eK0n0mi taK seriU$ d/h ekonomitakserius@blogspot.com

Agustus 31, 2008

bearish = bullish yang tertunda (enjoy aja)

Filed under: Investasi Reksa Dana di Indonesia 2008 — bumi2009fans @ 3:56 pm

Berinvestasi di Kala ‘Bearish’
Economy Sun, 31 Aug 2008 09:30:00 WIB

Di tengah pasar yang bergejolak, investor sebaiknya tetap tenang dan fokus pada horizon investasi.

… tetap tenang dan fokus … maksudnya dengan sukarela tetap tenang … sukarela untuk fokus … artinya, mampu untuk melihat jauh-jauh-jauh-jaaaaaaaauuuuuuuuhhhhhhh ke depan … rasanya, sulit banget dah …

Sebagai orang yang baru saja mengenal dunia investasi di pasar modal, Esty kaget ketika melihat nilai investasinya di pasar modal turun terus selama enam bulan terakhir ini. Karyawan di salah satu bank swasta nasional ini menghitung asetnya turun sekitar 5% dari nominal yang telah dia setorkan. “Nilai reksa dana saham saya turun dari jumlah uang yang pernah saya investasikan sejak awal,” kata ibu satu anak ini.

… bener, para investor pemula lebih sering melihat orang lain dulu, artinya ikut2an … ketika orang yang dekat dilihat berhasil dalam jangka panjang, harapannya sama yaitu berhasil juga … nah, persoalannya, berapa lama waktu yang diharapkannya, bagaimana cara melakukan investasi, proses fluktuasi harga seperti apa? itu yang para pengikut ini tidak paham … jadi, usul gw, untuk para pengikut ini sebaiknya stop me-too strategy at all … berhenti lah berinvestasi, tarik modal yang masih ada di harga sekarang, daripada dag-dig-dug melulu … ya iya lah masa ya iya dong … he3

Untuk berganti portofolio investasi, ia mengaku tidak tahu harus mengalihkan ke instrumen mana. Tapi berdasarkan informasi yang sering ia baca di surat kabar, kondisi ini hanya sementara. Jadi daripada panik tidak keruan, ia memilih menunggu pasar keuangan pulih kembali. “Lagian kalau mau cari investasi lain yang menguntungkan di saat seperti ini, saya bingung juga. Mau taruh di mana lagi,” tanyanya.

… sebenarnya seperti yang gw sudah pernah ngoceh di blog ini, masih banyak jenis investasi lain yang lebih memberikan ketenangan dan kenyamanan: deposito yang bisa memberi 7-9%/th setelah dipotong pajak, obligasi ritel indonesia bisa memberi s/d 11% tanpa pajak, obligasi lainnya mungkin bisa memberi antara 9-11%, sbi s/d 9% (cuma harus modal gede banget, 1M), emas (kalo masuk di Rp.240.000,- / gr, berarti punya kesempatan gain s/d 20%), reksa dana pasar uang (bisa 7-9%), reksa dana pendapatan tetap (mungkin 6-10%) dan mungkin properti (tapi modalnya juga gede).

Situasi yang dialami Esty mungkin banyak dialami pula investor lainnya. Namun yang perlu diingat, pasar modal memang selalu berfluktuasi. Kadang turun, kadang naik. Bagi investor yang sudah terbiasa dengan produk pasar modal, turunnya pasar adalah saat yang tepat untuk mengoleksi atau membeli instrument investasi. Karena dapat dipastikan, suatu saat pasar akan kembali pulih bahkan bisa lebih baik.

…. bener khan, strategi yang mirip strategi antagonis (contrarian strategy) yang pernah gw ceritain di blog ini …

Sedangkan bagi investor yang masih belum mengenal instrumen pasar modal, investasi secara berkala lebih disarankan. Tidak peduli pasar sedang bearish maupun bullish. Investasi rutin tiap bulan jangan ditinggalkan. “Stay the same. Kalau reguler kita sudah punya tujuan, investasinya ke arah mana. Kalau bisa yang reguler harus tetap ada,” kata perencana keuangan Ongkie Budidharma.

,,,, ini adalah strategi dollar averaging, seperti yang juga gw tulis di blog ini …

Tapi melihat kondisi ekonomi dalam negeri yang memang sedang turun, Ongkie menyarankan, investor mempertimbangkan faktor risiko, jangan melulu melihat return. “Kalau mau aman dalam jangka pendek, reksa dana pasar uang dan obligasi ritel bisa jadi pilihan,” tambah Ongkie. Selain itu menurutnya, deposito juga bisa dijadikan pilihan.

… bener khan, gw juga uda bilang di tulisan gw sebelum ini di blog ini …

Menurutnya, meski bukan termasuk instrumen investasi, dalam jangka pendek deposito masih menjanjikan. “Kenapa deposito? Karena bunga bank juga tinggi akibat inflasi tinggi. Paling tidak untuk jangka pendek masih bagus,” katanya. Harus dibedakan pula investasi jangka panjang dan pendek. Idealnya, kata Ongkie, tiap orang punya kedua horizon investasi tersebut.
…. he3 …
“Kalau untuk long term memang ada peluang di saham. Tapi lihat juga perusahaan dan fundamentalnya,” tutur Ongkie. Ia meyakini gejolak pasar modal saat ini bukan karena performa perusahaan publik yang buruk. Tapi lebih pada akibat pengaruh ekonomi global. So keep investing!
…. udah lah, kalo ati ga tenang, mending ga usa ikutan aja … jangan orang diberi harapan2 yang belum tentu jadi kenyataan, biarkan orang 2 seperti gw aja de yang menikmati masa depan yang lebih baik … he3… (khan kalo investor itu harus vested interested person ya …)

Tip berivestasi saat pasar ‘bearish’:

1. Cermati tren pasar global. Pastikan Anda mengetahui keterkaitan antara pasar dalam negeri dan dunia.

2. Fokus pada tujuan investasi Anda. Harus dibedakan investasi jangka panjang dan jangka pendek.

3. Jika Anda telah menerapkan pola investasi rutin secara berkala, jangan berhenti. Tetaplah berinvestasi secara reguler.

4. Diversifikasikan portofolio Anda. Misalnya dengan menanamkan uang tidak hanya pada satu saham saja, tapi menyebarnya dalam berbagai sektor. Karena bisa jadi salah satu sektor lesu, sektor lain bisa mengkompensasikannya.

…. untungnya diversifikasi untuk reksa dana bisa s/d minimum Rp.200.000,- , emas Rp.1.500.000,-, deposito Rp.10 jt, dll

5. Investigasi sebelum berinvestasi. Lihat track record pengelola dana atau pelajari laporan keuangan perusahaan tempat Anda menaruh dana.
…. nah ini bagian yang paling susah, kecuali ada teman seperti gw kale … he3 …
6. Coba untuk berinvestasi di instrumen yang tidak mengharuskan Anda membuat keputusan setiap saat.
…. artinya kalo serius inves jangka panjang, ya udah, ga usa perhatiin terus menerus gimana perkembangannya … kaya teman gw yang baru masuk inves 1 minggu terakhir, doi mah uda gw tau profil risikonya karena gw ngikutin doi menjawab kuestioner profil investor yang dilakukan oleh agen penjual reksa dananya … dan tahu khan hasilnya, doi seneng banget, soalnya dalam 1 minggu uda naek 5% … he3 … doi lom tau kale … he3… padahal gw uda ngoceh2 soal kerusuhan kredit macet perumahan di amrik … ga lah, doi uda tau banget dan uda tau bahwa investasi itu bener2 untuk jangka panjang … well, good luck buat doi, teman2 gw yang uda inves, dan gw, tentu aja … he3
Oleh:
Parina Theodora
… trims ya bu

Iklan

2009: taon politik…

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 2:53 pm

kalo belajar dari sejarah berarti akan terjadi gejolak menjelang pil-leg dan pil-pres dilaksanakan … tetapi karena sudah ada tanda2 cukup kuat, golongan putih cuci tangan bersih, maka semoga darah tidak tertumpah sama sekali … semakin banyak yang cuek mikirin yang harus dicoblos, maka situasi mungkin menjadi lebih nyaman … kalo gitu, golputnya aja yang diperbanyak deh, supaya ekonomi lebih lancar dan tenang …he3

…. bicara soal ekonomi politik, maka sentimennya ada 2, positif dan negatif:
…. kesimpulan sementara: sentimen negatif lebih banyak
…. antisipasi sementara: valas:rupiah= 50:50 (tadinya sempat 30:70)
…. apa saja sentimen positif:
– pileg/pilpres lebih damai karena katup ekspresi demokrasi sudah jauh lebih bagus transparansinya
– cadangan devisa s/d akhir juli masih cukup untuk impor 6-7 bulan, yaitu US$58M
– ekspor masih di atas US$10M/bulan, kecenderungan penurunan ekonomi global tidak terlalu berpengaruh
– pilkada2 yang paling buruk pun tidak sampai dengan konflik berkepanjangan model ambon/poso/aceh/papua
– bank sentral asia pasifik lebih siap menghadapi krisis finansial baru, karena cadangan dana talangannya bisa 5-10 X lipat saat krismon
– sistem API (arsitektur perbankan indonesia) sudah jauh lebih berfungsi prudential dan terpantau lebih ketat dan tidak terlalu koruptif lagi
– pilpres/pemilu amrik november 2008 akan berakhir, artinya ekonomi amrik akan semakin pulih, karena faktor politik-ekonomi yang terkait banyak isu ekonomi-finansial-bisnis akan jauh lebih kondusif… secara global maknanya akan sangat bagus buat ekonomi global (itu menurut gw pribadi lho)
– para pahlawan tkw sungguh2 mengorbankan segalanya:

JAKARTA–MI: Selama Lebaran 2008, sedikitnya Rp15 triliun devisa negara dari kiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mengalir ke dalam negeri. Dari jumlah tersebut, lebih dari separuhnya dikirim para pekerja di Malaysia.

… termasuk jiwa raga lho: hari ini kecelakaan lantas karena ditabrak ka, 5 orang tewas; lom lagi cerita2 kriminal dan vonis bagi tkw di luar negeri …

… apa saja sentimen negatif: (siap2 yaow)
– hot money asing sedang mondar mandir keluar masuk secara gila-gilaan dari/ke pasar finansial indonesia
– asing lebih suka presiden sekarang yang tetap jadi presiden berikut, tapi poling pendapat semakin menunjukkan rakyat kelas bawah yang mayoritas lebih suka penggantian presiden; padahal intervensi asing ke indo masih terlalu dominan baik secara politik mau pun ekonomi
– rating utang indonesia rendah dan jauh di bawah tingkat investasi, yaitu b (menurut the economist)
– investor dan deposan indonesia sangat rentan isu2 negatif, dan sangat mudah memindahkan dana2nya ke luar negeri
– kurs rupiah terhadap dollar amrik adalah isu terpenting yang terkait krisis moneter, yaitu jika di atas 9500 berarti imported inflation akan membengkak, karena impor indonesia juga luar biasa tingginya, menyamai atau lebih dari ekspor indonesia (terutama barang2 mentah, semi-mentah, mesin dan automotif); kurs rupiah terendah setelah periode suharto-habibie adalah Rp.10.360,- di jaman gus dur
– para capres sedang mengumpulkan dana sebanyak mungkin dari hasil investasinya selama 5 tahun, artinya redemption besar2an bisa terjadi
– inflasi indonesia di double digit berarti menggerogoti kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi makronya sendiri; faktor duet budiono-sri mulyani (bi-depkeu) akan sangat memainkan peranan (termasuk kasus peningkatan uang palsu juga seh… he3)
……….. soal duo SRI-BUDIONO: ada pendapat laen lage:

CEO Standart Chartered Bank Indonesia Simon Morris mengatakan dibandingkan pada masa krisis 10 tahun lalu yaitu pada 1998, kondisi Indonesia saat ini lebih kuat. Hal ini dilihat dari indikator pertumbuhan ekonomi di atas 6% serta kestabilan situasi ekonomi dan politik.

Simon masih optimistis perekonomian Indonesia masih akan bertumbuh untuk ke depan, apalagi dia menganggap duet otoritas fiskal yang dipimpin oleh Sri Mulyani dan otoritas moneter yang dipimpin Boediono menjadi satu sisi yang menguntungkan bagi perekonomian Indonesia dengan manajemen keuangan yang baik.

– jumlah penduduk miskin yang tetap tinggi, berarti kemampuan pemerintah mensubsidi mereka semakin lemah
– korupsi tetap merajalela karena faktor tebang pilih dalam implementasi anti-korupsi
(bukti bahwa pemberantasan korupsi masih jauh banget adalah pengakuan presiden incumbent sbb:”Maksud saya bukan membuat kita lantas ah sudah cukup, jauh dari cukup.Kita harus,kalau mau dibikin peringkat, naik terus peringkat kita sampai papan atas dan butuh kerja keras, butuh konsistensi untuk sampai di situ,”jelasnya. Seperti diberitakan, IPK Indonesia berdasar survei Transparency International (TI) pada 2008 membaik 0,3 poin dari 2,3 pada 2007 menjadi 2,6. Kenaikan ini mendongkrak Indonesia ke peringkat 126 dari sebelumnya di posisi 143…. gw kutip dari Sindo online)

– dll, dst, dkk … hix

… kalo belajar dari krismon, maka salah satu indikator utama keambrukan finansial ekonomi makro indonesia adalah: cadangan devisa cuma US$20M yaitu cukup untuk 2-3 bulan impor saja … berarti masih ada selisih sekitar US$28M (karena ada penyesuaian inflasi sekitar US$10M lah) … artinya sangat berisiko tinggi … well, let’s c & be
prepared!

wait a second:
Sri Mulyani menambahkan, kondisi fundamental ekonomi masih membaik meskipun saat ini masih terjadi gejolak pada perekonomian dunia khususnya pada sektor keuangan di Amerika Serikat.

“Saat ini fundamental ekonomi tidak berbeda, pertumbuhan ekonomi saya perkirakan akan lebih baik. Namun kondisi likuiditas akan kita cermati, saya akan terus menerus berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk mengamati perekonomian,” tuturnya.

Sementara untuk APBN-P 2008 Sri Mulyani mengatakan kondisi pelemahan rupiah yang terjadi tidak akan banyak berpengaruh.

“Kalau kita semua tenang, pemerintah dan pelaku usaha artinya pemerintah tetap berhati-hati dalam membuat keputusan, maka proses ini akan lebih mudah kita hadapi,” tandasnya.(dnl/qom) … well, mungkin kah ketenangan itu tercipta? semoga yaow

ekonomi amrik di bawah siapa?

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 2:41 pm

kalo berdasarkan penelitian seorang ekonom princeton, maka: if history is a guide, an Obama victory in November would lead to faster economic growth with less inequality, while a McCain victory would lead to slower economic growth with more inequality
(coba liat perbandingan pertumbuhan ekonomi keluarga di bawah demokrat v. republik)

… selanjutnya apa? kalo bener, situasi keburukan finansial mereda dalam 1 taon ke depan, maka pertumbuhan yang lebih baik di bawah Obama akan menyeret ekonomi global menjadi lebih segar dan menarik; jika sebaliknya, yaitu situasi finansial makin memburuk, dan McCain berkuasa, maka ekonomi global akan terseret ke jurang kesulitan ekonomi yang lebih parah … bagaimana jika situasi finansial amrik tidak membaik, tapi Obama berkuasa? seharusnya tetap terjadi perbaikan ekonomi, karena ada rencana potongan pajak untuk golongan menengah dan bawah … seperti yang terjadi sekarang, pada Q2, ekonomi tumbuh lebih baik, yaitu di atas 3% karena ada pemotongan pajak secara menyeluruh, yang terutama mengenai kaum menengah dan bawah … mungkin doa negara2 kurang maju adalah supaya Obama menang (walau pun sedih juga bahwa seorang cawapres yang cantik kalah… he3)

… well, wait a second:
In 2006, she thought she had found a home for life. She bought her $300,000 (£167,644) house on an interest-only loan after being told that the buoyant Las Vegas property market was a safe bet and she could refinance in a couple of years.
But the advice turned out to be ill-founded. Two years on, prices had crashed and her home had nearly halved in value.
Danielle, 35, had kept up her repayments, but the mortgage company refused to refinance the loan.
She had no choice but to sell and drop the price well below what she had paid.
Having extensively refurbished the property, she calculated that she has lost over $200,000 (£111,763). The experience had left her furious – and cynical about the ability of any politician to improve the situation.
“I’ve heard it all,” she said. “Everybody’s going to save us. You know what? When I was going through it, nobody saved me.
“I’m a person who’s been paying my mortgage on time every month and I’m prepared to repay my $300,000 loan.
“I have a family. I thought I’d be in this house forever.”
Before I left Mark, I asked him who he thought was more likely to benefit politically from the faltering economy – Senator Barack Obama with his promise of change, or Senator John McCain with his pledge of leadership?
“Well, the Democrats are strong in this area, so I can’t see it making too much difference round here,” he shrugged. “As for the rest of the country – well, who knows?”

…. jadi, ibu ini walau pun sudah dalam lembah kebangkrutan karena tidak punya rumah lagi, tapi masih berpikir apa yang harus dipilih saat pilpres amrik 2 bulan lagi …

Agustus 29, 2008

Trims a lot Mr U!

Filed under: Contrarian Strategy,Investasi Reksa Dana di Indonesia 2008 — bumi2009fans @ 12:59 pm

benar bahwa ada disclaimer pada instrumen keuangan yang bersifat fluktuatif menurut mekanisme pasar, yaitu hasil masa lalu tidak bisa mencerminkan hasil masa depan … pernyataan ini sangat indah di mata hukum, artinya, inilah cara membujuk pasar agar mau membeli instrumen keuangannya, tentu dengan ekspektasi positif di masa depan, tapi kalo terjadi sesuatu, ya, jangan membawa si penjual instrumen itu ke pengadilan dong …

setuju, bahwa kalo menggunakan data historikal akan membuat mimpi menjadi indah … tapi setuju juga bahwa tidak ada sama sekali dasar untuk menyatakan bahwa sebuah instrumen keuangan itu mempunyai sesuatu yang menguntungkan sekali sang investor … lalu, mau pake APA untuk meyakinkan investor bahwa instrumen keuangan itu benar-benar menguntungkan lho … coba lihat di infovesta.com, mereka menyajikan data historikal bahkan s/d lebih dari 5 tahun … untuk apa coba? ya, untuk memberikan sekedar indikasi bahwa instrumen keuangan yang bersangkutan secara riil sudah memberikan hasil yang menguntungkan …

coba bandingkan dengan disclaimer di deposito/cash (… is the king… kata banyak orang saat ini, termasuk Mr U)… ga ada apa2 khan, palingan pernyataan bahwa bank ini dijamin oleh LPS … tapi kalo ga tanya ke customer service bank ybs, ga tau khan kalo yang dijamin pun sebenarnya cuma rp.100jt … nah, kalo baca keterbukaan informasi di prospektus reksa dana (apa pun jenisnya) disebutkan tentang semua risiko secara ringkas kalo investor membeli dan menggunakan instrumen itu sebagai alat meraih keuntungan … jadi, aspek legal dan transparansi produk reksa dana dan manajer investasi sudah diatur dan teratur gitu lho …

gw cuma memberikan gambaran tentang aspek2 yang meliputi instrumen keuangan secara umum, walau pun terlalu ringkas untuk dibahas di sini … supaya selain mengejar hasil2 yang spektakuler seperti yang gw gambarkan di posting gw sebelum ini, tapi juga melihat keuntungan lain dari instrumen reksa dana, khususnya yang saham ini lho …

tapi gw setuju banget bahwa obligasi sedang lagi naek daun … karena salah satu kekuatan obligasi adalah kupon obligasinya … lalu modal awalnya tidak akan hilang (karena digaransi oleh pemerintah/bank sentral yaitu obligasi pemerintah) … juga yieldnya masih lumayan tinggi mencapai di atas 9% dan tanpa pajak lho … mungkin Mr U boleh share lebe banyak lage keuntungan lain dari obligasi saat ini ke depan …

salah satu produk reksa dana yang berbasis obligasi/surat utang negara/bond (dalam mata rupiah atau us dollar yang dimasukkan kategori junk bond) adalah reksa dana pendapatan tetap … nah, yang beginian gw juga punya … tapi boleh cek di infovesta.com, apa ada gain nab reksa dananya yang dalam 5 tahun mencapai lebih dari 100% … kayanya ga ada deh, karena gw juga punya jenis ini dan uda sejak lebih dari 5 taon yang lalu … hasilnya tidak sebaik reksa dana berbasis saham kok … padahal gembar gembor penjualnya, disebut pendapatan tetap karena mirip deposito, karena ada kupon obligasinya yang memang sudah ditetapkan besar rupiahnya sejak dari waktu obligasi diterbitkan resmi … tapi harga beli/jual obligasi bisa naek turun khan, nah itu yang dipake sebagai dasar untuk penentuan nab rd pt … jadi, harga obligasi itu tidak pernah terlalu tinggi, sementara imbal hasil per tahunnya juga ga tinggi2 amat khan … itu artinya obligasi memang memberikan keuntungan yang lebih besar daripada deposito, tapi kalo dibandingkan hasil dari saham/reksa dana saham secara umum, wadow, obligasi mah ga ada apa-apanya … mungkin saat bearish di bursa saham ini makanya obligasi terus dilirik investor, yang resah gelisah di bursa saham …

soal cash is the king, emang saat ini bank2, terutama yang lagi kegerahan karena kredit bermasalah dan ldr-nya yang semakin besar, sedang berlomba-lomba merayu para deposan dengan bunga tinggi (s/d 12%, tapi untuk yang bermodal 5 M) … bahkan di salah satu bank asing, gw ditawari kalo mo deposit rp25jt, selama 6 bulan, dikasi bunga 10,88% per annum … itu sebabnya, gw curiga jangan2 neh bank asing sedang bermasalah likuiditas lage … he3 … jadi, saat banyak bank berlomba2 menaikkan bunga deposito, investor kesenangan, namun risiko investasi juga naik … gpp kok, masuk aja, asal tetap diversifikasi setiap bank masuk cuma rp.100jt aja … iya lah masak ya iya dong .. he3

setuju bahwa saham sedang dalam periode bearish, terbukti khan dari tren data reksa dana saham yang gw sajikan 28 Agustus 08 (karena ihsg dan tren nab reksa dana saham biasanya berhimpitan, walau seharusnya tetap ada kesenjangan persentase gainnya) … jadi, setuju aja kalo Mr U bersikap netral … tapi kayanya Mr WB (Warren Buffett) malah masuk saat orang laen takut bermain saham (bearish), dan doi itu sudah terbukti dan masih terbukti sebagai investor terpiawai di dunia … jadi, boleh dong ada investor yang maen saham dan tentunya akan berpengaruh pada pergerakan tren nab reksa dana saham dan campuran juga khan … he3 (vested interest penting banget di investasi khan)

Agustus 28, 2008

Strategi Antagonis lumayan lah…

gw amati bahwa, selain maen saham dengan strategi antagonis (contrarian strategy), ternyata reksa dana berbasis saham pun bisa digunakan untuk meraih keuntungan di atas 5% dalam 2 bulan … yaitu strategi yang menemukan “bottom” pada NAB reksa dana dan subscribe pada harga itu, lalu membiarkan beberapa waktu s/d mencapai NAB yang cukup tinggi sudah kenaikannya, yaitu sekitar 5% dalam 1-2 bulan, lalu diredeem … beneran neh? well, minimal udah terjadi sebanyak 4 kali, misalnya:

fortis ekuitas

td {padding-left: 2cm}

  • 22 januari 08: 8.428,60 (bottom)
  • 22 februari 08: 10.294,48 GAIN : +22,14%
  • 25 februari 08: 10.363.90 GAIN : +22,96%
  • 28 februari 08: 10.323.29 GAIN : +22,48%
  • 19 maret 08: 8.416,20 bottom
  • 28 maret 08: 9.005.18 GAIN: +7,00%

  • 03 april 08: 7.977,89 bottom
  • 19 mei 08 : 9.302,32 GAIN: +16,60%
  • 28 mei 08 : 9.046,15 GAIN: +13,39%
  • 29 mei – 02 juni 08: NAB-NABnya di atas NAB tgl 28 mei, jadi gain di atas 13%
  • 18 juli 08: 7.807,49 bottom
  • 31 juli 08: 8.474,15 GAIN: +8,54%
  • 01 agustus 08:8.254,27 GAIN: +5,72%

CATATAN GW PADA 1 MARET 2008:

…. jadi, missed yang tgl 22 februari, masih bisa tunggu s/d 28 februari … iya lah masa iya dong

CATATAN GW PADA TGL 29 Agustus 2008:


SO WHAT?
dengan maen market timing, short-term/hit and run, maka kemungkinan laba cukup besar dalam tahun yang dianggap sudah bearish (tren turun melulu) sudah terbukti … tergantung apakah 5% dalam 2 bulan itu cukup atau tidak? bahkan kalo ditotal secara akumulatif mencapai(pake GAIN yang minimum aja lah): 22,14% + 7% + 13,39% + 5,72% + 6,01% = 54,26% … berarti selesai sudah target tahun 2008, karena sudah mirip hasil taon 2007 kok … ini yang dinamakan perfect market timing!

CATATAN GW PADA TGL 19 SEPTEMBER 2008:

Well, Mr U, kalo maseh liat2 blog gw, tuh gw buktiin lagi dari tgl 19 Agustus-02 September 2008, imbal hasil reksa dana fortis ekuitas melebihi +5% khan …
sekarang gw kasi liat yang baru aja terjadi:

td {padding-left: 2cm}

  • 19 agustus 08:7.296,70 bottom
  • 27 agustus 08:7.735,48 GAIN: +6,01%
    UPDATE TGL 19/09/08
  • 28 agustus 08:7.791,97 GAIN: +6,79%
  • 29 agustus 08:7.863,35 GAIN: +7.77%
  • 01 september 08:7.885,78 GAIN: +8,07%
  • 02 september 08:7.818,70 GAIN: +7,15%
  • 03 september 08:7.597,10 GAIN: +4,11%
15 september 2008:5810,44 bottom
18 september 2008:6144,12 GAIN: +5,74%
update pada 3 Oktober 2008:
19 september 2008:6613,91 GAIN:+13,83%
22 september 2008:6631,99 GAIN:+14,14%
23 september 2008:6535,80 GAIN:+12,48%
24 september 2008:6562,22 GAIN:+12,94%
25 september 2008:6475,04 GAIN:+11,44%
26 september 2008:6403,80 GAIN:+10,21%
29 september 2008:6329,62 GAIN:+8,94%


jadi, ocehan gw masih bener khan … kalo cuma 5% gain aja reksa dana saham masih bisa jadi tool yang bermanfaat!

SEKALIGUS BERARTI JIKA PERFECT MARKET TIMING, hasilnya adalah 54,26%+8,07%+5,74%=68,07% dalam 9 bulan … mendingan khan daripada minus 30% seperti pada ihsg jakarta dalam 9 bulan … gimana?

tapi perlu 1 hal yang penting sekali … gut … nekad … tanpa kenekadan, sulit mencapai hasil setinggi itu. skenarionya misalnya:
modal = rp.100jt
setiap kali bottom, masuk rp.100jt
setiap kali sudah melewati GAIN 5%, maka lepaskan 80% dari total NAB
setiap kali sudah melewati GAIN 10%, maka lepaskan 10% sisanya
setiap kali sudah melewati GAIN 15%, maka lepaskan 10% terakhir
dengan cara/skenario ini, hasilnya mungkin tidak perfect market timing lah yaow … namun mendekati 80% hasil sempurna … GAIN sekitar 30-40% …dari Rp.100jt menjadi Rp.130-140jt, dalam 8 bulan, lumayan lah!
CATATAN: SEMUA DATA NAB FORTIS EKUITAS RIIL & RESMI, LIHAT DI INFOVESTA.COM ATAU BISNIS INDONESIA.COM

ternyata sesuai bo …

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 2:57 pm

August 27, 2008
gw tulis:
sejak 2 hal terjadi di amrik, yaitu 2 hal kebijakan yang dilakukan untuk melawan kehancuran ekonomi akibat 2 hal, yakni inflasi akibat harga minyak tinggi dan kredit macet perumahan amrik (subprime mortgage dkk):
– kebijakan penurunan suku bunga the fed, dan jendela kredit us$200M untuk perbankan dan perbankan investasi
– kebijakan pengurangan pajak buat puluhan juta keluarga amrik (termasuk yang dinaturalisasi)

TERNYATA: (menurut laporan pemerintah amrik 28 Agustus 2008:
U.S. economy expanded at 3.3% in Q2 2008 (versus the advance of 1.9%);
Details of Q2 real GDP growth:
– personal consumption expenditure: 1.7% (adv 1.5%)
– gross private domestic investment -12% (adv -14.8%)
– (residential: -15.7%; adv -15.6%)
– exports: 13.2% (adv +9.2%);
– imports: -7.6 (adv -6.6%)
– Govt consumption expenditure: 3.9% (adv 3.4%)
BERARTI SESUAI LAH pendapat gw:
… maka tampaknya telah terjadi perubahan nyata, yaitu us dollar index naek … indeks bursa saham global mulai rebound bit by bit … very small increment, but surely very helpful indeed …

kejarlah bunga tinggi, kau dapat:

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 2:50 am

deposito:
– bunga tinggi
– dengan modal tinggi
– risiko tinggi

… pikir lah baek2:
Perang Bunga Deposito Rugikan Nasabah

Kamis, 28 Agustus 2008 | 07:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Negara Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto menyayangkan terjadinya perang bunga deposito yang dilakukan sejumlah bank nasional saat ini. “Ini merugikan nasabah,” tulis Rahmat dalam pesan pendek yang dikirim ke Tempo, Rabu (27/8).

Jika hal ini terus berlangsung, ia melanjutkan, bank akan kolaps dan nasabah hanya mendapat pengembalian di bawah Rp 100 juta seperi dijamin lembaga penjamin simpanan (LPS).

…. kok bisa kolaps? mungkin seperti dulu pernah gw dijelasin teman gw yang orang perbankan: cost of fund yang tinggi berarti kesehatan bank memburuk … artinya, bunga tinggi yang ditawarkan sungguh2 berisiko tinggi .. tergiur? khan high return high risk … wajar khan dalam dunia investasi? wajar sekali, tapi sekaligus berbahaya, bahayanya:

Ia mensinyalir, perang bunga deposito ini karena banyak bank mengalami kesulitan likuiditas. Akibatnya, bunga deposito dinaikkan untuk menarik deposan. “Ada informasi beberapa bank menawarkan deposito Rp 5 miliar dalam 6 bulan dengan bunga 12 persen,” kata dia.

Dengan bunga deposito 12 persen sedangkan bunga penjaminan LPS hanya 8,75 persen. Akibatnya, seluruh depositonya berapapun jumlahnya akan hilang. “Nahasnya, jika bank-bank kesulitan karena kredit macet, mereka akan minta Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek dari BI, dan akhirnya minta pembiayaan darurat dari
APBN melalui penerbitan SUN (surat utang negara),” kata Rahmat. Anton Aprianto

… sistim lps yang cuma menjamin deposito s/d rp.100jt dan bunga 8,75% jelas sangat minim dibandingkan persyaratan rp.5M dengan bunga 12% bo … risiko gulung tikar bisa membuat investor gigit buntung semua jari di tubuh … adakah?

budi akan tertolong satu hari

Filed under: Medicine — bumi2009fans @ 2:35 am

PARIS (AFP) – Scientists have used gene therapy on mouse embryos to grow hair cells with the potential to reduce hearing loss in adult animals, according to a study released Wednesday.
…. terapi gen, mahal tapi efektif … adakah perusahaan yang bisa menurunkan harganya sehingga para budi bisa menikmati sisa hidupnya dengan lebih aman dan nyaman…

The proof-of-concept experiments are a crucial step toward therapies that could one day treat deafness and inner-ear disease in humans, said the study, published in the British journal Nature.

Sensory hair cells inside the cochlea, the auditory portion of the inner ear, convert sound waves into electrical impulses that are delivered to the brain.
BUDI = BUDEK DIKIT = HL = Hearing Loss = Kurang Pendengaran
The loss of these cells and the neurons they contain is the most common cause of hearing impairment and so-called nerve deafness.

At birth, humans have about 30,000 hair cells, which can be damaged by infections, ageing, genetic diseases, loud noise or treatment with certain drugs.

In most cases, damaged hair cells do not regrow in mature humans. But recent research has kindled hope that nerve deafness may one day be curable.

A team of scientists led by John Brigande at the Oregon Health and Science University, in Portland showed that implanting a gene known as Atoh1 into the inner ear of a mouse embryo coaxed non-sensory cells to become hair cells.

Agustus 27, 2008

apa kata gw lagi…

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 4:28 pm

Fed Hints It Will Raise Benchmark Interest Rate
By MICHAEL M. GRYNBAUM
Published: August 26, 2008

Federal Reserve policy makers expect to eventually raise their benchmark interest rate in an effort to slow inflation, but they have not agreed to a timetable for the move, according to minutes of the Fed’s last meeting in early August.
“Members generally anticipated that the next policy move would likely be a tightening” of interest rates, according to the minutes, which were released on Tuesday. But “the timing and extent of any change in policy stance would depend on evolving economic and financial developments and the implications for the outlook for economic growth and inflation.”

apa kata gw… (Saturday, April 19, 2008)
kenapa dollar index turun? fenomena yang paling jelas adalah penurunan suku bunga the fed dalam mata uang us dollar… penurunan suku bunga simpanan the fed telah menyebabkan keruntuhan nilai dolar amrik terhadap mata uang kuat lainnya, apalagi bank sentral negara-negara non-amrik itu masih mempertahankan suku bunga simpanan yang tinggi

… the fed mo naikin suku bunga the fed karena inflasi, efeknya, us dollar index akan ikut naik
… kalo us dollar index berada di atas 85, maka sangat besar kemungkinan pemulihan ekonomi amrik dari inflasi tinggi, angka pertumbuhan ekonomi rendah, dan kredit finansial, bisa terjadi lebih cepat … artinya pemulihan ekonomi global akan berjalan lebih cepat walau pun ekonomi euro mungkin sedikit tersendat-sendat …

apakah ini saatnya….

Filed under: GLOBAL ECONOMY — bumi2009fans @ 3:16 pm

sejak 2 hal terjadi di amrik, yaitu 2 hal kebijakan yang dilakukan untuk melawan kehancuran ekonomi akibat 2 hal, yakni inflasi akibat harga minyak tinggi dan kredit macet perumahan amrik (subprime mortgage dkk):
– kebijakan penurunan suku bunga the fed, dan jendela kredit us$200M untuk perbankan dan perbankan investasi
– kebijakan pengurangan pajak buat puluhan juta keluarga amrik (termasuk yang dinaturalisasi)

… maka tampaknya telah terjadi perubahan nyata, yaitu us dollar index naek … indeks bursa saham global mulai rebound bit by bit … very small increment, but surely very helpful indeed …

tapi, persoalan kredit macet masih menghantui ekonomi amrik, apalagi Roubini mempunyai data bahwa persoalan us$2T yang macet baru us$500M yang dibereskan … nah, ini bikin pusing berekspekstasi positif terhadap akhir 2008 dan sepanjang 2009 … jadi, kalo bener2 mau sangat pasti positif, mungkin harus tunggu s/d 2010 … artinya, pasca pilpres 2009 di indo … tapi anehnya angka pertumbuhan ekonomi indo tetap tinggi tuh (diboongin pemerintah ga ya? ya iya lah masa iya dong … he3… ga tau lah ) bahkan s/d 2009 kata gub bank indo yang baru … well, let’s c

Laman Berikutnya »

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.