eK0n0mi taK seriU$ d/h ekonomitakserius@blogspot.com

Agustus 31, 2008

2009: taon politik…

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 2:53 pm

kalo belajar dari sejarah berarti akan terjadi gejolak menjelang pil-leg dan pil-pres dilaksanakan … tetapi karena sudah ada tanda2 cukup kuat, golongan putih cuci tangan bersih, maka semoga darah tidak tertumpah sama sekali … semakin banyak yang cuek mikirin yang harus dicoblos, maka situasi mungkin menjadi lebih nyaman … kalo gitu, golputnya aja yang diperbanyak deh, supaya ekonomi lebih lancar dan tenang …he3

…. bicara soal ekonomi politik, maka sentimennya ada 2, positif dan negatif:
…. kesimpulan sementara: sentimen negatif lebih banyak
…. antisipasi sementara: valas:rupiah= 50:50 (tadinya sempat 30:70)
…. apa saja sentimen positif:
– pileg/pilpres lebih damai karena katup ekspresi demokrasi sudah jauh lebih bagus transparansinya
– cadangan devisa s/d akhir juli masih cukup untuk impor 6-7 bulan, yaitu US$58M
– ekspor masih di atas US$10M/bulan, kecenderungan penurunan ekonomi global tidak terlalu berpengaruh
– pilkada2 yang paling buruk pun tidak sampai dengan konflik berkepanjangan model ambon/poso/aceh/papua
– bank sentral asia pasifik lebih siap menghadapi krisis finansial baru, karena cadangan dana talangannya bisa 5-10 X lipat saat krismon
– sistem API (arsitektur perbankan indonesia) sudah jauh lebih berfungsi prudential dan terpantau lebih ketat dan tidak terlalu koruptif lagi
– pilpres/pemilu amrik november 2008 akan berakhir, artinya ekonomi amrik akan semakin pulih, karena faktor politik-ekonomi yang terkait banyak isu ekonomi-finansial-bisnis akan jauh lebih kondusif… secara global maknanya akan sangat bagus buat ekonomi global (itu menurut gw pribadi lho)
– para pahlawan tkw sungguh2 mengorbankan segalanya:

JAKARTA–MI: Selama Lebaran 2008, sedikitnya Rp15 triliun devisa negara dari kiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mengalir ke dalam negeri. Dari jumlah tersebut, lebih dari separuhnya dikirim para pekerja di Malaysia.

… termasuk jiwa raga lho: hari ini kecelakaan lantas karena ditabrak ka, 5 orang tewas; lom lagi cerita2 kriminal dan vonis bagi tkw di luar negeri …

… apa saja sentimen negatif: (siap2 yaow)
– hot money asing sedang mondar mandir keluar masuk secara gila-gilaan dari/ke pasar finansial indonesia
– asing lebih suka presiden sekarang yang tetap jadi presiden berikut, tapi poling pendapat semakin menunjukkan rakyat kelas bawah yang mayoritas lebih suka penggantian presiden; padahal intervensi asing ke indo masih terlalu dominan baik secara politik mau pun ekonomi
– rating utang indonesia rendah dan jauh di bawah tingkat investasi, yaitu b (menurut the economist)
– investor dan deposan indonesia sangat rentan isu2 negatif, dan sangat mudah memindahkan dana2nya ke luar negeri
– kurs rupiah terhadap dollar amrik adalah isu terpenting yang terkait krisis moneter, yaitu jika di atas 9500 berarti imported inflation akan membengkak, karena impor indonesia juga luar biasa tingginya, menyamai atau lebih dari ekspor indonesia (terutama barang2 mentah, semi-mentah, mesin dan automotif); kurs rupiah terendah setelah periode suharto-habibie adalah Rp.10.360,- di jaman gus dur
– para capres sedang mengumpulkan dana sebanyak mungkin dari hasil investasinya selama 5 tahun, artinya redemption besar2an bisa terjadi
– inflasi indonesia di double digit berarti menggerogoti kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi makronya sendiri; faktor duet budiono-sri mulyani (bi-depkeu) akan sangat memainkan peranan (termasuk kasus peningkatan uang palsu juga seh… he3)
……….. soal duo SRI-BUDIONO: ada pendapat laen lage:

CEO Standart Chartered Bank Indonesia Simon Morris mengatakan dibandingkan pada masa krisis 10 tahun lalu yaitu pada 1998, kondisi Indonesia saat ini lebih kuat. Hal ini dilihat dari indikator pertumbuhan ekonomi di atas 6% serta kestabilan situasi ekonomi dan politik.

Simon masih optimistis perekonomian Indonesia masih akan bertumbuh untuk ke depan, apalagi dia menganggap duet otoritas fiskal yang dipimpin oleh Sri Mulyani dan otoritas moneter yang dipimpin Boediono menjadi satu sisi yang menguntungkan bagi perekonomian Indonesia dengan manajemen keuangan yang baik.

– jumlah penduduk miskin yang tetap tinggi, berarti kemampuan pemerintah mensubsidi mereka semakin lemah
– korupsi tetap merajalela karena faktor tebang pilih dalam implementasi anti-korupsi
(bukti bahwa pemberantasan korupsi masih jauh banget adalah pengakuan presiden incumbent sbb:”Maksud saya bukan membuat kita lantas ah sudah cukup, jauh dari cukup.Kita harus,kalau mau dibikin peringkat, naik terus peringkat kita sampai papan atas dan butuh kerja keras, butuh konsistensi untuk sampai di situ,”jelasnya. Seperti diberitakan, IPK Indonesia berdasar survei Transparency International (TI) pada 2008 membaik 0,3 poin dari 2,3 pada 2007 menjadi 2,6. Kenaikan ini mendongkrak Indonesia ke peringkat 126 dari sebelumnya di posisi 143…. gw kutip dari Sindo online)

– dll, dst, dkk … hix

… kalo belajar dari krismon, maka salah satu indikator utama keambrukan finansial ekonomi makro indonesia adalah: cadangan devisa cuma US$20M yaitu cukup untuk 2-3 bulan impor saja … berarti masih ada selisih sekitar US$28M (karena ada penyesuaian inflasi sekitar US$10M lah) … artinya sangat berisiko tinggi … well, let’s c & be
prepared!

wait a second:
Sri Mulyani menambahkan, kondisi fundamental ekonomi masih membaik meskipun saat ini masih terjadi gejolak pada perekonomian dunia khususnya pada sektor keuangan di Amerika Serikat.

“Saat ini fundamental ekonomi tidak berbeda, pertumbuhan ekonomi saya perkirakan akan lebih baik. Namun kondisi likuiditas akan kita cermati, saya akan terus menerus berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk mengamati perekonomian,” tuturnya.

Sementara untuk APBN-P 2008 Sri Mulyani mengatakan kondisi pelemahan rupiah yang terjadi tidak akan banyak berpengaruh.

“Kalau kita semua tenang, pemerintah dan pelaku usaha artinya pemerintah tetap berhati-hati dalam membuat keputusan, maka proses ini akan lebih mudah kita hadapi,” tandasnya.(dnl/qom) … well, mungkin kah ketenangan itu tercipta? semoga yaow

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: