eK0n0mi taK seriU$ d/h ekonomitakserius@blogspot.com

Agustus 29, 2008

Trims a lot Mr U!

Filed under: Contrarian Strategy,Investasi Reksa Dana di Indonesia 2008 — bumi2009fans @ 12:59 pm

benar bahwa ada disclaimer pada instrumen keuangan yang bersifat fluktuatif menurut mekanisme pasar, yaitu hasil masa lalu tidak bisa mencerminkan hasil masa depan … pernyataan ini sangat indah di mata hukum, artinya, inilah cara membujuk pasar agar mau membeli instrumen keuangannya, tentu dengan ekspektasi positif di masa depan, tapi kalo terjadi sesuatu, ya, jangan membawa si penjual instrumen itu ke pengadilan dong …

setuju, bahwa kalo menggunakan data historikal akan membuat mimpi menjadi indah … tapi setuju juga bahwa tidak ada sama sekali dasar untuk menyatakan bahwa sebuah instrumen keuangan itu mempunyai sesuatu yang menguntungkan sekali sang investor … lalu, mau pake APA untuk meyakinkan investor bahwa instrumen keuangan itu benar-benar menguntungkan lho … coba lihat di infovesta.com, mereka menyajikan data historikal bahkan s/d lebih dari 5 tahun … untuk apa coba? ya, untuk memberikan sekedar indikasi bahwa instrumen keuangan yang bersangkutan secara riil sudah memberikan hasil yang menguntungkan …

coba bandingkan dengan disclaimer di deposito/cash (… is the king… kata banyak orang saat ini, termasuk Mr U)… ga ada apa2 khan, palingan pernyataan bahwa bank ini dijamin oleh LPS … tapi kalo ga tanya ke customer service bank ybs, ga tau khan kalo yang dijamin pun sebenarnya cuma rp.100jt … nah, kalo baca keterbukaan informasi di prospektus reksa dana (apa pun jenisnya) disebutkan tentang semua risiko secara ringkas kalo investor membeli dan menggunakan instrumen itu sebagai alat meraih keuntungan … jadi, aspek legal dan transparansi produk reksa dana dan manajer investasi sudah diatur dan teratur gitu lho …

gw cuma memberikan gambaran tentang aspek2 yang meliputi instrumen keuangan secara umum, walau pun terlalu ringkas untuk dibahas di sini … supaya selain mengejar hasil2 yang spektakuler seperti yang gw gambarkan di posting gw sebelum ini, tapi juga melihat keuntungan lain dari instrumen reksa dana, khususnya yang saham ini lho …

tapi gw setuju banget bahwa obligasi sedang lagi naek daun … karena salah satu kekuatan obligasi adalah kupon obligasinya … lalu modal awalnya tidak akan hilang (karena digaransi oleh pemerintah/bank sentral yaitu obligasi pemerintah) … juga yieldnya masih lumayan tinggi mencapai di atas 9% dan tanpa pajak lho … mungkin Mr U boleh share lebe banyak lage keuntungan lain dari obligasi saat ini ke depan …

salah satu produk reksa dana yang berbasis obligasi/surat utang negara/bond (dalam mata rupiah atau us dollar yang dimasukkan kategori junk bond) adalah reksa dana pendapatan tetap … nah, yang beginian gw juga punya … tapi boleh cek di infovesta.com, apa ada gain nab reksa dananya yang dalam 5 tahun mencapai lebih dari 100% … kayanya ga ada deh, karena gw juga punya jenis ini dan uda sejak lebih dari 5 taon yang lalu … hasilnya tidak sebaik reksa dana berbasis saham kok … padahal gembar gembor penjualnya, disebut pendapatan tetap karena mirip deposito, karena ada kupon obligasinya yang memang sudah ditetapkan besar rupiahnya sejak dari waktu obligasi diterbitkan resmi … tapi harga beli/jual obligasi bisa naek turun khan, nah itu yang dipake sebagai dasar untuk penentuan nab rd pt … jadi, harga obligasi itu tidak pernah terlalu tinggi, sementara imbal hasil per tahunnya juga ga tinggi2 amat khan … itu artinya obligasi memang memberikan keuntungan yang lebih besar daripada deposito, tapi kalo dibandingkan hasil dari saham/reksa dana saham secara umum, wadow, obligasi mah ga ada apa-apanya … mungkin saat bearish di bursa saham ini makanya obligasi terus dilirik investor, yang resah gelisah di bursa saham …

soal cash is the king, emang saat ini bank2, terutama yang lagi kegerahan karena kredit bermasalah dan ldr-nya yang semakin besar, sedang berlomba-lomba merayu para deposan dengan bunga tinggi (s/d 12%, tapi untuk yang bermodal 5 M) … bahkan di salah satu bank asing, gw ditawari kalo mo deposit rp25jt, selama 6 bulan, dikasi bunga 10,88% per annum … itu sebabnya, gw curiga jangan2 neh bank asing sedang bermasalah likuiditas lage … he3 … jadi, saat banyak bank berlomba2 menaikkan bunga deposito, investor kesenangan, namun risiko investasi juga naik … gpp kok, masuk aja, asal tetap diversifikasi setiap bank masuk cuma rp.100jt aja … iya lah masak ya iya dong .. he3

setuju bahwa saham sedang dalam periode bearish, terbukti khan dari tren data reksa dana saham yang gw sajikan 28 Agustus 08 (karena ihsg dan tren nab reksa dana saham biasanya berhimpitan, walau seharusnya tetap ada kesenjangan persentase gainnya) … jadi, setuju aja kalo Mr U bersikap netral … tapi kayanya Mr WB (Warren Buffett) malah masuk saat orang laen takut bermain saham (bearish), dan doi itu sudah terbukti dan masih terbukti sebagai investor terpiawai di dunia … jadi, boleh dong ada investor yang maen saham dan tentunya akan berpengaruh pada pergerakan tren nab reksa dana saham dan campuran juga khan … he3 (vested interest penting banget di investasi khan)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: