudah mendapat kepastian pasokan trafo untuk Gardu Induk Cawang dari Jawa Timur.

“Sudah ditelepon hari ini, berangkat hari ini, mungkin sampai di sini minggu depan. Sementara untuk Kembangan trafonya sudah ada di tempat,” ungkapnya.

Purnomo mengaku, hingga ini pihaknya masih belum menghitung kerugian dari peristiwa tersebut. “Kerugian belum kami hitung, tapi kalau 1 trafo saja harganya Rp 70 miliar,” jelasnya.

(epi/dnl)
Rabu, 30/09/2009 18:02 WIB
Pemadaman Bergilir, Pedagang Merugi Hingga 50 Persen
Ari Saputra – detikNews
Jakarta – Pemadaman bergilir akibat kebakaran gardu listrik Cawang menyebabkan pedagang merugi. Seperti terlihat di Pasar Baru dan Pasar Jelambar, omset menurun hingga 50 persen. Sebab, calon pembeli enggan bertransaksi dalam penerangan seadanya.

“Ya turun setengahnya. Ini kedua kali di tahun ini saya merugi gara-gara listrik mati,” kata Somara (39) pemilik toko kosmetik di Pasar Jaya Kavling Polri Jelambar, Jakarta Barat, Rabu (30/9/2009).

Listrik mulai padam di pasar tradisional tersebut mulai pukul 10.00 WIB. Lalu hidup lagi 4 jam kemudian. Padahal, pasar tersebut tutup pukul 14.00 WIB yang berarti pasar hanya buka separuh dari hari biasa.

“Yang buka kios juga sedikit sudah tahu mati lampu. Pasar hanya berjalan separuhnya saja,” imbuhnya sambil menahan cahaya lilin agar tidak mati.

Kondisi serupa dialami pedagang Pasar Baru, Jakarta Pusat. Di Pasar Baru, puluhan toko langsung menyalakan genset begitu listrik padam. Tetapi pembeli tetap saja menyusut

“Saya memakai ini untuk bertransaksi. Tetapi tetap saja sepi sebab warna kain jadi tidak kelihatan,” kata Dina, pramuniaga toko kain Probitas sembari menunjukan lampu neon darurat.
(Ari/rdf)

PLN Butuh Setahun Cari Pengganti Trafo
Rabu, 30 September 2009 – 16:32 wib
TEXT SIZE :
Andina Meryani – Okezone

Foto: Koran SI
JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) membutuhkan waktu lebih dari setahun untuk mencari pengganti trafo di Gardu Induk Cawang yang terbakar kemarin.

Dengan terbakarnya trafo tersebut, menyebabkan trafo tersebut harus diganti. Saat ini, persediaan trafo sudah ada, maka akan cepat diganti dan memang sudah ada persediaan dari Jawa timur.

“Kalau pesan baru memang agak lama, bisa lebih dari satu tahun,” ujar General Manajer PLN Disjaya Purnomo Willy, ketika dihubungi wartawan, di Jakarta, Rabu (30/9/2009).

Nantinya pemasangan trafo harus dilakukan dengan hati-hati karena timnya masih melakukan pengecekan akibat dari kecelakaan tersebut.

“Tidak semudah itu juga, ada banyak alat yang harus dicek akibat kebakaran itu, mana yang harus diganti. Harus hati-hati karena tegangan tinggi,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya sudah melakukan maintanance rutin untuk trafo gardu Induk Cawang dan tidak menemukan gejala apa pun. “Cawang terakhir pemeliharaan tahunan Desember 2008. Tidak ditemukan gejala apa-apa,” pungkasnya. (ade)

Purnomo: Trafo Cawang Terbakar Akibat Masalah Teknis
30/09/2009 17:04:14 WIB
JAKARTA, investorindonesia.com
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan, trafo yang terbakar di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Cawang, Jakarta Timur akibat masalah teknis dan bukan karena sabotase.

“Kesimpulan sementara ini akibat masalah teknis,” kata Purnomo di Jakarta, Rabu.

Meski demikian, lanjut Purnomo, ia tetap meminta Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan bersama Tim Obyek Vital Nasional melakukan penyelidikan ke lapangan.

Menurut dia, sebagai fasilitas yang termasuk Obyek Vital Nasional, GITET Cawang yang mengubah tegangan 500 kV menjadi 150 kV memang mendapat penjagaan selama 24 jam.
“Namun, tetap terbuka beberapa kemungkinan terjadi hal di luar teknis,” ujarnya.

Purnomo juga mengatakan, audit peralatan selalu dilakukan PLN termasuk keuangan.

Dirut PLN Fahmi Mochtar menambahkan, secara teknis, telah terjadi kegagalan isolasi trafo 500 kV, sehingga menyebabkan ledakan dan terbakar. “Ahli-ahli PLN akan melakukan penelitian lebih dalam mengenai sumber teknisnya,” ujarnya.

Pada Selasa (29/9) pukul 13.27 WIB, trafo di GITET Cawang terbakar yang menyebabkan sebagian wilayah di Jakarta mengalami pemadaman listrik.

Pemadaman dilakukan secara bergilir mulai 30 September, 1 Oktober, 2 Oktober, 5 Oktober hingga 6 Oktober 2009 yang dibagi antara pukul 08.00-12.00 WIB, 13.00-17.00 WIB, dan 18.00-22.00 WIB. (ant/gor)

Listrik Padam Telan Dua Jiwa
Rabu, 30 September 2009 18:23 WIB 0 Komentar
Penulis : Intan Juita
CETAK
KIRIM
DIGG
FACEBOOK
Buzz up!
JAKARTA–MI: Padamnya aliran listrik yang melanda sebagian kawasan ibu kota menyusul terbakarnya gardu induk PLN di kawasan Cawang, Selasa (29/9) sore, tak hanya mengakibatkan kerugian material, tapi juga menelan korban jiwa.

Tohirin, 19, dan Arif Mustaqin, 23, Rabu (30/9), ditemukan tewas di lantai dua sebuah ruko milik perusahaan penyedia alat-alat pelayaran di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, tepatnya di Jl Cengkeh No 19 F, Pinangsia. Kedua karyawan perusahaan yang bekerja sebagai office boy dan kurir itu diduga mati lemas setelah menghirup asap pembuangan dari genset yang digunakan untuk menyalakan listrik.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Taman Sari, Komisaris Widjanarko, kedua mayat ditemukan oleh salah satu karyawan bernama Nano, sekitar pukul 09.30 pagi hari ini. Saat itu, Nano tak berhasil menghubungi kedua rekannya itu. “Ditelepon tak menjawab, diketok pintu pun tidak bisa. Lalu dia masuk ke dalam ruko melalui bangunan di sebelahnya,” kata Widjanarko.

Tohirin adalah kemenakan Arif yang baru dua hari bekerja di sana. Keduanya berasal dari kawasan Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat.

Setelah berhasil masuk ke dalam bangunan berlantai empat itu, bau menyengat asap pembakaran genset langsung tercium. Kondisi genset bermerek Elemax pun masih menyala. Padahal, listrik sudah kembali menyala sejak pukul 01.00, Rabu dini hari. Di sanalah tubuh Tohirin dan Arif ditemukan terbujur kaku.

Di kepala Arif ditemukan luka yang diperkirakan disebabkan benturan saat terjatuh ketika pingsan. Diduga keduanya mati lemas sebab asap tak dapat mengalir keluar. Di ruko itu memang tak ada saluran pembuangan yang memadai. Jenazah keduanya kemudian dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. (Jui/OL-04)

jangan meNYERAH: bayangkan TEROR di BANDARA

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 11:11 am

Rabu, 30/09/2009 18:03 WIB
Tembakan di Bandara
Penyerang Counter Sriwijaya Air yang Ditangkap 2 Orang
E Mei Amelia R – detikNews
Jakarta – Suara tembakan yang terdengar di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu sore merupakan tembakan yang dikeluarkan oleh anggota polisi. Tembakan tersebut dikeluarkan guna melumpuhkan sekelompok orang yang melakukan penyerangan di counter Sriwijaya Air.

“Dua pelaku sudah ditangkap. Sekarang masih dalam proses penyelidikan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Chryshnanda Dwi Laksana kepada detikcom di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/9/2009).

Chryshnanda mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi di Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta saat sekelompok orang menyerang counter Sriwijaya Air dengan senjata tajam. Polisi yang mengetahui kejadian tersebut kemudian memberikan tembakan peringatan terhadap kelompok tersebut.

“Namun tidak dihiraukan oleh pelaku,” sambungnya.

Tembakan dikeluarkan 3 kali ke arah pelaku dan berhasil dilumpuhkan. 2 Pelaku kemudian dibawa ke Polres Bandara untuk diperiksa.

“Motifnya belum jelas,” ungkapnya.

(mei/nrl)

Gerai Sri Wijaya Air di Bandara Dirusak Sekelompok Lelaki
Rabu, 30 September 2009 | 17:31 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang – Gerai penjualan tiket milik maskapai Sri Wijaya Air di Teminal I Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dirusak sejumlah lelaki tak dikenal, hari ini sekitar pukul 16.30. Menurut Kepala Cabang Utama PT Angkasa Pura II, Haryanto, pelaku mempersenjatai diri dengan golok, celurit, dan palu.

Haryanto mengatakan, pelaku datang dengan menggunakan mobil dan berhenti di gerai milik Sri wijaya Air. Mereka turun dari kendaraan dan langsung menyerang gerai itu. “Belum diketahui alasannya,” kata Haryanto.

Haryanto membantah ada pelaku yang membawa senjata api. “Kalau ada yang mendengar suara tembakan, mungkin itu tembakan polisi untuk memperingatkan pelaku,” kata dia. Kasus ini ditangani Kepolisian Resor Bandara Soekarno-hatta

AYU CIPTA

jangan meNYERAH: NAGARI KAYA GEMPA…

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 11:09 am

… beruntun musibah dahsyat bwat bangsa Indonesia terjadi pasca pilpres Juli 2009… gw jadi inget lage kisah gw bertemu seseorang misterius di telaga remis kuningan … doi percaya bahwa terpilihnya kembali the incumbent akan membawa bencana alam lage … untung waktu terakhir gw jalan2 ke situ gunung di sukabumi, gw ga ketemu orang aneh lage … tapi ada kaitannya atawa tidak, ga ada yang tau seh …
… orang misterius yang gw sebut di atas, juga berjubah tradisional hitam dengan ikat kepala gaya sunda yang hitam, mirip kisah berikut:
Jumat, 02/10/2009 17:04 WIB
Gempa Sumbar
Lihat Orang Tua Berjubah Hitam, Fajri Nekat Lompat dari Lantai 2
Rachmadin Ismail – detikNews

Bimbel GAMA (Foto: Hany/dtc)
VIDEO TERKAIT
Gempa Sumbar, Ratusan Orang Jadi Korban
FOTO TERKAIT
SBY Tinjau Gempa Padang
Padang – Muhammad Fajri (11) mempunyai pengalaman gaib waktu gempa 7,6 SR mengguncang kota kelahirannya, Padang, Rabu 30 September lalu. Saat gempa itu hebat terjadi, bocah gemuk ini nekat lompat dari lantai 2 gedung GAMA, bimbingan belajar tempat ia sedang belajar.

Fajri mengungkapkan ia nekat terjun bebas karena ‘ditolong’ oleh orang tua berjubah hitam.

“Dia mengajak saya loncat, akhirnya saya ikutin dia karena percaya,” kata Fajri saat melapor ke pihak GAMA, Jumat (2/10/2009).

“Alhamdulillah saya nggak apa-apa,” katanya bersyukur.

Cerita Fajri itu menarik perhatian sejumlah warga di sekitar lokasi pendataan korban oleh pihak GAMA di Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Padang. Lokasi pendataan berada di sebuah gedung di seberang gedung bimbingan belajar GAMA.

“Alhamdulillah ini mujizat dari Allah, masih yang ada selamat,” kata Eti (50), salah satu warga yang berkerumun mengelilingi Fajri.

Menurut pendataan terakhir yang dilakukan pihak GAMA, sebanyak 36 orang tertimbun di bangunan tersebut, 21 di antaranya meninggal dan 15 selamat. Namun diperkirakan ada beberapa korban masih tertimbun karena terdapat beberapa orang tua yang menunggu kejelasan nasib anaknya.

Hingga pukul 17.30 WIB, proses evakuasi di reruntuhan gedung GAMA dihentikan sementara. 2 Buldozer yang sebelumnya menggaruk puing-puing dialihkan ke kantor notaris milik Desrizal, sekitar 20 meter dari gedung GAMA. Diduga 3 orang masih tertimbun di reruntuhan kantor natoris itu.

(lrn/nrl)
time.com

Friday, Oct. 02, 2009

Indonesia’s Earthquake: A Visit to Vanished Villages

It has been two days since an earthquake struck the Indonesian island of Sumatra on Sept. 30, killing upwards of 1,100, according to the last U.N. estimate. But small signs of life are returning to the villages surrounding the town of Pariaman, where at least 234 people have been confirmed killed and another 400 are missing and presumed dead. Boys are using makeshift rackets to play badminton amid the wreckage of houses with walls peeled away or roofs pitched at impossible angles. In one community around 20 km (12.4 miles) from the quake’s epicenter, a local entertainer gathered an audience by kerosene light for an impromptu magic show. For the first time in days, says local resident Taufik, people were relaxed enough to laugh for a few minutes.

But just a few kilometers away, in the village of Tandikat, at the foot of a dormant volcano, an eerie silence prevailed. Four local communities were essentially wiped out when the tremor triggered landslides, covering a 20 hectare (500 acre) swathe with up to 10 m (30 feet) of earth. In one community, at least 40 people, mostly children, perished as they sat at an outdoor kiosk watching television before attending a Koranic class. On Friday alone, 12 bodies, or parts of bodies, were discovered by a search-and-rescue team from the Indonesian Special Police. One man identified a leg as his brother’s. Another recognized his wife’s torso. No other parts of their bodies were found.

Amin Dullah, 40, a fishmonger, crouched in a tent with around 40 other survivors. His five-year-old daughter Tia Leni Augustina sat in his lap, but his son wasn’t there. When the quake struck, Amin ran from his house with his boy named Fajar. Almost immediately, he was inundated by a wave of earth from the landslide. Amin kept hold of his son and clawed his way out, thinking he was safe. After running around 200 m (about 600 feet), he was knocked back by another torrent of soil and lost his grip on Fajar. On Friday, his two-year-old son’s body was found by the riverbank. “I thank God it was in one piece,” says Amin. Now, he’s searching for the bodies of his parents-in-law, who didn’t make it out of his house. The building itself has completely disappeared under a mountain of dirt. Of Amin’s 31 neighbors, only six survived.

Gathered in a remote area called Pulau Koto, the ex-residents of Tandikat huddled in a tent and had no idea that the tragedy that befell them extended far beyond their once-placid rice paddies and cacao fields. Learning that hundreds had died in the city of Padang, a two-hour drive away, Amin hugged his daughter in his arms. “Compared to many people, I am lucky,” he says. “At least I have someone left.”

At the emergency headquarters in Pariaman, regency secretary Yuen Karnova says that at least 10,068 buildings in the area have either collapsed or are so heavily damaged that they are condemned. Pariaman, he notes, is located astride one of the world’s most active fault-lines. “Every natural disaster you can think of, it has happened here,” he says. “Landslides, floods, volcano eruptions, earthquakes, even a tsunami. Some people ask me, why don’t you leave? But we are people of faith, and we must face up to these challenges.”

Wednesday’s earthquake, though, is by far the largest test Yuen’s generation has faced. With no heavy machinery to pull out the bodies, emergency teams have had no choice but to scrabble through the rubble and dirt with shovels or their bare hands. Some have blisters and bloodstains on their palms from the rescue effort. Dr. Rahmat Fajar traveled from south Sumatra to administer to trauma victims, but so far no one has been pulled out alive from the landslide area. “We are still digging,” he says. “But we have no hope. None at all.” Just then, at nearly 9 p.m., a local walks up to the medic team and announces that another body has been found by the riverbank. The survivors in the tents jostle and wonder who will claim this corpse. Tomorrow there will surely be others.

Girls found alive in Padang rubble
Font Size:DecreaseIncreasePrint Page:Print
Anne Barrowclough, in Padang | October 02, 2009

Article from: The Times
THREE girls have been discovered buried alive under the rubble of their school in Padang.

A law enforcement and relief coordination team from the US embassy took The Times to Lia School, where faint voices could be heard deep under the building earlier today.

The girls were studying English in their ground floor classroom when the earthquake that devastated Padang hit on Wednesday. It pancaked the school, sending their classroom deep below the ground. Eleven girls died in the collapse.

The surviving children are currently too far down for anyone to pass them water or food through the cracks in the rubble.

As the girls wailed under stones, at least a dozen soldiers sat around smoking. They explained they were waiting for heavy lifting machinery to arrive to help start the rescue operation.

Although there is a large opening to the section burying them, any attempt to clamber in and reach them could bring the rest of the building down, Gerald Heuett, the team’s leader, told The Times.

“One tug and the whole thing could collapse” he said.

Even a badly managed digger could bring tragedy, so fragile is the stability of the building.

As dawn broke over Padang the enormity of the quake and its capricious nature became clear.

While some buildings were flattened, their neighbours displayed not the smallest scratch.

The building where The Times is staying is untouched, but on one side only the original concrete struts remain and on the other a bank is shattered.

But this is making it harder for the relief effort.

“The sporadic nature of this quake makes things harder,” said Mr Leuett. “You’re looking logistically at where assets are best sent, but that is difficult here.”

There is a surreal air of calm over the city; street markets have started again and stalls have reopened even under crushed roofs.

As more planes arrived with emergency supplies international aid teams began to coordinate their relief effort.

A Japanese team is expected to arrive this afternoon, while the US consul has also arrived to help co-ordinate relief.

The death toll from the earthquake now stands at 1,100, according to the UN, with hundreds of people seriously injured, but the numbers are expected to increase.

Kamis, 01/10/2009 13:02 WIB
Daftar Gedung Ambruk dan Rusak Berat di Padang
Nurul Hidayati – detikNews

FOTO TERKAIT
Bukit Tinggi Aman Dari Gempa
Padang – Ratusan gedung di Kota Padang ambruk dan rusak berat karena gempa 7,6 SR. Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melansir beberapa di antaranya sebagaimana yang dilansir dalam websitenya, Kamis (1/10/2009). Gedung itu antara lain:

* Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Sumatera Barat (ambruk)
* Gedung Suzuki Sawahan (ambruk)
* 5 unit ruko Sawahan (ambruk)
* Hyundai Sawahan (ambruk)
* LB LIA Padang (ambruk)
* Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Prov Sumbar (ambruk)
* Hotel Ambacang (ambruk)
* Toko Makanan Shirley (ambruk)
* SD AGNES di Jalan Gereja (ambruk)
* SDN 30 (ambruk)
* Dealer Kapela Medan (ambruk)
* Kantor CTA (ambruk)
* PT. AGD Bypass (ambruk)
* Gedung Kuantum (ambruk)
* Kantor Adira Finance (ambruk)
* Gedung Bunda Jaya, Ulak Karang (ambruk)
* Mulya Elektronik (ambruk)
* 6 unit ruko di Simpang Haru (ambruk)
* 4 unit ruko di wilayah bypass (ambruk)
* Gedung proton (ambruk)
* Gedung LP3I (ambruk)
* Pengadilan Negeri Siteba (ambruk)
* Balai Kota Padang (rusak berat)
* Matahari Dept. Store (rusak berat)
* Plaza Andalas (rusak berat)
* Sentral Pasar Raya Padang (rusak berat)
* Bank Indonesia (rusak berat)
* Bappeda Provinsi Sumbar (rusak berat)
* Hotel Ina Muara (rusak berat)
* DPRD Kota Padang (rusak berat)
* DPRD Prov Sumbar (rusak berat)
* PJKA (rusak berat)
* Rumah makan Lamun Ombak (rusak berat)
* Pasar Simpang Haru (rusak berat)
* Masjid Muhammadiyah Simpang Haru (rusak berat)

BNPB menyatakan, sebagian besar gedung kantor di lingkungan Kantor Gubernur Sumatera Barat termasuk Badang Kesbangpol dan linmas Provinsi Sumatera Barat dan gedung Pusdalops Penanggulangan Bencana (Crisis Center) Sumatera Barat mengalami rusak berat.

Ratusan rumah warga di Kota Padang juga mengalami kerusakan, mulai rusak sedang hingga rusak berat. Jumlah kerusakan rumah penduduk yang telah terdata sebanyak 32 unit yaitu 20 unit rusak berat dan 5 unit ambruk di tunggul hitam, 3 unit ambruk di Komplek Bumi Minang Korong Gadang dan 4 unit ambruk di Komplek Taruko I.

Jalan juga mengalami kerusakan di sejumlah titik di Kota Padang di antaranya di Bungus Teluk Kabung, dan terjadi pula kebakaran di sejumlah titik di Kota Padang, di antaranya di arah Pasar Raya Padang.

Saat ini Bandara International Minangkabau dan Bandar Udara Tabing Padang terlah dapat beroprasi kembali saat ini yang sebelumnya sempat ditutup. (nrl/iy)
Kamis, 01/10/2009 13:00 WIB
Gempa 7,6 SR
SBY Persilakan Negara Asing Bantu Indonesia
Luhur Hertanto – detikNews

FOTO TERKAIT
Korban Luka Gempa Sumbar
Jakarta – Sejumlah negara tetangga menyatakan siap membantu pemerintah Indonesia untuk menangani bencana yang terjadi di Sumatera Barat (Sumbar). Presiden SBY mempersilakan apabila ada negara asing yang ingin ikut membantu.

“Dalam keadaan yang diperlukan untuk tanggap darurat, kalau memang ada yang bisa lebih cepat ke sana dan ada kerjasama antar Asean dan negara sahabat, silakan saja. Tapi tetap kendali ada di tangan kita,” ujar SBY di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (1/9/2009).

SBY menuturkan, ketika terjadi gempa di Jawa Barat bulan lalu, pemerintah menolak bantuan asing karena melihat skala gempa yang tidak luas. SBY menilai bantuan yang diberikan negara asing adalah hal yang biasa namun demikian pemerintah Indonesia mengapresiasi bantuan yang ditawarkan.

“Namun yang utama kerahkan dulu tenaga kita,” tegas SBY yang baru tiba dari AS ini.

(ddt/nrl)
Kamis, 01/10/2009 12:49 WIB
220 Jenazah Ditemukan, Ribuan Terjepit Bangunan
Nurul Hidayati – detikNews

FOTO TERKAIT
Padang Porak Poranda
Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melansir, hingga pukul 11.30 WIB jumlah korban meninggal akibat gempa yang terjadi di Sumatera Barat berjumlah 220 orang. Ribuan orang lainnya masih terjepit di reruntuhan bangunan, Kamis (1/10/2009).

BPBN dalam websitenya menyatakan, korban tewas dengan rincian 144 orang (41 orang telah teridentifikasi) di Kota Padang, 62 orang di Kabupaten Padang Pariaman dan 14 orang di Kota Pariaman.

Dilaporkan pula korban luka berjumlah kurang lebih 168 orang lebih dan sebagian telah dievakuasi ke rumah sakit dan diperkirakan masih akan terus bertambah. Ribuan orang masih terhimpit di sejumlah bangunan, di antaranya di wilayah Marapalam Padang, reruntuhan Adira Finance Sawahan, reruntuhan ruko di Sawahan, reruntuhan ruko di Simpang Haru, di mesjid Nurul Imam Padang, Apotik Sari depan Nurul Imamn, Gedung Gama, BII sudirman, PT. AGD di Bypass Padang.
(nrl/iy)
Indonesia shaken by another powerful quake

Reuters – A man stands in front of a collapsed building after an earthquake hit Padang, on Indonesia’s Sumatra …
Slideshow:Powerful earthquake hits Indonesia
Play VideoVideo:Indonesian quake traps thousands under rubble CBC.ca
Play VideoVideo:Indonesia rocked by earthquake Reuters
11 mins ago
JAKARTA, Indonesia – The U.S. Geological Survey says another powerful earthquake has shaken western Indonesia.
The 6.9 magnitude struck at 08:52 a.m. local time (0152GMT) Thursday on Sumatra island, about 180 miles (280 kilometers) from the epicenter of a more powerful quake on Wednesday.
Rescue efforts are under way around the area worst hit by Wednesday’s quake, the regional capital of Padang on West Sumatra. At least 200 people died there and thousands are said to be trapped under collapsed buildings throughout the province.
There were no immediate reports of damage from Thursday’s quake.
THIS IS A BREAKING NEWS UPDATE. Check back soon for further information. AP’s earlier story is below.
PADANG, Indonesia (AP) — A powerful earthquake that struck western Indonesia triggered landslides and trapped thousands of people under collapsed buildings — including two hospitals, officials said. At least 200 bodies were found in one coastal city and the toll was expected to be far higher.
The temblor Wednesday started fires, severed roads and cut off power and communications to Padang, a coastal city of 900,000 on Sumatra island. Thousands fled in panic, fearing a tsunami.
Buildings swayed hundreds of miles (kilometers) away in neighboring Malaysia and Singapore.
In the sprawling low-lying city of Padang, the shaking was so intense that people crouched or sat on the street to avoid falling. Children screamed as an exodus of thousands tried to get away from the coast in cars and motorbikes, honking horns.
At least 500 buildings in Padang, the regional capital, collapsed or were badly damaged, said Disaster Management Agency spokesman Priyadi Kardono, adding that 200 bodies had been pulled from the rubble there.
The extent of damage in surrounding areas was still unclear due to poor communications, he said.
Padang’s mayor appealed for assistance on Indonesian radio station el-Shinta.
“We are overwhelmed with victims and … lack of clean water, electricity and telecommunications,” Mayor Fauzi Bahar said. “We really need help. We call on people to come to Padang to evacuate bodies and help the injured.”
Hundreds of people were trapped under collapsed buildings in Padang alone, including a four-star hotel, he said.
The magnitude 7.6 quake hit at 5:15 p.m. (1015 GMT, 6:15 a.m. EDT), just off the coast of Padang, the U.S. Geological Survey reported. It occurred a day after a killer tsunami hit islands in the South Pacific and was along the same fault line that spawned the 2004 Asian tsunami that killed 230,000 people in a dozen nations.
A tsunami warning was issued Wednesday for countries along the Indian Ocean, but was lifted after about an hour; there were no reports of giant waves.
The shaking flattened buildings and felled trees in Padang, damaged mosques and hotels and crushed cars. A foot could be seen sticking out from one pile of rubble. At daybreak, residents used their bare hands to search for survivors, pulling at the wreckage and tossing it away piece by piece.
“People ran to high ground. Houses and buildings were badly damaged,” said Kasmiati, who lives on the coast near the quake’s epicenter.
“I was outside, so I am safe, but my children at home were injured,” she said before her cell phone went dead. Like many Indonesians, she uses one name.
The loss of telephone service deepened the worries of those outside the stricken area.
“I want to know what happened to my sister and her husband,” said Fitra Jaya, who owns a house in downtown Padang and was in Jakarta when the quake hit. “I tried to call my family there, but I could not reach anyone at all.”
Health Minister Siti Fadilah Supari told MetroTV that two hospitals and a mall collapsed in Padang.
“This is a high-scale disaster, Supari said.
Hospitals struggled to treat the injured as their relatives hovered nearby.
Indonesia’s government announced $10 million in emergency response aid and medical teams and military planes were being dispatched to set up field hospitals and distribute tents, medicine and food rations. Members of the Cabinet were preparing for the possibility of thousands of deaths.
Rustam Pakaya, head of the Health Ministry’s crisis center, said Wednesday that thousands of people had been trapped under the collapsed houses.
“Many buildings are badly damaged, including hotels and mosques,” said Wandono, an official at the Meteorology and Geophysics Agency in Jakarta, citing reports from residents.
Local television reported more than two dozen landslides. Some blocked roads, causing miles-long traffic jams of cars and trucks.
On Tuesday, a powerful earthquake off the South Pacific islands of Samoa, American Samoa and Tonga — thousands of miles (kilometers) from Indonesia — spawned tsunami that killed more than 100 people. Experts said the seismic events were not related.
Gempa 7,6 SR Guncang Sumbar
Ratusan Orang Masih Tertimbun Hotel Ambacang
Sebelum terjadi gempa, ada ratusan orang yang terjebak di dalam hotel.
KAMIS, 1 OKTOBER 2009, 07:33 WIB
Amril Amarullah

Gempa di Kota Padang (AP Photo/Fitra Yogi)
BERITA TERKAIT
Pagi Ini Menkokesra Pimpin Rapat di Padang
SBY: Utamakan Evakuasi Korban
Gubernur: Kerusakan akibat Gempa Sangat Parah
SBY Perintahkan Menteri Terkait Tinjau Lokasi
124 Tim Dokter Jakarta Diterbangkan ke Padang
Web Tools

VIVAnews – Korban tewas akibat gempa di Padang Pariaman, Sumatera Barat pada Rabu sore, 30 September 2009 diperkirakan mencapai ratusan. Bila pada malam hari data yang diperoleh dari Pemerintah Daerah Sumatera Barat korban mencapai 75 orang.

Namun hingga saat ini, ada sekitar 100 orang lebih terjebak di Hotel Ambacang yang runtuh. Namun bila melihat kondisi bangunan yang rusak parah, diperkirakan tidak akan selamat.

Menurut salah satu korban selamat, sebelum terjadi gempa banyak orang yang berada di dalam hotel tersebut, dan khawatir mereka tidak ada yang selamat.

“Kami khawatir mereka semua tidak ada yang selamat, sebab sebelum gempa banyak orang di dalam,” kata Asrul saat berbincang dengan VIVAnews di lokasi, Kamis 1 Oktober 2009.

Laporan: Eri Naldi | Padang

• VIVAnews
Rabu, 30/09/2009 19:23 WIB
JK Gelar Rapat Terbatas Bahas Gempa Sumbar
Gagah Wijoseno – detikNews

google maps Jakarta – Dahsyatnya gempa yang terjadi di pesisir barat Pulau Sumatera langsung ditanggapi pemerintah. Malam ini rencananya Wapres Jusuf Kalla akan menggelar rapat kabinet terbatas dengan menteri terkait di rumah dinasnya.

“Jam 20.00 WIB malam ini rapat kabinet terbatas penanganan gempa bumi 7,6 SR,” demikian pesan singkat yang diterima detikcom dari protokoler wapres yang diterima detikcom, Rabu (30/9/2009).

Rapat ini akan dipimpin langsung oleh Wapres Jusuf Kalla. Menteri yang akan hadir rencananya Menko Kesra Aburizal Bakrie dan Mensos Bachtiar Chamsjah, dan Menkes Siti Fadilah Supari.

Hingga kini belum ada data kerusakan akibat gempa ini. Daerah terparah kerusakannya berada di Kota Padang karena info dari warga menyebutkan banyak bangunan besar rusak bahkan runtuh.

(gah/asy)

Rabu, 30/09/2009 19:08 WIB
Gempa 7,6 SR
Mudah-mudahan Ini Gempa Besar yang Terakhir
Indra Subagja – detikNews

Jakarta – Kawasan yang kini diguncang gempa 7,6 skala Richter di Padang Pariaman, Sumbar, memang dikenal sebagai wilayah gempa. Tidak heran bila kemudian terjadi gempa, diharapkan ini adalah gempa besar yang diprediksikan.

“Itu sudah diprediksi. Mudah-mudahan ini gempa besar terakhir yang kita tunggu,” kata Direktur Teknologi Sumber Daya Mineral BPPT Yusuf Surachman melalui telepon, Rabu (30/9/2009).

Menurut pakar gempa ini, gempa di kawasan itu tidak ada yang aneh, alasannya memang memang di sana daerah rawan terjadi gempa.

“Ini lempeng tektonik, pertemuan Indo Australian dan kontinental Indonesia. Ini daerah terkunci dan sudah saatnya terjadi gempa,” terangnya.

Di daerah itu memang sebelumnya sudah diamati para ahli akan terjadi gempa besar, bahkan ada yang meramalkan hingga lebih dari 8 skala Richter.

“Yang terjadi ini sudah gempa besar. Mudah-mudahan gempa ini yang terakhir,” harap Yusuf.
(ndr/nrl)

Gempa 7,6 SR Guncang Sumbar
Mal Terbesar di Padang Rusak Parah
Gempa 7,6 SR itu terjadi pada pukul 17.16.09 WIB, Rabu, 30 September 2009.
RABU, 30 SEPTEMBER 2009, 18:14 WIB
Arry Anggadha

Asap membubung dari Plaza Andalas, Padang (Antara/ Maril Gafur)
BERITA TERKAIT
Warga Kota Padang Sidempuan Panik
Inilah Daerah di Empat Negara Rawan Tsunami
BNPB: Belum Ada Laporan Korban dan Kerusakan
Pusat Peringatan Pasifik: Potensial Tsunami
Di Singapura, Petugas Ikut Kabur Bareng Turis
Web Tools

VIVAnews – Gempa berkekuatan 7,6 skala Richter mengguncang wilayah Sumatera Barat. Gempa merusakkan sejumlah rumah dan pusat perbelanjaan.

“Banyak rumah yang roboh dan Plaza Andalas rusak parah,” kata Anton, penduduk Padang, saat berbincang dengan VIVAnews, Rabu 30 September 2009.

Informasi dari Badan Klimatologi, Meteorologi dan Geofisika, gempa 7,6 SR itu terjadi pada pukul 17.16.09 WIB, Rabu, 30 September 2009.

Gempa terjadi di lokasi 0.84 Lintang Selatan dan 99.65 Bujur Timur. Pusat gempa berada di arah 57 kilometer barat daya Pariaman, Sumatera Barat.

Pusat Peringatan ini mengatakan, jika tsunami terjadi, maka akan menjangkau Padang, Sumatera Barat, hanya dalam beberapa menit setelah gempa terjadi pukul 17.17 Waktu Indonesia Barat.

• VIVAnews

30/09/2009 – 18:08
Gempa 7,6 SR Guncang Sumbar
INILAH.COM, Jakarta – Gempa tektonik berkekuatan 7,6 skala Richter (SR) mengguncang Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) pada Rabu pukul 17.16 WIB, Rabu (30/9).

Keterangan yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa tersebut terjadi pada episentrum 0,84 lintang selatan (LS) dan 99,65 bujur timur (BT). Pusat gempa itu berada pada 57 km barat laut Pariaman Provinsi Sumbar dengan kedalaman 71 km.

Gempa terasa hingga wilayah Sumatera Utara. Getaran gempa itu terasa hingga ke Kota Medan sehingga mengakibatkan beberapa penghuni rumah dan perkantoran di daerah itu berhamburan ke luar.

Staf Analisa BMKG Pekanbaru Ardhitama menyebutkan, gempa berpotensi tsunami. Selain turut mengguncang sebagian wilayah Riau, gempa diduga juga terasa hingga Banda Aceh. [*/sss]

Rabu, 30/09/2009 18:09 WIB
Gempa 7.6 SR Paling Dirasakan di Padang
Amanda Ferdina – detikNews
Sumbar – Gempa berkekuatan 7.6 SR yang berpusat di 57 km barat daya Pariaman, Sumatra Barat dirasakan hingga 10 wilayah di Indonesia. Goncangan paling keras terasa di Padang.

“Dirasakan di Padang, VI-VII Modified Mercalli Intensity (MMI),” demikian pesan singkat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika kepada detikcom, Rabu (30/9/2009) pukul 17.56 WIB.

Selain itu, gempa juga dirasakan di 9 wilayah lain di Indonesia, yaitu di Pekanbaru sebesar II-III MMI, Bukit Tinggi III-IV MMI, Sibolga IV, Tapanuli Selatan III-IV, Bengkulu III-IV, Liwa III-IV, Muko-Muko III-IV, Gunung Sitoli IV, dan Jakarta II MMI.

Kepala Balai Besar II BMKG yang membawahi Jawa, Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan Suhardjono menyatakan goncangan gempa skala I MMI berarti masyarakat tidak merasakan. Skala II ada beberapa yang merasakan.

Skala III artinya gempa sudah mulai dirasakan. Skala IV dirasakan masyarakat banyak. Skala V-VII orang panik dan sulit berjalan. Sementara skala VIII-IX berarti bangunan ada yang roboh dan masyarakat sulit berdiri.

(amd/iy)

Rabu, 30/09/2009 18:00 WIB
Gempa 7,6 SR di Sumbar
Gempa Terasa di Singapura, Penghuni Apartemen Ultra Mansion Panik
Arifin Asydhad – detikNews
Jakarta – Gempa dahsyat berkekuatan 7,6 SR di Sumatera Barat yang terjadi pukul 17.27 WIB juga dirasakan di Singapura. Bahkan, penghuni Apartemen Ultra Mansion panik. Mereka sempat dievakuasi ke lantai dasar.

“Tadi terasa getarannya. Keluar kamar, ternyata orang-orang sudah pada turun. Kami diminta turun ke lantai dasar,” kata Bening, salah seorang penghuni Apartemen Ultra Mansion yang berada di kawasan Derbyshire Road, saat dihubungi detikcom, Rabu (30/9/2009).

Saat itu Bening berada di kamarnya di lantai 12. “Sedang ngobrol dengan teman saya, tiba-tiba kaget ada getaran. Lantai seperti bergoyang,” kata dia.

Para penghuni apartemen kemudian dievakuasi ke lantai dasar. Beberapa menit kemudian setelah dirasa aman, para penghuni sudah diperbolehkan masuk kamarnya lagi. “Sekarang sudah di kamar saya di lantai 12 lagi,” ujar Bening ketika dihubungi pukul 17.45 WIB.

Seorang WNI lainnya yang sudah dua tahun bekerja di Seagate Singapura, Fanny T, juga mengaku merasakan getaran kuat. “Saya merasakan gempa yang cukup lama sekitar 1 menit di tempat kerja saya yang berada di Ang Mo Kio Avenue 5. Meja terasa digoyang-goyang,” ujar Fanny kepada detikcom.

Menurut Fanny, cukup banyak kawan-kawannya di Singapura yang merasakan gempa tersebut. “Awalnya mereka merasakan pusing karena belum makan malam. Maklum di sini jam 6:25 pm sudah waktunya pulang. Tapi setelah dikonfirmasi lagi dengan kawan-kawan yang lain merasakan hal yang sama,” ujar Fanny yang bekerja di bidang IT ini.

(asy/nrl)
Rabu, 30/09/2009 18:02 WIB
Warga Padang Sidempuan Berhamburan Keluar Rumah
Andi Saputra – detikNews

Google earth Jakarta – Gempa juga dirasakan warga Padang Sidempuan, Sumatera Utara selama 10 menit. Akibatnya, puluhan warga lari berhamburan keluar rumah.

Gempa terasa pukul 17.15 WIB. “Lagi jualan. Mau tutup. Kami langsung lari ketakutan,” kata Gustina Suryani, (38), pemilik ruko di Plasa Sagumpal Bonang, Padang Sidempuan, Sumatera Utara saat dihubungi detikcom, Rabu, (30/9/2009).

Padang Sidempuan merupakan kota madya dengan jarak 6 jam perjalanan darat dari Padang. Meski gempa terbilang cukup lama, tapi tak tampak kerusakan.

Saat kejadian, seluruh barang kelontong bergerak tapi tak sampai jatuh. Puluhan warga berteriak panik sambil teriak histeris. “Sekarang sudah berani masuk ruko. Sekalian nutup toko,” pungkasnya
(asp/gah)

Peringatan Tsunami setelah Gempa Sumatera
Rabu, 30 September 2009 – 18:01 wib
TEXT SIZE :
Ahmad Dani – Okezone
HAWAII – Lembaga pemantau tsunami di wilayah pasifik yang berpusat di Hawaii, AS, mengeluarkan rilis mengenai peringatan dini tsunami akibat gempa yang menggetarkan Sumatera.

Dalam rilis seperti dimuat Reuters Rabu (30/9/2009) diminta kepada pejabat terkait di lokasi yang berpotensi tsunami untuk mengeluarkan kebijakan untuk memberikan peringatan dan antisipasi dampak tsunami. Aksi itu sebagai respons atas rilis peringatan dini tsunami tersebut.

Gempa Sumatera, kata badan pengawas tsunami ini, bisa berpotensi menimbulkan tsunami lokal dan berpotensi juga menimbulkan tsunami besar yang berjarak hingga kurang dari ratusan kilometer dari pusat gempa di Sumatera.

Beberapa area yang berdekatan dengan pusat gempa ini juga membuat air laut mengalami kenaikan kecil di wilayah pantai.

Selain pusat pemantau tsunami pasifik hal serupa juga dikeluarkan lembaga pemantau gempa di Jepang. Bahkan, tsunami berpotensi terjadi di Samudera Hindia.

“Gempa ini berpotensi menyebabkan kerusakan secara regional di wilayah Samudera Hindia. Tsunami bisa terjadi dalam tempo satu jam di Indonesia dan tiga jam di India, Sri Lanka dan Australia.(ahm)

jangan meNYERAH: hidup di pulau, 2 bahaya besar sekaligus …

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 5:15 am

Tsunami in Pacific May Have Killed 120 in Samoa Area (Update1)
Share | Email | Print | A A A

By Gavin Evans and Tracy Withers

Sept. 30 (Bloomberg) — A tsunami in the Pacific Ocean caused by a magnitude-8 earthquake may have killed more than 120 people in Samoa, American Samoa and Tonga, as well as prompting warnings that waves may hit Japan and the U.S. west coast.

The toll in Samoa, where 26 people are confirmed dead, may rise to 100 as rescue teams reach isolated villages, Radio New Zealand reported, citing an estimate by the nation’s Disaster Management Office. At least 19 people are dead in American Samoa, according to territory director of homeland security, Mike Sala. Tonga is checking reports of 10 deaths.

A 5-foot (1.5-meter) tsunami was reported at Pago Pago, on the northern side of American Samoa, the U.S. Pacific Tsunami Warning Center said. Waves have been as high 15 feet in other parts of the island, Eni Faleomavaega, the territory’s delegate to the U.S. Congress told Agence France-Presse.

The quake was the biggest since a magnitude-8.1 tremor hit east of the Kuril Islands in Russia in January 2007. The Pacific warning center extended a tsunami advisory to the west coast of the U.S. from the Californian-Mexican border to the Oregon- Washington border.

A warning was issued by Japan’s weather agency for an 0.5 meter (1.6 feet) tsunami to hit the country’s eastern seaboard by 3 p.m. Japanese time. Officials in Ofunato, a city in northern Japan, ordered the evacuation of about 10,000 residents, according to a notice on the municipality’s Web site.

A tsunami alert issued for the South Pacific region was later canceled.

Major Disaster

President Barack Obama declared a “major disaster” in American Samoa, the White House said in an e-mailed statement. The declaration makes government funding immediately available for aid operations and rebuilding in the territory that has a population of about 65,600 people.

The tsunami was triggered by a magnitude-8.0 earthquake shortly before 7 a.m. local time on Sept. 29 about 122 miles (196 kilometers) southwest of Apia, the Samoan capital.

Samoa is close to the International Date Line and 7 a.m. on Sept. 29 is 7 a.m. on Sept. 30 in Wellington, New Zealand.

The quake struck at a depth of about 22 miles, according to the U.S. Geological Survey. Tsunami warnings were issued for Fiji, New Zealand, Tonga, the Cook Islands and 16 other nations.

Homes on the southern coast of the Samoan islands of Upolu and Savaii were washed away, according to Radio New Zealand. Some villages on the southeast Upolo coast were destroyed and many people are missing, the broadcaster said, citing Disaster Management Office Assistant Chief Executive Officer Ausegalia Mulipola.

Tongan Islands

The final death toll may not be known until tomorrow, New Zealand’s Deputy Prime Minister Bill English said. Bodies are being brought into Apia, while searchers are scouring the sea along Samoa’s southern coast.

“The majority of the deaths so far are elderly or children because they were less able to escape the tsunami as it came in,’ he told Radio New Zealand.

At least five people are reported dead on Tonga’s northern island of Niuatoputapu, New Zealand Foreign Minister Murray McCully told journalists in Wellington. The airstrip on the island is out of action and may have been damaged in the earthquake, he said.

In Samoa, residents in coastal villages were evacuated to higher ground after the quake. Tsunami drills earlier in the year may have helped reduce the death toll, Radio Polynesia journalist Jonah Tui Le Tufuga told Radio New Zealand. Cars and parts of houses were left floating in the sea, he said.

Group of Islands

The nation of about 180,000 people, consists of 10 islands and lies about 2,800 kilometers north-northeast of New Zealand. It’s about 80 kilometers northwest of Pago Pago on the island of Tutuila, American Samoa’s principal island.

The U.S. Federal Emergency Management Agency is sending a team to American Samoa to assist, administrator Craig Fugate said in an e-mailed statement. Emergency provisions in Hawaii will be sent south as needed, he said.

Australia will deploy a taskforce to Samoa within 24 hours, Foreign Minister Stephen Smith told ABC Radio today. One Australian was killed in Samoa, the ministry said.

Residents of Samoa, shocked by the strength of the jolt, heeded warnings of local police and moved inland, Radio New Zealand’s Samoa correspondent, Tipi Autagavaia, said on a broadcast.

“My kids were preparing to go to school and were all crying and screaming,” he said in the broadcast. “It was a big, big shock to most people, because it is the first time they have experienced such a very strong earthquake.”

The magnitude of the quake was revised higher from an initial reading of 7.9, the USGS said. The quake was followed by 14 aftershocks of magnitude-5 or higher, the USGS said.

September 29, 2009

jangan meNYERAH:ouch, dasar ga kreatif …

Filed under: GLOBAL ECONOMY,Medicine — bumi2009fans @ 12:59 pm

BPOM Larang Edar Produk Babi dan Alkohol
Hal tersebut termuat dalam Surat Keputusan Kepala BPOM bernomor HK. 00051233516.
SELASA, 29 SEPTEMBER 2009, 16:39 WIB
Hadi Suprapto, Elly Setyo Rini

Fotografer memotret minuman keras selundupan di Tanjung Priok. (Antara/Ujang Zaelani)
BERITA TERKAIT
2010, Cukai Minuman Beralkohol Naik
Razia Petasan, Minuman Keras Dipadat
Jelang Puasa, Tiga Ribu Miras Disita
Bea Cukai Sita Ribuan Miras Asal Korea
Bupati Tolikara Kritis Usai Nenggak Miras
Web Tools

VIVAnews – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melarang izin edar produk makanan minuman, kosmetika, dan obat mengandung bahan-bahan tertentu yang dilarang syariah Islam, di antaranya babi dan alkohol.

Hal tersebut termuat dalam Surat Keputusan Kepala BPOM bernomor HK. 00051233516 tentang izin edar produk obat, obat tradisional, kosmetik, makananan, dan suplai makanan yang mengandung bahan tertentu dan atau alkohol.

Direktur Eksekutif Pusat Informasi Produk Industri Makanan dan Minuman (PIPIMM) Suroso Natakusumah menjelaskan, peraturan yang berlaku efektif sejak 31 Agustus 2009 tersebut akan mengancam industri makanan dan minuman.

Dalam peraturan tersebut, dia menambahkan, termuat pasal yang menyebutkan produk makanan minuman tidak boleh mengandung atau berasal dari bahan-bahan tertentu seperti babi, anjing, cacing, bangkai, binatang bertaring, binatang bercakar, burung, lebah, katak, semut, dan lintah.

“Selama ini tidak diatur hal-hal seperti itu. Kalaupun produk yang mengandung babi misalnya, hanya perlu menyebutkan dalam labelnya bahwa ini mengandung babi. Jadi konsumen bisa tahu,” kata Suroso di Jakarta, Selasa, 29 September 2009.

Selain itu, dalam poin izin edar obat juga disebutkan bahwa izin akan diberikan jika bersifat darurat. Kedaruratan ini diputuskan oleh lintas sektor yang terdiri dari Depkes, MUI, dan BPOM. “Semestinya ada tim baru yang akan menetapkan hal itu,” kata dia.

Bagi produk yang telah beredar sebelum peraturan tersebut berlaku efektif, diberikan waktu satu tahun untuk menyesuaikan diri dan selebihnya jika tidak mematuhi peraturan akan ditarik dan dimusnahkan.

Suroso belum menyebutkan kerugian yang akan ditimbulkan akibat peraturan ini. “Hari Jumat akan diadakan rapat kembali bersama Depperin untuk merumuskan potensi kerugian,” kata dia.

Hari ini, beberapa asosiasi makanan dan minuman mengadakan pertemuan dengan Departemen Perindustrian untuk mengeluhkan hal tersebut. Pengusaha meminta Depperin berkonsultansi dengan BPOM terkait keberatan pengusaha.

hadi.suprapto@vivanews.com

• VIVAnews

Badan POM Larang Cacing Dijadikan Obat
Selasa, 29 September 2009 | 18:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melarang penggunaan bahan-bahan tertentu dan pembuktian atas bahan kandungan untuk obat, obat tradisional, kosmetik, makanan, dan suplemen makanan. Bahan-bahan tertentu dimaksud antara lain babi, anjing, cacing, kutu, binatang bertaring, lebah, kodok, semut, lintah.

“Pengusaha harus mampu membuktikan penggunaan bahan tertentu dalam produk bermanfaat secara ilmiah untuk mutu dan keamanan konsumen,” kata Ketua Pusat Informasi Produk Industri Makanan dan Minuman Suroso Natakusuma di Departemen Perindustrian, Selasa (29/9).
Aturan ini mulai berlaku sejak 31 Agustus. Untuk izin baru, harus sudah memenuhi persyaratan izin edar ini. Untuk produk yang sudah memiliki izin edar, diberi waktu setahun untuk memenuhi syarat tersebut.

Masalahnya, kata Suroso, ada beberapa jenis obat, suplemen makanan dan kosmetik yang mengandung bahan tertentu, misalnya cacing. “Menurut BPOM, cacing tidak terbukti ilmiah bermanfaat untuk mutu dan keamanan konsumen serta profesional tidak sesuai secara syariah,” tuturnya.

Ketua Asosiasi Perusahaan Kosmetik Indonesia, Putri Wardhani mengatakan sedang mempelajari aturan baru tersebut. Namun, dia menekankan, industri saat ini tengah menghadapi persaingan di pasar global. “Jadi, semakin sedikit pembatasan gerak langkah pelaku usaha akan semakin baik,” tuturnya.

Mengenai kandungan bahan tertentu yang mesti diuji secara ilmiah, Putri menjelaskan, dalam satu produk dapat memiliki formula yang mengandung 20 bahan baku yang berbeda dan berasal dari berbagai tempat dan negara. “Kalau harus diaudit satu persatu prosesnya, tentu akan menjadi mahal sekali biayanya,” kata Putri.

Akibatnya, lanjut dia, daya saing produk akan menurun di pasar global baik dari segi harga, kreatifitas, dan teknologi. Dia berharap, pemerintah melibatkan para pelaku usaha terkait dalam menyusun rancangan aturan dan undang-undang untuk meminimalisir dampak negatifnya.

Ketua Gabungan Pengusaha Jamu, Charles Saerang justru mendukung aturan itu selama melindungi masyarakat. “Harus dibuktikan bener tidak itu bemanfaat bagi kesehatan,” katanya.

NIEKE INDRIETTA

jangan meNYERAH: infeksi yang TERTUTUP…

Filed under: Medicine — bumi2009fans @ 10:05 am

Selasa, 29/09/2009 15:16 WIB
Hepatitis C Lebih Banyak Menyerang Karyawan Swasta dan Laki-Laki
Nurul Ulfah – detikHealth

Jakarta, Survei yang dilakukan Departemen Kesehatan RI menyebutkan bahwa karyawan swasta lebih banyak terserang penyakit Hepatitis C ketimbang pegawai negeri. Penyakit infeksi hati yang mematikan dan tidak bergejala itu pun lebih banyak dialami laki-laki daripada wanita.

Hal itu disampaikan oleh Dr. Andi Muhaidin, Direktur Sepimkesma Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan ( PP&PL) dalam acara Seminar Permasalahan Hepatitis C di Indonesia yang digelar di Hotel Gran Melia, Jakarta, Selasa (29/9/2009). Pada kesempatan itu juga dilakukan serah terima program pendataan Hepatitis C Nasional dari PT Roche Indonesia kepada Departemen Kesehatan Indonesia.

“Entah kenapa hal itu bisa terjadi, tapi hasil survei kami di lapangan berdasarkan kategori profesi menunjukkan seperti itu,” ujar Andi. Menanggapi data yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan RI, Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI), Dr. Unggul Budihusodo, SpPD-KGEH pun belum bisa menjelaskan sepenuhnya fakta tersebut.

“Itu kan penemuan di lapangan, saya juga tidak tahu mengapa karena belum ada studi yang menjelaskannya. Tapi karyawan swasta yang terinfeksi juga tergantung profesinya. Profesi seperti dokter, perawat, tenaga medis dan mereka yang sering berhubungan dengan transfusi darah adalah yang paling berisiko terkena infeksi virus Hepatitis C. Mereka semua kan kebanyakan karyawan swasta, jadi prevalensinya lebih tinggi dibanding pegawai negeri,” jelas Unggul.

Jumlah pegawai swasta yang lebih banyak daripada pegawai negeri pun mungkin bisa menjelaskan fakta di lapangan tersebut. “Tapi yang pasti, negara yang prevalensi Hepatitis C-nya tinggi menjadi penduduknya saja kita sudah berisiko,” ujar Unggul.

Risiko Lainnya yang patut diwaspadai yaitu pada kelompok laki-laki. Menurut data Depkes RI, risiko terkena Hepatitis C pada laki-laki adalah 83 persen, sedangkan wanita hanya sekitar 17 persen.

“Sampai sekarang belum bisa dijelaskan kenapa, tapi kemungkinan karena laki-laki relatif lebih ‘aktif’ atau ‘jajan’ kemana-mana. Tapi jelas kalau risiko tertular pada lelaki lebih tinggi. Wanita beruntung karena sedikit yang kena tapi banyak yang sembuh. Kalau lelaki, banyak yang kena tapi susah sembuhnya. Jadi beruntunglah yang jadi wanita,” ujar Unggul.

Hepatitis C merupakan salah satu jenis infeksi virus pada hati yang mengakibatkan peradangan dan kerusakan hati dan jika sudah parah bisa berujung pada kerusakan hati, sirosis (pengerasan) hati, kanker hati dan kematian.

Biasanya umur penyakitnya sekitar 20 hingga 30 tahun. Namun karena penyakit ini tidak menujukkan gejala fisik, maka kebanyakan penderita tidak sadar dirinya terkena Hepatitis C. Tiba-tiba setelah dicek ke dokter sudah dalam kondisi kronis, akut bahkan sirosis. Kalau sudah begitu harapan hidupnya biasanya kurang dari 1 tahun.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 170 juta orang terinfeksi Virus Hepatitis C (VHC). Dibanding negara-negara Eropa, Afrika dan Amerika, negara di Asia Tenggara lebih banyak yang terinfeksi yaitu sekitar 32,3 persen dari total penduduk dunia.

Di Indonesia sendiri diperkirakan ada 7 juta orang yang mengidap virus ini, namun hingga kini belum ada vaksin yang bisa mencegah penularannya karena sifat virusnya yang sangat mudah bermutasi.

kontan:
Selasa, 29 September 2009 | 15:31

SURVEI KESEHATAN

7 juta Penduduk Indonesia Diduga Mengidap Virus Hepatitis C.

JAKARTA. Pemerintah segera melanjutkan program surveillance terhadap penyakit hepatitis C di 21 provinsi. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit & Penyehatan Lingkungan (P2PL) Tjandra Yoga Aditama mengatakan, program ini untuk mendapatkan informasi mengenai pasien Hepatitis C di Indonesia. “Sehingga penanggulangan terhadap penyakit ini lebih tepat sasaran,” ucapnya Selasa (29/9).

Tjandra menyebutkan, sekitar 7 juta penduduk Indonesia diduga mengidap virus hepatitis C. Sementara, setiap tahunnya terdapat ribuan infeksi baru yang muncul. Celakanya, sekitar 90% dari orang yang mengidap hepatitis C tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi. “Infeksi virus Hepatitis C merupakan satu dari sepuluh penyebab kematian terbesar,” ucapnya.

Sejatinya, program surveillance ini sudah dilakukan sejak tahun 2007 oleh PT. Roche Indonesia. Mereka pun secara resmi menyerahkan program tersebut kepada pemerintah untuk dilanjutkan oleh Departemen Kesehatan terhitung hari kemarin.

Tjandra mengatakan, pemerintah akan memperluas program surveillance ini hingga menjangkau seluruh provinsi di Indonesia dalam waktu dekat. Depkes memastikan akan menjalankan program ini secara berkesinambungan dan mengintegrasikan dengan sistem pendataan penyakit.

Roche Indonesia mengatakan, sekitar 170 juta orang di dunia diperkirakan telah terinveksi virus ini dengan angka penambahan sekitar 4 juta setiap tahun. “3% dari total populasi dunia diperkirakan telah terinfeksi,” ujarnya.

Pencegahan terhadap penyakit ini perlu dilakukan karena biaya tahunan perawatan hepatitis C sangat besar. Maklum, pasien harus mengeluarkan biaya mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 3 miliar per orang untuk melakukan transplantasi hati.

Mekanisme pendataan dilakukan di 21 provinsi dalam dua tahap. Tahap pertama, 11 provinsi yang terlibat yakni DKI Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Bali, Kalimantan Barat serta Papua.

Sementara untuk tahap kedua, terpilih 10 provinsi tambahan, yaitu Kepulauan Riau, Jambi, Riau, Lampung, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Banten, DI Yogyakarta, dan NTB. Program ini melibatkan 123 unit pelapor dengan tingkat partisipasi mencapai 99%.

Yohan Rubiyantoro

jangan meNYERAH: jangan … GE-ER… dah (6)

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 5:45 am

G-20 Jangan Berpuas DiriMasih Ada Pertanyaan soal Kesehatan Ekonomi
AFP/JEWEL SAMAD
Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Michelle Obama menyambut Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ny Ani Yudhoyono pada jamuan makan malam G-20 di Phipps Conservatory, Pittsburgh, Pennsylvania, AS, Kamis (24/9)./
Artikel Terkait:
Pokok-pokok Kesepakatan di Pittsburgh
Akankah Indonesia Sekadar Tampil di G-20?
G-20 Mendorong Ekonomi Global Terbuka
G-20 Resmi Gantikan G-8
Merkel: G-20 Harus Fokus
Senin, 28 September 2009 | 06:14 WIB
PITTSBURGH, KOMPAS.com-Pertemuan Kelompok 20 kali ini mungkin melegakan dan terkesan misi sudah terselesaikan. Para pemimpin dari negara maju dan berkembang yakin telah meraih sukses menangani krisis finansial global dan resesi. Namun, kesepakatan masih harus diimplementasikan.

Mantan ekonom Kepala Dana Moneter Internasional (IMF) Simon Johnson, saat ini peneliti senior pada Peterson Institute for International Economics di Washington, Minggu (27/9), bertutur.

Dia mengatakan, masih ada sederetan potensi masalah yang dapat mengganggu kesepakatan, di antaranya adalah kerugian yang masih membengkak pada kredit perumahan di AS, perlunya ekapitalisasi perbankan Eropa, serta tingginya tingkat pengangguran di negara maju.

Hal-hal tersebut merupakan masalah yang berpotensi besar memundurkan hal yang sudah membaik. Jika ancaman itu benar-benar terjadi, tidak tertutup kemungkinan para pemimpin dipaksa mengubah lagi kebijakan yang sudah disepakati.

Para pemimpin G-20 menekankan siap mencegah pemburukan ekonomi. Namun, Johnson mengatakan, para pemimpin mungkin terlalu cepat merasa sukses. Ini tidak berbeda seperti pidato terkenal mantan Presiden AS George Bush pada Mei 2003 mengenai Irak. Ketika itu, pidato dilakukan di depan pesawat terbang yang disampirkan spanduk bertuliskan ”Misi sudah terselesaikan”. Kenyataannya jauh dari itu.

”Apa yang dapat kita katakan soal reformasi peraturan sektor keuangan sejak pertemuan G-20 April lalu di London?” demikian Johnson bertanya.

Anil Kashyap, profesor ekonomi pada Sekolah Bisnis Universitas Chicago, mengatakan, dia akan memberikan penilaian tugas G-20 ”belum sempurna”.

”Saat ini terlalu dini mengatakan bahwa mereka sudah keluar dari masalah. Bahkan sangat disesalkan, G-20 belum mencapai kesepakatan untuk beberapa hal, termasuk reformasi sektor keuangan,” ujarnya.

Para pemimpin G-20 mendapatkan penghargaan karena dana yang mereka kumpulkan sekitar 5 triliun dollar AS telah disuntikkan ke dalam perekonomian untuk membantu pemulihan ekonomi.

Kerja sama di antara bank- bank sentral memang membantu pencairan kredit, demikian pula pinjaman darurat dan penjaminan telah dilakukan untuk membantu kelancaran kredit kepada konsumen dan untuk bisnis.

Akan tetapi, masih ada pertanyaan besar, mengenai seberapa sehat sebenarnya perekonomian global ketika fasilitas-fasilitas dan langkah darurat itu dicabut. Anggota G-20 telah berjanji akan tetap mendukung langkah-langkah yang mendorong pemulihan hingga kestabilan ekonomi terjamin.

Frustrasi soal iklim

Hal yang paling mengkhawatirkan Kashyap adalah AS belum terhindar dari masalahnya, termasuk soal penutupan perbankan atau institusi finansial besar yang sedang berada bahaya kebangkrutan. Penanganan terhadap lembaga seperti itu tidak mudah karena bisa menyebabkan kepanikan massal. Masih segar dalam ingatan bagaimana penutupan Lehman Brothers menyebabkan kepanikan luar biasa di pasar finansial ke segala penjuru pada September 2008.

”Jika firma keuangan besar berada dalam masalah yang sama, G-20 tidak memiliki pilihan lain seperti tahun lalu. Saya rasa, itu sangat menyedihkan,” ujar Kashyap. Dengan kata korporasi keuangan bangkrut, akan susah ditutup karena khawatir akan gelombang kepanikan.

Bank Sentral AS dan Departemen Keuangan AS telah mendesak Kongres untuk mengesahkan perundangan yang memberi mereka kekuatan untuk menutup perusahaan keuangan bermasalah. Posisinya menjadi sama seperti Lembaga Penjaminan (FDIC) yang dapat menutup bank bermasalah.

Walaupun sudah banyak kesepakatan yang tercapai, ternyata masih ada sumber perpecahan di antara G-20. Beberapa pemimpin Eropa menyatakan frustrasi karena hanya sedikit kesepakatan soal cara penanganan terhadap perubahan iklim, seiring dengan semakin dekatnya Konferensi Tingkat Tinggi Iklim di Kopenhagen, Denmark, Desember mendatang.

”Saya tidak dapat menyembunyikan kekhawatiran saya mengenai betapa lambannya kemajuan mengenai hal itu. Sekarang adalah saatnya untuk serius, bukan nanti-nanti,” ujar Ketua Komisi Eropa Jose Manuel Barroso.

Soal pemanasan global, ba- nyak negara saling menunggu pihak lain untuk melakukan inisiatif. (AP/AFP/Reuters/joe)

Sumber : Kompas Cetak

jangan meNYERAH: paksa selera, abis dah kolesterol…

Filed under: Medicine — bumi2009fans @ 5:19 am

Senin, 28/09/2009 14:48 WIB
7 Makanan Penggempur Kolesterol
Odilia Winneke – detikFood

Jakarta – Pusing dengan kadar kolesterol yang tak pernah beranjak turun? Seusai pesta makan enak selama Lebaran, ada baiknya benahi segera menu makan Anda. Tujuh jenis makanan ini patut dikonsumsi karena terbukti bisa menurunkan kadar kolesterol darah. Apa saja makanan itu?

Untuk menjaga kadar kolesterol darah tetap stabil, bukan pekerjaan gampang. Karena harus diiringi dengan kemauan kuat untuk mengontrol makanan yang dikonsumsi. Namun, dengan makan makanan yang mampu membantu penyerapan lemak jenuh ganda Anda bisa tetap sehat. Caranya cukup mudah, konsumsi bahan makanan berikut ini secara cermat.

Oats: Bijian ini terkenal kemampuan menyerap lemak jenuh dalam darah. Seperti yang dibuktikan dalam studi yang dilakukan oleh wanita-wanita di University of Toronto. Mereka menambahkan konsumsi oats pada makanan sehat yang dikonsumsi dan ternyata berhasil menaikkan kadar HDL- si kolesterol baik hingga 11% .

Almond: Studi yang dilakukan Tuft University tahun 2005 menemukan bahwa kulit kacang almond mampu melindungi kadar LDL dari proses oksidasi. Proses oksidasi ini bisa merusak pembuluh darah dan meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah jantung.

Kacang-Kacangan: Hasil penelitian Annals anda Internal Medicine tahun 2005 menyebutkan kadar LDL pada sukarelawan menurun hingga dua kali saat makanan rendah lemak mereka diberi kacang-kacangan (juga makanan berserat dan sayuran).

Blueberry: Buah ini mengandung antioksidan hebat yang disebut pterostilbene yang mampu menurunkan kadar LDL di dalam darah. Hal ini didukung dengan penelitian Agriculture Research Service taun 2004.

Jali: Bijian sederhana ini ditambahkan oleh para suka relawan pada menu makanan sehat mereka yang disusun berdasarkan American Heart Association Diet. Terbukti kadal LDL dalam darah mereka turun hingga 17%.

Alpukat : Kandungan lemak tak jenuh ganda pada buah alpukat mampu menurunkan kadar kolesterol LDL yang jahat dan menaikkan kadar HDL yang baik, terutama untuk mereka yang mempunyai problem dengan kadar kolesterol darah.

Alkohol: Segelas wine atu minuman beralkohol lain yang diminum saat makan malam ternyata mampu menurunkan kadal HDL dan mengurangi resiko serangan jantung (tentunya tak berlaku bagi mereka yang sudah menderita penyakit jantung).

( eka / Odi )

Laman Berikutnya »

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: